Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Flashback


__ADS_3

Zui dan Za Can menoleh.


"Nyida!" Teriak Zui kaget.


"Akhirnya kau datang!" Kata Zui gembira.


"He.. He.. He.." Tawa Nyida sambil membuat ekspresi lucu dan menoleh ke Za Can.


Za Can hanya menatap sinis tidak suka kepada Nyida.


Sebab dari awal Nyida sudah berbuat buruk dan hampir mencelakai Zui tanpa sepengetahuannya karena ia suka dengan Za Can.


"Zui ayo pergi!" Kata Za Can menarik tangan Zui.


"Apa sih Can Can!" Kata Zui menepis tangan Za Can.


"Zui!" Teriak Za Can.


"Ka.. Kak Can Can membentakku.." Kata Zui gemetar hampir menangis.


"Kau ini! kenapa keras kepala!" Teriak Za Can.


"Hu.. Hu.." Zui mulai menangis dan gemetar.


"M.. maaf.. aku tidak sengaja!" Kata Za Can mencoba untuk memegang Zui.


"Pergi!" Teriak Zui.


"Sudahlah Zui.. Za Can itu pemain wanita bahkan dibelakangmu ada banyak wanita lain!" Kata Nyida memanas manaskan keadaan.


"Hiks.. Hiks!" Tangisan Zui semakin keras.


"Nyida!" Teriak Za Can Can jengkel.


"Plak!" Za Can menampar Nyida dengan penuh emosi.


Sementara Zui berlari pergi dari tempat itu.


"Kak Can Can.." Batin Zui.


"Aku.." Batin Zui.


dia pergi dari tempat itu dan berlari ke tengah jalan.


Sementara Za Can mengejar Zui dari belakang.


Dari belakang Zui muncul sebuah Truk besar yang melaju kencang menuju ke arah Zui.

__ADS_1


"Agrhh!" Teriak Zui.


Za Can yang sudah berlari dekat dengan Zui langsung melompat dan memeluk Zui lalu mendorong dirinya ke arah pinggiran jalan.


Namun sayangnya kepala Zui dan Za Can terbentur ke arah pinggir jalan dan mereka pun pingsan.


keadaan jalan itu sangat sepi sementara Truck itu langsung melaju kencang.


Nyida yang melihat kejadian itu langsung tersenyum dan membawa Za Can pergi sementara Zui ditinggalkan di sana sendirian.


#Sore hari kemudian.


Taman hutan pinggiran pantai. (tempat bermain Zui dan Za Can)


"Zu! Zu!" Teriak kakak Zui memanggil nama Zui.


"Zu! pulang udah sore!" Teriak lagi kakak Zui.


"Zu!" Teriak kakak Zui pergi ke sebuah jalan.


Disana terdapat Zui yang tergeletak di pinggir jalan.


"Zu Zu!" Teriak kakak Zui kaget.


"Zu!" Teriak kakak Zui sambil berlari ke arah Zui.


"Zu! kenapa denganmu!" Teriak lagi kakak Zui.


"Tolong! Tolong!" Teriak kakak Zui meminta tolong.


Disana sangat sepi bahkan jarang ada kendaraan yang lewat.


"Zu.. jangan takuti kakak" Teriak kakak Zui.


Kakak Zui langsung memapah Zui yang tergeletak.


"Zu bertahanlah!"


Kakak Zui memapah Zui sampai kerumah.


"Ayah! Ibu!" Teriak Kakak Zui.


"Ada apa?" Jawab ibu Zui.


"APA YANG TERJADI DENGAN ZUI!" Teriak ibu Zui kaget melihat Zui.


"Aku juga tidak tau.. tadi aku menemukannya tergeletak di jalan dengan genangan darah!" jelaskan Kakak Zui.

__ADS_1


Ibu Zui mendengarnya langsung pingsan.


"Ibu!" Teriakan kakak Zui memancing ayah Zui keluar.


"Ada apa?" kata Ayah Zui keluar dari dalam rumah.


"ASTAGA ISTRIKU!" Teriak Ayah Zui kaget.


"Yah, ibu pingsan Zui.." Teriak kakak Zui.


"Ada apa sebenarnya?"


"Zui.. dia.. dia.."


Ayah Zui langsung menggendong ibu Zui dan Kakak Zui memapahnya sampai ke mobil.


"kita ke rumah sakit" Kata Ayah Zui.


#Rumah Sakit


Ruang operasi.


"Aduh Zui.." Gumam Ayah Zui khawatir.


"Ukh.." Ibu Zui bangun dari pingsannya.


"Dimana Zui!" Teriak ibu Zui.


kakak Zui hanya menunjuk ruang operasi.


"Zu.. Zu.." Gumam Ibu Zui.


"Zu! Zu!.. Hiks.. Hiks.." Tangis ibu Zui.


"Ibu.." Gumam Kakak Zui.


"Zui! kau harus baik baik saja!" Kata Kakak Zui.


Tiba tiba pintu ruang operasi terbuka dan keluar dokter.


"Dok!" Teriak ayah Zui.


"Mari ikut saya ke ruangan saya" Kata Dokter tersebut.



Terus saksikan kelanjutannya ya Guys!

__ADS_1


__ADS_2