Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Alam bawah sadar...


__ADS_3


Sekeliling Gu fei menjadi sangat gelap.


Dalam kegelapan itu muncul seseorang yang Gu fei temui saat sedang terkena ilusi.


Seseorang yang bermata biru cerah.


"Siapa kau! dimana ini... " Tanya Gu fei pada orang itu.


Orang itu hanya tersenyum sambil meraih tangan Gu fei.


Sekarang Gu fei hanya diam tak bersuara mengikuti orang itu.


Orang itu mengulurkan tangan ke depan dan bergumam sesuatu.


Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah taman yang dipenuhi bunga dan pepohonan rimbun.


Ada ayunan di seberang ladang bunga tersebut.


"Eh.. ini dimana lagi!" Tanya Gu fei.


Orang itu perlahan mendorong Gu fei mengisyaratkan agar Gu fei pergi ke seberang ladang bunga itu.


"Apa maksudmu aku suruh ke ayunan itu?" Kata Gu fei.


Orang itu hanya tersenyum lagi.


Pada akhirnya Gu fei memutuskan untuk pergi ke ayunan itu.


Saat kakinya berjalan satu langkah ada suatu ingatan yang melintas dipikiran Gu fei. Ingatan itu terus bergantian.


"Apa apaan semua ini!?" Batin Gu fei.


"Siapa mereka!" Gumam Gu fei.


Saat Gu fei melihat ke belakang orang yang menyuruhnya pergi ke ayunan sudah menghilang.


Gu fei mencoba pergi ke tempat ia semula berada namun ia gagal.


Saat ini kepalanya sangat sakit.


"Ukh.. Kenapa.. kepalaku sangat sakit!" Gumam Gu fei.

__ADS_1


"Siapa pun tolonglah aku!" Batin Gu fei.


"Tolong.. " Gumam Gu fei.


Sekeliling Gu fei menjadi merah dan bunga bunga yang indah itu berubah menjadi sebuah rantai yang berlumuran darah.


Sementara itu Gu fei sudah terbaring lemah di atas tanah.


Gu fei terbaring disana tanpa ada seorang pun yang menolongnya.


Hingga tiba tiba di depan mata Gu fei muncul orang yang hampir sama seperti Gu fei dan matanya juga merah.


Orang itu melihat Gu fei dengan senyuman yang sangat kejam.


Dia juga menusuk kepala Gu fei dengan sangat penuh emosi.


Pada akhirnya Gu fei mati.


Saat detik terakhir Gu fei bangun dari tidurnya.


"Hah!.. Hah!.." Suara Gu fei gemetar.


"Apa apaan mimpi tadi!" Teriak Gu fei.


Di atas meja itu terdapat botol air yang jatuh.


"Air!" Gumam Gu fei.


Gu fei langsung meminum air tersebut tak bersisa.


Kemudian Gu fei melihat jendela kapal lagi.


"Sudah cerah?" Gumam Gu fei.


"Apa tadi itu mimpi?" Batin Gu fei keluar dari kamar.


"Jika mimpi kenapa aneh banget!" Batin Gu fei lagi.


"Apa maksudnya coba mimpi itu!" Batin Gu fei.


"Siapa lagi orang itu!" Batin Gu fei.


"Senyuman itu juga.. Kenapa seperti pernah melihatnya.." Batin Gu fei tidak tenang.

__ADS_1


Tiba tiba dari belakang..


"Hei!" Kata seseorang dari belakang.


Kemudian Gu fei menoleh dan melihat bahwa orang itu adalah Za Can.


"Kau lagi?" Kata Gu fei.


"Sudah aku bilang panggil aku Za Can!" Kata Za Can.


"Hah.. Terserah.." Jawab Gu fei malas.


"Kenapa lagi ketemu sama orang ini!.. Serasa sial banget!" Batin Gu fei.


"Sarapan pagi yuk!" Ajak Za Can.


"Hmm" Jawab Gu fei sadis.


Mereka naik ke kapal bagian atas.


Gu fei menikmati angin pagi laut.


"Haaa!" Hela napas Gu fei sambil bersandar dipagar kapal.


"Laut.. Sangat menyegarkan!" Gumam Gu fei.


"Hei sarapanmu ingin dimakan kapan nanti dingin jika nggak dimakan.. " Tanya Za Can.


"Nanti terus.. Keburu dingin tuh!" Kata Za Can sedikit kesal.


"Hmm" Jawab Gu fei singkat.


"Aku akan makan nanti.. " Kata Gu fei.


"Hah.. Apa boleh buat.." Batin Za Can.


Dia langsung menarik tangan Gu fei ke sebuah meja.


"Eh.. Hei aku mau dibawa kemana?" Kata Gu fei.


"Ikut aku saja jangan banyak tanya" Kata orang itu memalingkan wajahnya.


"Lepaskanlah tanganku dulu!" Teriak Gu fei.

__ADS_1


"Tidak!" Kata orang itu.


__ADS_2