Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Anak??


__ADS_3

"yah, aku sudah memaafkan dirimu" Kata Za Can.


"secepat itu?" tanya Gu fei heran.


"iya" jawab Za Can.


"Mama!, Papa!" Teriak anak yang Za Can gendong itu lagi.


"Jiang lebih suka panggil itu" Kata anak tersebut cemberut.


"Duh bagaimana ini" Batin Gu fei.


"Gimana Zui?" Bisik Za Can.


"Hah, seorang anak" Gumam Gu fei menghela napas.


"Baiklah, tapi jika sudah bertemu orang tua kamu, jangan panggil kami mama dan papa lagi ya?" Kata Gu fei tersenyum.


"Baik!" Jawab anak tersebut riang.


"Nama adik siapa?" Tanya Za Can.


"Xiu Jiang" Jawab anak tersebut.


"Lalu dimana orang tua Xiu Jiang?" Tanya Gu fei.


"Mereka.." Gumam Xiu Jiang.


"Hikss.. Hikss" Xiu Jiang mulai menangis kembali.


"Mereka sudah tidak sayang Jiang!!, mereka membuang Jiang!" Kata Xiu Jiang.


"Sudah sudah, Xiu Jiang nggak boleh sedih oke?" Kata Za Can.


"Xiu Jiang itu anak kuat" Kata Za Can.


"Iya" Kata Xiu Jiang polos.


"Kita harus bagaimana ini?" Tanya Gu fei.

__ADS_1


"Mungkin rawat dia?" Kata Za Can.


"Nanti kalo orang tuanya cari dia gimana?" Kata Gu fei.


"Kamu mau bertanggung jawab?" Tanya Gu fei.


"Tapi masa kita terlantarkan begitu saja?" Jawab Za Can.


"Mungkin" Batin Gu fei.


"Kamu tidak mungkin setidak berperasaan itu kan?" Kata Za Can.


"Hahaha, iya" Jawab Gu fei.


"Kita tunggu disini" Jawab Za Can mencari bangku duduk.


"Baiklah" Batin Gu fei ikut duduk.


"Kamu, kenapa bisa begitu cepat memaafkan diriku?" Tanya Gu fei termenung sedih.


"Aku mencintaimu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu Zui" Jawab Za Can tersenyum.


"Kenapa bisa?" Batin Gu fei.


"Ta-" Perkataan Gu fei belum selesai namun sudah di potong oleh perkataan Za Can.


"Hanya kamu yang akan ada di hatiku selamanya, kehidupan ini ataupun selanjutnya" Kata Za Can.


"Su--sudah" Gu fei memalingkan muka karena dia sangat tersipu.


"Zui, tatap lah aku" Kata Za Can.


"T-tidak!!" Jawab Gu feu gugup.


"Disini ada anak kecil!, jangan lupa!" Kata Gu fei.


"Hehehe, iya" Jawab Za Can.


Gu fei terdiam sebentar, dan keadaan berubah menjadi canggung hingga--

__ADS_1


"Mama!!, aku ingin makan itu" Kata anak tersebut menunjuk ke arah penjual.


"Biar Papa aja yang beliin ya" Kata Za Can tersenyum.


"Hum" Kata Xiu Jiang mengangguk bersemangat.


Gu fei memegang dan mengelus rambut Xiu Jiang dengan sangat pelan. Gu fei seolah olah terhanyut akan keadaan itu.


"Xiu Jiang, boleh aku panggil Jiang?" Kata Gu fei tersenyum.


"Iya" Jawab Xiu Jiang.


"Mama, Jiang mengantuk" Kata Xiu Jiang mulai menutup matanya perlahan.


"Tidurlah" Kata Gu fei merebahkan tubuh mungil Xiu Jiang ke pangkuannya.


"Anak yang sangat manis" Batin Gu fei.


Tidak lama kemudian Za Can datang membawa sesuatu yang Xiu Jiang inginkan tadi.


"Xiu Jiang dia?" Tanya Za Can.


"Dia pasti sangat lelah, dia sedang tidur" Jawab Gu fei dengan suara lirih.


"Ya sudahlah" Kata Za Can ikut duduk ke bangku yang tersisa.


"Ternyata Zui kalo sedang sangat lembut itu cantik sekali" Batin Za Can terpesona.


"Kamu mau makan ini?, aku sengaja beli lebih" Kata Za Can menawarkan.


"Boleh" Jawab Gu fei.


"Sini aku suapin" Kata Za Can.


"Buka mulutmu" Gumam Za Can.


Dari kejauhan terlihat seseorang yang sedang mengintip mereka berdua bermesraan. Orang itu sangat geram melihatnya.


"Awas saja!!!, siapa dia berani merebut Za Can dariku!?" Kata orang itu geram.

__ADS_1



__ADS_2