Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Sikap Gu fei ke Za Can


__ADS_3

"Kenapa!" Gumam Gu fei.


"Kenapa?.." Gumam Gu fei.


"Kenapa Za Can adalah dia.." Gumam Gu fei.


"Kenapa!.." Gumam Gu fei.


"Kenapa.. " Gumam Gu fei.


"Semua hancur!" Gumam Gu fei.


"Hidupku tak berguna lagi.. " Gumam Gu fei.


"Aku ingin mati.." Gumam Gu fei.


"Tidak!" Batin Gu fei.


"Kau tak boleh mati!" Batin Gu fei.


"Ingat dendammu!" Batin Gu fei.


"Ingat kamu saat ditindas!" Batin Gu fei.


"Namun rasa kecewaku sudah melebihi tekadku!" Gumam Gu fei berjalan keluar kamar.


Gu fei berjalan tanpa arah menggunakan baju tipis yang bisa ditembus angin.


Dia sampai diatas kapal dan berdiri disamping pagar kapal sambil memandang laut yang begitu luas.


Dia mencoba berdiri tanpa merasakan tubuhnya, yang Gu fei pikirkan adalah rasa kecewa berat.


"Semuanya sudah terlambat!" Gumam Gu fei.


Gu fei menjatuhkan dirinya sendiri ke laut.


"Selamat tinggal.. semua.." Gumam Gu fei.


"Grebb!" Seseorang secara tiba tiba memegang tangan Gu fei dan menarik dirinya ke atas.


Orang itu adalah Za Can yang tidak sengaja sedang berjalan jalan.


"Hei! kenapa kau sebenarnya!" Teriak Za Can.

__ADS_1


"Jangan mati dulu!" Teriak Za Can.


"Masih ada aku untuk mendengarkan ceritamu!" Teriak Gu fei.


Gu fei menatap suram Za Can.


"Kenapa?" Gumam Gu fei.


"?" Za Can bingung dengan kata kata Gu fei.


"He.. He.. kenapa?" Tawa putus asa Gu fei.


"Lepaskan aku! Bahagialah bersama dirinya!" Teriak Gu fei sangat keras.


"Apa yang kamu maksud?" Teriak Za Can.


"Bahagialah bersama dirinya!" Teriak Gu fei.


"Jangan ganggu aku lagi!" Teriak Gu fei.


"Ada apa dengan dirimu!" Teriak Za Can menarik Gu fei.


"Lepaskan saja.. " Gumam Gu fei.


"Lepaskan aku!" Kata Gu fei dengan muka sedih.


"Kamu hanya depresi!, aku tak akan melepasnya!" Teriak Za Can mencoba semakin kuat menarik Gu fei.


"Siapapun Tolong!" Teriak Za Can meminta bantuan.


Orang orang berdatangan karena terganggu dengan kegaduhan mereka.


Saat melihat mereka berdua orang orang langsung kaget dan menarik Za Can agar Gu fei naik.


Pada akhirnya Gu fei berhasil terselamatkan namun dia terus bermuka suram sampai esok harinya.


Bahkan Gu fei tidak tidur malamnya.


"Dia adalah Za Can!" Batin Gu fei.


"Zin.." Gumam Za Can.


"Makan dulu.." Kata Za Can lembut.

__ADS_1


"Tidak usah mengurusiku! lebih baik urusi tunanganmu!" Teriak Gu fei.


"Zin! Apa apa sebenarnya dengan dirimu!" Kata Za Can.


"Aku tidak akan membiarkan dirimu menipu orang lain lagi dengan trikmu!" Teriak Gu fei.


"Membohongi apa!?" Kata Za Can.


"Heh.. jangan pura pura baik lagi! kau sudah pernah membuat kesalahan fatal!" Kata Gu fei tersenyum menakutkan.


"Kita bahas itu nanti, sekarang aku mau kamu makan!" Kata Za Can tegas.


"Aku tak butuh perhatianmu!" Kata Gu fei suram.


"Makan!" Teriak Za Can mulai emosi.


"Makananmu! kenapa aku yang harus makan?" Kata Gu fei meremehkan.


Za Can menatap Gu fei dengan sangat aneh sehingga membuat Gu fei tersinggung.


"Plakkk!" Suara tamparan terdengar jelas.


"Jangan Tatap Aku! Dengan Muka biadab mu!" Teriak Gu fei.


"Kenapa denganmu aku salah apa!?" Teriak Za Can.


"Kau mau tahu kesalahanmu!" Gumam Gu fei.


"?" Za Can hanya bingung.


"Karena sudah mengecewakan hati seseorang!" Kata Gu fei.


"Siapa!?" Tanya Za Can.


"Cari tau lah sendiri! Dasar bodoh!" Teriak Gu fei berdiri meninggalkan Za Can.


……


Apa yang akan terjadi dengan hubungan mereka?


Terus baca "The Destiny Of The Four Goodesses"


#Makasih yang udah vote karya author di Event ini

__ADS_1



__ADS_2