Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Teman baru


__ADS_3

"Huh" Kata Gu fei menyepelekan.


"Orang ini, lumayan ngeri" Batin Gu fei tersenyum.


"Bwahahaha" Tawa Gu fei.


"Ha.. Hahahaha" Tawa An Annchi juga.


Mereka berdua tertawa dengan lepas, sementara orang orang hanya menatap dengan heran. Terutama Za Can dan Fengyin.


"Lucu juga kamu!" Kata Gu fei tersenyum, sambil menepuk bahu An Annchi.


"Kamu juga" Kata An Annchi melakukan hal yang sama kepada Gu fei.


"Perkenalkan, namaku Zui" Kata Gu fei tersenyum ramah.


"Aku An Annchi" Kata An Annchi.


"Kamu boleh memanggilku Annchi" Kata An Annchi ramah.


"Oke" Kata Gu fei.


"Mama!" Kata seseorang anak yang dari tadi diabaikan.


"Sini sayang" Kata Gu fei mengangkat Xiu Jiang.


"Imut sekali! , apakah dia putramu?" Tanya An Annchi penasaran.


"Ya" Jawab Gu fei.


"Namanya siapa?" Tanya An Annchi lagi.


"Xiu Jiang" Jawab Gu fei.


"Nama yang bagus" Kata An Annchi.


"Terimakasih" Jawab Xiu Jiang tersenyum lebar.


"Oh manisnya!!" Kata An Annchi masih tersipu.

__ADS_1


"Xiu Jiang, kamu panggil aku Bibi An ya?" Kata An Annchi ramah.


"Bibi An juga boleh panggil Jiang!" Kata Xiu Jiang.


"Baiklah kalau begitu!" Kata An Annchi mencubit wajah Xiu Jiang yang tembam.


"Tunggu, sejak kapan mereka akrab?" Gumam Za Can.


"Ya, sejak kapan?" Kata Fengyin sangat kebingungan.


"Kenapa bocah kecil itu sangat akrab dengan sayangku!!" Kata Fengyin kesal.


"Za Can, aku rasa putramu harus di jauhkan dari sayangku" Bisik Fengyin kesal.


"Kenapa?" Tanya Za Can.


"Ya karena!, karena.., karena.." Gumam Fengyin tidak bisa menjelaskan.


"Karena apa?" Tanya Za Can.


"Sudahlah!" Kata Fengyin.


"Mungkin kamu terlalu posesif" Kata Za Can meminum minumannya.


"Ya, cepatlah kembali" Kata An Annchi duduk.


"Kakak Za Can, aku juga mau keluar" Kata Ling berpura-pura imut.


Gu fei langsung melotot ke arah Ling dengan tatapan yang sulit di artikan. Namun yang pasti tidak suka.


"Kok perasaan aku tidak enak ya?" Batin An Annchi.


"Nanti juga baikan" Batin An Annchi mencoba mengabaikan.


Beberapa saat kemudian...


"Jiang mau keluar.." Kata Xiu Jiang yang seperti sesak.


"Ayo, Jiang aku gendong ya?" Kata Gu fei.

__ADS_1


"Jiang mau jalan sendiri" Kata Xiu Jiang menggandeng Gu fei.


"Tunggu!, aku juga mau pergi" Kata An Annchi sedikit terlihat cemas.


"Ada apa?" Tanya Gu fei.


"Tidak, hanya ingin mencari udara segar.. " Kata An Annchi berbohong.


"Hmm?.." Gumam Gu fei masih curiga.


"Za Can, kamu tunggu di sini saja" Kata Gu fei.


"Ya" Jawab Za Can.


Gu fei dan An Annchi pergi keluar dengan santai. Namun sebenarnya hati mereka sedang tidak tenang.


Ternyata di luar mereka melihat Fengyin yang sedang menenangkan Ling.


Hati An Annchi yang melihat kejadian tersebut terasa di robek. Sangat sakit sekali. Dia merasa kacau.


"Annchi??" Tanya Gu fei geram.


"Mau kita samperin?" Tanya Gu fei.


"Tidak usah" Kata An Annchi mengembalikan badan.


"Kamu mau ke mana?" Tanya Gu fei mengikuti An Annchi.


An Annchi secara tiba-tiba membalikkan badannya. Dia langsung berlari menuju ke arah Fengyin.


"Ekhemm!!!" An Annchi berdehem keras.


"Oh hebat ya?" Tanya An Annchi.


"Sayang!, sayang aku bisa menjelaskan!" Kata Fengyin panik.


"Tidak ada yang perlu di jelaskan" Kata An Annchi.


___

__ADS_1


"Hai!!, author kembali. Gimana kabar kalian akhir akhir ini?, semoga baik ya. Author mau minta maaf jika ada kesalahan selama ini. Masalah jarang upload, author akan menyelesaikan nya. Author akan berusaha semaksimal mungkin upload, jadi jangan khawatir. Terima kasih sudah mendukung novel ini sampai ke titik ini. Jangan lupa like,favorit,comment,vote ya!"



__ADS_2