Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Penyerangan


__ADS_3

"Kyu.. kyu.. kyu..(kami tidak akan menyerangmu lagu mu membuat kita sadar bahwa kita harus melindungi satu sama lain)" Seru salah satu Naga penjaga Hutan Roh.


"Kyu.. kyu.. (kami akan meniadi teman mu di sini)" seru lagi Naga tersebut.


"Terimakasih sudah mau menjadi teman ku " senyum Gu fei sambil menjawab perkataan sang Naga.


"Kyu.. kyu.. kyu.. (Apa kau bisa mengerti yang aku bicarakan)" Tanya naga tersebut kaget.


"Begitulah" jawab Gu fei sambil membelai air sungai tersebut.


"Kyu.. kyu.. (Kau sedang apa?) tanya Naga tersebut penasaran.


"Aku sedang mencari ikan untuk ku makan"


"Kyu.. (apakah kau tak takut aku marah) " tanya Naga tersebut sambil menundukkan kepala.


"Untuk apa takut mati pun aku tak takut" jawab santai Gu fei.


"Semuanya kalian bisa hidup di hutan ini jika kalian membutuhkan bantuan ku teriak saja namaku aku akan segera datang" Teriak Gu fei dengan senyuman bahagia.


Mereka pun pergi dan di sungai tinggallah Naga dan Gu fei saja.


"Kenapa kau hendak melindungi kami jika dalam bahaya padahal Kami hanyalah hewan yang sering diburu (Dalam bahasa hewan) " Seru Naga tersebut.


Gu fei menatap Naga tersebut dengan membelai dan tersenyum sambil berkata "Itu kan mereka aku berbeda aku mengetahui rasa sakit yang kalian alami".


"Kau berbeda (Dalam Bahasa Hewan)" Seru Naga tersebut sambil membuat segel di dahi Gu fei.


"Kau ingin apa kenapa segel ini" Tanya Gu fei mulai serius.


"Aku hanya ingin kau bahagia dengan mengikat sebagian Jiwa dan kekuatanku ke dalam Raga mu jadi jika kau mendapatkan masalah aku bisa membantu (Dalam bahasa hewan)" Kata naga tersebut.


"Terimakasih wahai naga" jawab Gu fei.


Gu fei pun mencoba menyerap kekuatan tersebut.


____


Pagi hari berikutnya


#Xiao sia


"Cepat kita harus kejar Gu fei Hari ini ia harus mati" teriak Xiao Sia memberikan perintah.


"Nona muda Gu fei berada di sungai Iblis" Salah satu anak buah Xiao Sia menemukan Gu fei.


"Kita ke sana sekarang" Teriak Xiao Sia memberi aba aba.

__ADS_1


"Bisa gawat jika Gu fei bisa menundukkan Naga Suci tersebut" gumam Xiao sia khawatir.


#Sungai Iblis


"Wahai Naga apakah Kau bisa menetrallisir segel kekuatan yang berada di tubuh ku" Tanya Gu fei kepada Naga tersebut.


"Coba aku lihat segelnya (Dalam bahasa hewan)" Jawab Naga tersebut.


"Ini dia kenapa ada sebagian kekuatan ku tersegel " Tanya Gu fei sambil menunjukkan segel tersebut.


Sang naga pun tersentak Kaget bahwa lambang segel tersebut Dari Klan Kuno Mata Merah Suci yang Kejam.


"Apa ini apakah anak ini dari klan tersebut? " Batin sang Naga.


"Hmm.. ada orang mendekat aura membunuh ini kan dari keluarga Xiao... Ada apa sebenarnya apakah Keluarga Xiao mencoba bunuh diri" Batin Naga tersebut lagi.


"Hei Gu fei ada orang yang mendekat dengan aura membunuh yang kuat coba rasakan lah (Dalam bahasa hewan)" Sang Naga bilang pada Gu fei.


"Hmm.. Sudah mulai wahai Naga nersembunyilah tidak akan ada yang melukai mu jika kau bersembunyi" Gu fei menyarankan Sang Naga sambil merasakan keberadaan Xiao sia.


"Aku tidak akan pergi dari sini" Jawab naga tersebut.


"Baiklah ingatlah satu hal Pergi lah sebelum aku lepas kendali" Jawab Gu fei sambil mengumpulkan kekuatan.


"Ya(Dalam Bahasa Hewan)" Sang naga pun bersiap bertarung.


"Gu fei lama tak jumpa kali ini akan ku habisi kau" Teriak Xiao sia kepada Gu fei.


"Bunuh" Teriak Xiao Sia memberikan perintah.


"Naga suci Tolong sekarang bersembunyi aku sudah tidak bisa menahan" Teriak Gu fei ke arah Naga.


"Baiklah" Naga menjawab dan berdiri di belakang Gu fei.


Gu fei pun mengluarkan Pisau tebasnya.


"Hmph... Jangan harap bisa melawan tiga segitiga Segel sungai Bentuk formasi.


"Khong... khong... khong" suara Formasi Segitiga segel sungai.


"Kalian Tidak akan bisa menahan ku Akan ku balsakan dendamku Xiao Sia" Teriak Gu fei Sambil memecahkan formasi segitiga sungai.


"Akan ku bunuh kau dasar bajingan Xiao" Teriak Gu fei lepas kendali dan mengarahkan tusukan 1000 jarum rambut kristal ke Xiao Sia.


"Trang " Suara tangkisan pedang.


"Guru Jeru" Teriak Xiao Sia kepada gurunya.

__ADS_1


"Pak tua Jeru kau datang juga ya" Sindir Naga Suci ke guru Xiao Sia.


"Hei jika tidak ingin murid mu mati pergi lah bawa murid mu itu dan jangan ganggu Klan Mata merah Suci" Teriak Naga ke guru Xiao Sia.


"Wahai Naga Suci terimakasih atas peringatan mu" Guru Xiao Sia langsung tunduk pada Naga tersebut dan membawa Xiao sia pergi.


"Guru kenapa ini aku ingin membunuh Gu fei lepaskan memang Apa itu hebatnya Klan Mata merah suci" Tanya Xiao sia sambil meronta.


"Kau tidak tahu apa apa Klan tersebut di katakan sudah punah namun Hingga sekarang klan tersebut masih meninggalkan generasi hebat yang akan menguncang Dunia ini Sia" Jawab guru Xiao Sia.


"Hemph... Kau beruntung Gu fei" Teriak Xiao Sia.


# Sungai Iblis


"Gu fei sadar lah jangan menyerang ku lagi " Teriak naga tersebut.


Gu fei tetap tidak sadar dia sudah kehilangan kendali akan tetapi Naga tersebut tidak berhenti menyandarkan Gu fei.


Naga Suci tersebut mengucapkan mantra dan memanggil seluruh penghuni Hutan Roh ke sungai tersebut untuk membantu menyadarkan Gu fei.


#Disisi lain Tempat pertarungan Kak Vin


Kak Vin sudah terluka parah karena ia sedang bertarung melawan Hewan Roh terkuat ke 4 di hutan akan tetapi Hewan tersebut pergi begitu saja.


"Hei kau mau pergi ke mana dasar" Teriak Kak Vin.


Kak vin terus mengejar dan memburu hewan tersebut akan tetapi ia tercengang melihat Gu fei yang terbaring lemah di atas batu di sungai Iblis dan di kelilingi banyak hewan yang sedih.


"fei... fei..." Gumam Kak Vin melihat Gu fei terbaring lemah.


"Gu fei dalam bahaya Aku harus memberitahukan Hal ini pada Qian dan Dei" Gumam Kak Vin sambil mengeluarkan alat suar pemanggil ketua Geng Heyun.


"Dhuar" suara suar yang mengarah ke langit.


Suar yang di keluarkan dia tak bersuara di bawah hingga tidak memancing perhatian Para Binatang tersebut.


#Pasar Gelap


"Dei apa kita tak masalah jika ke pasar gelap ini" Tanya Qian pada Dei.


"Gapapa kak" Jawab santai Dei.


"Dhuar" suara suar yang sudah sampai di Pasar Gelap.


"Ini Kak Qian ada masalah mengarah ke Hutah Roh Institut ayo kembali" Suara Dei teriak ke Kak Qian sambil berlari dengan kecepatan penuh.


"Iya moga aja ngak terjadi apa apa" Jawab Kak Qian sambil menyusul Kak Dei.

__ADS_1


__ADS_2