Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Membenci


__ADS_3

"Pukulan angin" Teriak Gu fei sambil menyiapkan jurusnya.


"Baiklah Gu fei kau yang memaksa" Gumam Jiaja.


"Hind attack light" Teriak Jiaja.


"Murahan" Gumam Gu fei.


"Serang" Teriak Gu fei.


Tiba tiba Kak Dei dan Kak Qian muncul menghentikan serangan Gu fei.


"Klang" suara Ayunan pedang.


"Kak... Dei.. Kak Qian... kenapa kalian membantu Jiaja" Gumam Gu fei gemetar.


"Gu fei... Aku tak menyangka kalau kau akan membunuh Jiaja" Teriak Kak Qian.


"Gu fei Kau sekarang keluar dari Geng" Teriak Kak Dei.


"Jika itu yang kalian inginkan aku akan keluar" Gumam Gu fei perasaan sedih dan marah bercampur.


"Tapi sebelum itu akan ku bunuh Jiaja" Teriak Gu fei keras.


"Hentikan Gu fei" Suara kak Vin.


"Kalian... Aku akan pergi... Tapi ingat Jiaja urusan Kita belum selesai" Gumam Gu fei sambil menatap ke mereka sambil melompat pergi dari Danau tersebut.


Sesampai di sungai iblis Gu fei menahan tangis dia duduk terdiam sambil menatap buku kenangan yang ia keluarkan dari tasnya.


"4 sahabat sudah hancur ya? Maaf Aku tak bisa memenuhi harapan terakhirmu Tetua Yue" Gu fei bergumam sambil memeluk foto mereka dengan tetua yue.


Tetua Yue adalah Tetua organisasi Geng Heyun 1 yang mewariskan keinginan agar Geng Heyun tak terpecahkan.


"Aku... Benar.. Minta Maaf" Gumam Gu fei menyalahkan diri sendiri.


Nagara yang sudah tersadar Melihat Gu fei menangis tersedu sedu Nagara mendekatinya.


"Gu fei jangan salahkan dirimu sendiri ini adalah ulahku aku harus dihukum" Gumam Nagara Sedih sambil duduk di samping Gu fei.


"Tidak Nagara Bukan salahmu jangan lah begitu" Gu fei tiba tiba berdiri dan berteriak.


"Nagara aku harus pergi aku mungkin jarang kembali lagi aku harus bersekolah!" Kata Gu fei pada Nagara sambil mengusap air matanya.


"Sebelum itu kumpulan Semua penduduk Hutan aku ingin berpamitan pada mereka" Gumam Gu fei sedih yang harus meninggalkan hutan yang sudah seperti rumah dan ditingali oleh orang yang mempedulikan Gu fei.


Gu fei memanggil mereka ke sungai Iblis.


Setelah semua binatang datang Gu fei mulai berbicara.


"Wahai kawanku aku akan pergi mungkin jarang kembali.. Kalian harus jaga diri baik baik ya ingat kerjasama" Bicara Gu fei sedih.

__ADS_1


Para hewan yang mendengar pun turut sedih mereka mendekati Gu fei dan mencoba mendapatkan belaian Gu fei.


"Maaf semua" Gu fei pergi dengan tersenyum sambil meneteskan air matanya.


#Tempat keluar Hujan Roh.


Area keluar yang gaduh membuat suara penantian yang tegang.


"Kira kira ada korban lagi nggak ya?" Bisik bisik.


"Ya iyah lah kan keluarga Xiao ada" Bisik bisik.


"Sudah sudah Keluarga Xiao datang" Bisik Bisik.


"Hmph..." Gumam Xiao Sia sadis dengan melempar jarum tak terlihat kepada Orang yang menjadikannya bahan gosip.


"Argh... " Suara kesakitan seseorang yang menjadi kan Xiao Sia Bahan Gosip.


"Tenang semua kita tunggu peserta lainya dalam 10 menit" Teriak pemimpin organisasi Bela diri di institut.


Semua peserta mulai bermunculan termasuk Kak Dei, Kak Qian, Kak Vin, Jiaja, dan Sim.


Gu fei belum muncul muncul karena Gu fei bersembunyi di antara pohon menyamar menjadi orang bisa yang ingin menonton pertandingan jika Gu fei muncul maka akan terjadi masalah baru yang menyebabkan pertarungan sangat sengit.


"Gu fei nggak muncul apa dia bunuh diri karena tekanan yang kami berikan" Gumam Kak Vin yang khawatir.


"Dimana Gu fei kok Nggak kelihatan" Gumam Sim yang tidak tahu kejadian tadi.


"Kak Dei Kak Qian dimana Gu fei?" Tanya Sim penasaran.


"Sim kau ikut aku ya! Anterin ke kamar mandi" Ajak Kak Vin.


"Baiklah" Kata Sim Semangat.


"Siapa yang tau jika nanti ketemu Gu fei di kamar mandi/jalan" Batin Sim sambil mengikuti Kak Vin.


"Kak Vin ada yang sedang mengawasi kita deh kayaknya" Bisik Sim kepada Kak Vin.


"Mungkin hanyalah perasaan mu deh" Balas Kak Vin.


"Hmm... Kenapa auranya terasa familiyar?" Batin Sim.


Sim bisa menyadari Aura Gu fei yang telah ia Sembunyikan karena mereka sangatlah dekat sering berlatih bersama, bercerita, bermain dan mengetahui teknik menyembunyikan aura.


Namun yang digunakan Gu fei Saat ini adalah teknik menyembunyikan aura yang telah dimodefikasi olehnya sehingga membuat aura tersebut bisa menyerap aura sekitar tanpa disadari oleh orang yang diserapnya dan dapat menyampur Aura Gu fei dan aura yang ia serap tapi sayangnya Teknik ini belum sempurna.


"Mohon perhatiannya" Teriak ketua Bela Diri.


"Langsung kita absen saja ya acara kali ini nanti yang sudah diabsen dapat berdiri di sebelah" Teriak pembawa acara.


"Han Dai... "

__ADS_1


"Ada "


"Mu Qian... "


"Hadir"


"Wu Vin... "


"Hadir"


"Go Sim... "


"Ada"


"Xiao Li.. "


"Ada"


"Xiao Sia... "


"Hadir"


"Lin Nei... "


"Hadir"


Dan seterusnya setelah urutan Gu fei.


"Zu Gu fei... "


"..."


"Zu Gu fei... "


"..."


Semua orang bingung kemana perginya Gu fei.


"Zu Gu fei" Teriak keras pembawa acara.


Tiba tiba Gu fei melompat dari pohon, merobek penyamarannya dan turun ke panggung.


"Hadir" Jawab Gu fei Dingin.


Gu fei pun pergi tanpa mengikuti barisan dan pengumuman pemenang.


Semua orang melihatnya dengan heran karena dua hari yang lalu Gu fei masih ramah dan riang kenapa tiba tiba hari ini dia menjadi dingin.


"Gu fei kenapa" Bisik.


"Gu fei itu kesambet ya" Bisik.

__ADS_1


"Orang aneh " Bisik.


"Si tukang halu datang" Bisik.


__ADS_2