
Meski sudah ditampar oleh Candu , Aruni masih belum ingin menyerah dan tetap mengatakan jika dia sedang mengandung anaknya bahkan menagih janjinya selama ini yang akan menikahinya .
" Kamu bilang berjanji ingin menikahiku , tapi kenyataannya kamu menghianatiku dan aku diam . Aku tidak akan pernah menyerah sedikitpun candu , aku tulus mencintaimu ." Ujar Aruni seraya meraih tangan Candu .
Candu menepis tangan Aruni karena tidak ingin disentuh olehnya.
" Jangan menyentuhku !!! jika kau sampai merusak rumah tanggaku dengan senja maka kupastikan tanganku sendiri yang akan membuatmu menyesal !!!!!". Tekan Candu yang membuat Aruni begidik ngeri.
Candu kembali menghampiri Senja untuk menjelaskan jika yang dikatakan oleh Aruni adalah tidak benar.
" Kumohon pergilah , jangan mengganggu adikku ". pinta awan.
" Apapun yang dikatakan oleh Aruni sama sekali tidak benar , bahkan aku tidak pernah melakukan hal seintim itu ." Ujar Candu.
" Berarti kamu selama ini melakukan hal yang melanggar norma agama dengannya . Kamu tau jika dia adalah seorang wanita maka tidak sepantasnya memperlakukan wanita seperti hewan ". Kecam Awan.
" Aku tidak pernah menyiksanya ". Kata Candu.
" Tapi kamu merusaknya meski tidak melakukan hal intim , kamu lebih baik meminta izin terlebih dahulu apabila akan menikahi wanita lain . Jangan memperlakukan wanita seperti tidak ada harganya lalu dibuang se enaknya ". Ucap Awan yang sudah kesal.
__ADS_1
" Lebih baik aku memilih jalan berpisah daripada harus dimadu kak , aku tidak mau hidup dengan pria yang memiliki dua orang istri ". Sahut Senja sedikit serak.
" Senja dengarkan aku dulu , aku tidak akan menikahinya . Aku mencintai kamu dan itu benar-benar tulus ". Kata Candu.
" Mulut pria memang semanis madu . Kamu pergi saja jangan membuatku semakin terjatuh ". Ucap Senja.
" Untuk saat ini turutin permintaannya dan selesaikan masalahmu . Apabila kamu harus bertanggung jawab atas kehamilan dari wanita itu maka sesuai dengan perkataan Senja harus memilih jalan berpisah ". Jelas Awan dengan tenang agar tidak membuat Candu emosi.
Candu melihat ke arah Senja yang saat ini bersembunyi di belakang awan.
Senja tidak ingin disentuh oleh Candu saat ini.
Candu tidak bisa menjelaskan kepada senja karena percuma saja , dia mengingat perkataan senja yang akan memilih jalan perpisahan jika aruni memang benar hamil dengannya.
" Aarkkkkkkrrgggg ". Teriak Candu di dalam mobil seraya mengacak-acak rambutnya hingga berantakan.
Ponsel Candu berbunyi kala dirinya sedang banyak pikiran , ponsel itupun hampir dihancurkan olehnya namun ketika mendapati nama Jeni barulah mengangkat.
" Ada apa Jen ?". tanya Candu.
__ADS_1
" Hallo , Candu kamu dimana ? masalah tentang kematian nyonya shinta sudah diretas , pelakunya seorang wanita dan aku mencurigai jika dia adalah kakak ipar dari senja karena tadi aku melihat cincin yang dipakai olehnya ". Jelas Jeni.
" Aku sudah menduganya ". Kata Candu.
" Oh iya , aku juga mendapati kakak ipar senja sedang berbicara ditempat sepi dengan Aruni..". Ujar Jeni .
" Aruni ? Bagaimana bisa mereka saling mengenal ". Candu merasa penasaran.
" Alangkah baiknya jika kita segera bertindak dan membuat jebakan untuknya dengan begitu barulah bisa terbongkar ". Saran Jeni.
" Kau benar Jen , tapi saat ini ada masalah yang lebih rumit hingga rumah tanggaku terancam karena Aruni mengatakan jika dia sedang hamil ". Jelas Candu.
" Soal itu , Mas Bimo juga mengatakannya padaku dan dia juga sempat dipanggil ke rumahmu oleh kedua orang tuamu juga bahkan harus memeriksa kehamilan Aruni . Tentu saja dia benar-benar sedang hamil 2 bulan ". Ujar Jeni.
" 2 bulan , kurang ajar dia benar-benar sudah merencanakan hal kotor ini untuk menjebakku . Baiklah Jen , katakan pada Bimo aku akan menemuinya ". Ucap Candu.
Candu benar-benar sedang berada di fase terkena jebakan batmannya aruni.
Aruni dinyatakan hamil oleh Bimo karena sudah dipastikann dengan melakukan pemeriksaan.
__ADS_1
" Aruni , kamu benar-benar membuatku tidak bisa memberimu ampun lagi . Akan aku tunjukkan seperti apa aku yang sebenarnya dan kamu akan menyesal ". Ucap Candu.