Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Masa lalu Za Can


__ADS_3

"Aku ingat denganya seseorang yang sangat cantik dan anggun.. Bermata biru sejernih air yang menandakan kelembutan" Batin Za Can sambil duduk diatas kursi kapal.


"Dia sangat sempurna.." Gumam Za Can.


"Namun kenapa kau menghilang?" Batin Gu fei.


"Setelah kau menghilang.. semuanya berubah.. kehidupanku hancur" Gumam Za Can tersenyum kecut.


"Aku benar benar salah telah melepaskanmu.." Batin Za Can menyesal.


"Sekarang kau berada dimana Zui.." Gumam Za Can.


"Dahulu..." Batin Za Can.


#Oke guys seperti yang author bilang kemarin jika masa lalu Za Can akan ada chapter berikutnya jadi budayakan baca teliti jangan di skip mulu Guys nanti biar nggak bingung.


#Flashback


Beberapa tahun yang lalu terjadi ledakan yang berimbas ke masyarakat sekitar termasuk keluarga Zu, saat itu anggota keluarga Zu masih ada 8 keluarga.


Mereka berpindah tempat ke tempat yang lebih aman.


Hingga ke keluarga Zu Tian.


Mereka harus berpindah ke tempat yang jauh karena dikeluarganya memiliki 2 anak kecil.


Mereka pindah untuk sementara ke Pegunungan Kecil Yeu.


Daerah yang aman tidak terkena dampak dari ledakan.


Disitulah Zui yang baru berumur 4 tahun bertemu Za Can yang berusia 6 tahun.


umur mereka berselisih 3 tahun.


Namun mereka tetap akur sesama lain.

__ADS_1


"Zui! Ayok main!" Teriak Za Can disuatu rumah.


"Sebentar!" Teriak Zui dari dalam rumah.


"Zu Zu! Jangan lari lari ya kalo main" Kata ibu Zui sambil mengkuncir rambut panjang Zui.


"Za Can, Jangan ajak Zu Zu main lari lari ya" Kata ayah Zui.


"Iya, Paman bibi" Jawab Za Can senyum ceria.


"Ayo Can Can!" Kata Zui keluar dari rumah dengan mengenakan sandal.


"Zu Zu.. Heh! Zu! Jangan lupa belikan kakak benda itu ya saat pulang!" Teriak seseorang dari kursi depan rumah.


Yah orang itu adalah kakak dari Zui.


"Iya kakak yang angker!" Teriak Zui mengejek.


"Heh kau sudah berani ya njelekin kakakmu sendiri!" Teriak kakak Zui.


"Ha.. Ha.. Aku nggak akan berani!.. Kakakkan tomboy! bahkan si nakal yang sering nyolong aja kakak pukulin hingga pingsan cuma karena pinjam gunting burik dan tidak dibalikin!" Teriak Zui mengejek.


"Udah! kalian ini bisa tidak 1 menit aja akur!" Teriak ayah Zui.


"Hei aneh jagain adekku baik baik kalo sampe dia kenapa kenapa kau akan berurusan denganku!" Kata kakak Zui sadis.


"Iya kak! pasti aku jagaian Zui!" Jawab Za Can.


"Ayo Kak Can Can!" Kata Zui menarik tangan Can Can sambil berjalan.


Mereka berjalan sambil bercerita riang gembira dijalan.


bahkan disepanjang jalan banyak orang yang melihat mereka seperti layaknya sepasang kekasih maupun masih kecil.


Hingga sampai di hutan biasanya mereka bermain bersama.

__ADS_1


"Kak kok teman teman yang lain belum datang ya.." Kata Zui.


Zui duduk dikursi dekat tebing sambil termenung melihat hamparan pantai di bawah Gunung.


"Zui!" Kata Za Can menepuk pundak Zui.


"Hah?" Kata Zui.


"Apakah kau sedang memikirkan sesuatu?" Tanya Za Can.


"Ya.. begitulah" Gumam Zui sedih.


"Ada apa?" tanya Za Can.


"Bagaimana jika suatu hari kita berpisah?" Kata Zui.


"Emm.. Aku akan terus mencarimu sampai menemukanmu!" Kata Za Can tersenyum.


"Baiklah aku akan menunggu kak Can Can!" Kata Gu fei mengangguk senang.


"Aku janji!" Kata Za Can sambil memperlihatkan jari kelingking kecil miliknya.


"ya!" jawab Zui juga menerima jari kelingking Za Can dengan menunjukkan jari kelingkingnya.


Setelah itu Zui hanya masih termenung melihat pantai yang sangat indah itu.


"Apa Zui ingin pergi kepantai?" Tanya Za Can.


"Iya.. Tapi dengan kondisiku yang sekarang mungkin setelah pulang penyakitku kemungkinan kambuh.." Kata Gu fei tersenyum kecut.


"Hah.." Hela nafas Za Can.


"Aku yakin suatu hari nanti kamu akan sembuh dan bisa melakukan semua yang ingin kau lakukan!" Kata Za Can mencoba menghibur Zui.


"Makasih kak!" Kata Zui senang.

__ADS_1


Dari kejauhan terlihat seseorang datang ke arah Za Can dan Zui.


"Hei!" Teriak orang itu.


__ADS_2