
"Haish.. Ternyata aku salah ngira ku kira dia itu Zui.. Tapi saat aku sebut nama Zui dia nggak bereaksi apapun" Batin Za Can dengan senyuman kecut.
"Aku percaya Zui itu nggak bakal ninggalin kau" Kata Gu fei tersenyum sambil memiringkan wajahnya.
"Ya.." Jawab Za Can.
"Namun Can Can ingatlah.. Semua orang bisa berkhianat jika mereka mau atau tergoda oleh sesuatu.." Kata Gu fei dengan suara agak menakutkan.
"Jadi jangan gampang percaya pada orang.. Meskipun itu aku.." Kata Gu fei menundukkan kepala.
"Seperti aku dimasa lalu.." Batin Gu fei.
Za Can yang mendengar perkataan itu sedikit terkejut sebab ada orang yang berkata demikian kepadanya.
"Ya aku akan sebisa mungkin.." Kata Za Can.
"Hah.." Hela napas Gu fei.
"Kehidupan kandang tidak seperti yang kita inginkan" Kata Gu fei mendongkak ke arah matahari.
Za Can kembali duduk lagi.
"Maksudnya?" Tanya Za Can.
"Seperti aku yang dewasa diantara rasa sakit" Gumam Gu fei sedikit sedih.
"Apa katamu tadi?" Tanya Za Can.
"Lupakan" Kata Gu fei.
"Namun Can Can jika kau bisa melaluinya kau akan tahu apa artinya kehidupan yang tidak abadi" Kata Gu fei.
__ADS_1
"Kehidupan yang tidak kekal ya.. " Gumam Za Can.
"Aku hanya ingin bersama kekasih yang paling aku sayang dikehidupan ini maupun selanjutnya" Kata Za Can percaya diri.
"Apakah kau yakin dia adalah takdirmu?" Tanya Gu fei.
"Aku sangat yakin!" Kata Za Can.
"Seberapa yakin kau?" Tanya Gu fei.
"100% aku yakin!" Kata Za Can.
"Bagaimana jika dia sudah punya tunangan atau menikah?" Tanya Gu fei.
"Aku akan tetap menunggunya sampai dia bisa ingat denganku.." Kata Za Can.
"Hah.. Jika begitu kau akan berakhir di penantian tanpa akhir" Kata Gu fei.
"Aku.." Kata Za Can sedikit ragu.
"Aku hanya bercanda" Kata Gu fei.
"Ih.. Kau ini!" Gumam Za Can kesal.
"Tapi jika itu terjadi apa yang akan kau lakukan?" Tanya Gu fei berubah dalam sekejap menjadi serius.
"Aku tidak tau apa yang akan aku lakukan.." Kata Za Can.
"Jika itu kenyataan... Aku hanya ingin dia bahagia meskipun tanpa aku.." Gumam Za Can.
"Jika kau butuh bantuan carilah aku atau ceritalah denganku.." Kata Gu fei.
__ADS_1
"Aku akan selalu di ada kok Can?" Kata Gu fei.
"Iya.." Jawab Za Can tersenyum.
"Namun jangan lupa.. Jangan ceritakan rahasia penting denganku" Kata Gu fei.
"Kenapa?" Tanya Za Can.
"Apa kau lupa!?" Kata Gu fei.
"Lupa?" Tanya Za Can.
"Jangan percaya dengan sembarangan orang!" Kata Gu fei.
"Oiya.. Aku lupa" Kata Za Can teringat kembali.
"Kau ini benar benar pelupa, bodoh, aneh, nyebelin!" Kata Gu fei sangat menusuk.
"Perkataan yang sangat menusuk!" Kata Za Can.
"Apa kau kira aku bodoh?" Tanya Za Can.
"Tidak hanya ku kira namun kenyataan! Kau benar benar bodoh!" Kata Gu fei.
"Kau!" Kata Za Can.
"Kesini kau akan ku jadikan tongseng manusia!" Teriak Za Can sambil berdiri.
"Lari!" Teriak Gu fei berdiri dan dengan sigap berlari.
"Akan ku tangkap kau!" Teriak Za Can berlari mengejar.
__ADS_1
"Ha.. Ha.. Ha.. Coba saja jika bisa!" Teriak Gu fei.
Situasi saat ini membuat Gu fei lupa dengan masalahnya untuk sementara.