
"Rui... Lebih cepat lagi!" Kata Gu fei.
Gu fei melaju dengan kecepatan penuh namun saat tengah hari pun tiba.
Gurun pasir tak berair mulai meningkatkan suhu yang sangat panas.
Karena suhu yang begitu panas rui mulai kelelahan, Fi Yuwuji kehabisan air minum, Sementara Gu fei sangat kelaparan.
Merekapun melanjutkan perjalanannya dengan berjalan.
Menit demi menit dilalui.
Saat itu Fi Yuwuji hampir tak bisa bertahan. Alas kaki yang mereka pakai terbakar, disekitar mereka tak ada tumbuhan,hewan,maupun air.
Gu fei sudah sangat putus asa dia berjalan sangat lambat sambil memapah Fi Yuwuji yang pingsan.
Sementara Rui ia disimpan di kalung Gu fei agar bisa memulihkan energi.
"Kenapa... Aku.. Nggak.. bawa... Air.. yang.. lebih.. Banyak.." Gumam Gu fei terbata bata.
Disaat tengah perjalanan Gu fei tiba tiba pingsan di gurun itu.
Sudah berjam jam ia pingsan dan hari sudah semakin gelap.
Suhu gurun pasir menurun secara drastis.
Suhunya menjadi sangat dingin.
Namun disaat suhu dingin itu ada suara orang bersorak riang.
Mereka menemukan Fi Yuwuji dan Gu fei yang terbaring di atas pasir gurun.
Orang orang itu berniat membawa Gu fei dan Fi Yuwuji dengan tandu.
__ADS_1
Gu fei pingsan sampai pagi hari.
"Uhh.." Gumam Gu fei sambil membuka matanya.
"Hah... Kenapa sangat dingin?.. bukannya aku ada di gurun sialan itu ya?" Gumam Gu fei.
Dia pun bangun dan melihat sekeliling.
"Loh aku dimana?" Gumam Gu fei.
"Kau sudah bangun?" Tanya seseorang dari samping Gu fei.
"Eh!?" Batin Gu fei.
"Kyaa!" Teriak Gu fei kaget.
"Kamu... Kamu siapa!?" Kata Gu fei.
"Aku adalah ketua dari kelompok patroli gurun pasir tak berair yang sedang berpatroli" Kata orang itu.
"Lalu.. Sekarang kita mau kemana?" Gumam Gu fei.
"Kita akan seberang gurun pasir" Kata orang itu.
"Oiya... Terus berapa lama lagi akan sampai?" Tanya Gu fei.
"Kemungkinan 3 bulan - 4 bulan lagi akan sampai" Kata orang itu.
"Lama amat sih..." Batin Gu fei.
"Jika aku naik Rui mungkin 1 bulan akan sampai..." Gumam Gu gei.
"Kita harus melewati Gunung Pasir ini" Kata orang itu sambil mengeluarkan peta.
__ADS_1
"Kenapa... Disini ada tanda silang?" Tanya Gu fei sambil menunjuk tanda silang.
"Disini area perampokan jadi harus memutar gunung agar tidak terampok" Kata orang itu.
"Uh... Pantas saja lama sampainya" Batin Gu fei.
"Terus... Perampok itu berbahaya nggak?" Tanya Gu fei.
"Perampok itu sih hanya seperti warga biasa namun... Bahayanya mereka pergi bergerombol... 1 kelompok Terdiri dari 100 orang.. " Kata Orang itu.
"Terus Kalo terbang?" Tanya Gu fei.
"Kalo terbang... Takutnya hewannya nggak bisa terbang tinggi..." Kata orang itu.
"Gunungnya tingginya berapa meter?" Tanya Gu fei.
"Tinggi gunung itu.. kurang lebih berapa meter ya?" Gumam Orang itu.
"Uh... jadi ketua tapi kok linglung ya?" Batin Gu fei.
"Oiya... Kak Fi.. Aku lupa bagaimana ini... " Batin Gu fei.
"Hei.. apa kau juga memungut orang yang ada disampingku?" Tanya Gu fei.
"Ada seorang perempuan..." Gumam Orang itu.
"Dimana dia?" Kata Gu fei.
"Dia.. ditandu kakakku" Gumamnya.
"Uh!... Aku lupa.. Eh.. Bukanya dia laki laki ya!.. Apa... Kita satu tandu semalam?... Ha..Ha..Ha.. ini gak lucu.. Pasti ini mimpikan masa aku yang selalu menyendiri dari laki laki malah tidur dengan orang aneh ini sih!..." Batin Gu fei.
"Aku sekarang harus fokus pada Kak Fi!" Batin Gu fei.
__ADS_1