
Sementara itu, Za Can...
"Tok.. Tok.. Tok" Suara ketukan pintu kamar.
"Za Can?" Kata seseorang dari luar.
"Za Can?, katanya kamu pulang?" Tanya orang itu dari luar.
"Klak" suara pintu di buka.
"Kok tidak dikunci?" Batin orang itu.
"Apakah ada masalah?" Batin orang itu penasaran.
Orang itu masuk ke kamar dan melihat Za Can berlumuran darah.
"ZA CAN!?" Teriakan orang itu terdengar sangat jelas.
Sesegera mungkin orang itu mengobati luka tusukan Za Can.
"Za Can.." Gumam seseorang.
"Kamu kenapa?" Gumam seseorang yang menunggu Za Can.
Za Can mulai tersadar dari tidurnya, dan melihat ada sesosok yang menjaganya.
"Kamu.." Gumam Za Can sedikit kecewa.
"Ternyata bukan Zui.." Batin Za Can.
"Sudahlah, aku lelah, kamu bisa pergi?" Gunam Za Can masih lemah.
"Tap--" Orang di depannya itu belum menyelesaikan kalimatnya, namun sudah di sahut Za Can.
"Ling, aku lelah, ku mohon pergilah" Gumam Za Can.
Orang yang di depannya bernama Ling, dia adalah seorang yang pernah Za Can tolong saat mencoba kabur dari Nyida.
__ADS_1
"Kenapa! kenapa!? kenapa kamu sangat dingin terhadapku!?" Kata Ling dengan gemetar.
"Aku menunggumu bertahun tahun lamanya!!" Kata Ling lagi.
"Dan hasilnya.. Kamu.. Kamu mengusirku??" Kata Ling.
"Kenapa Za Can!?, kenapa kamu tidak mencintai ku!?" Kata Ling.
"Kenapa kamu begitu egois" Kata Ling.
"DIAM!!" Teriak tegas Za Can.
"Za--Can?" Gumam Ling ketakutan.
"Maaf, aku sedang tidak ingin di ganggu" Kata Za Can.
Ling berlari keluar dan pergi meninggalkan Za Can. Dia sangat sedih, Za Can yang dia kenal mengusirnya.
"Hah, sebenarnya apa yang terjadi?" Gumam Za Can.
"Kemarin, apakah Zui..." Gumam Za Can menatap atap.
"Sekarang dia dimana?" Batin Za Can.
"Aku tidak ingin kehilangan dia lagi" Gumam Za Can mencoba duduk.
"Rasa sakit ini tidak ada apa-apanya" Batin Za Can mencoba berdiri.
"Zui.. dia harus dalam kondisi aman" Batin Za Can.
"Dia tidak boleh menderita di negeri yang asing baginya" Batin Za Can berjalan sedikit demi sedikit.
"Zui, tunggulah aku" Batin Za Can.
....
Gu fei berjalan di keramaian, dia mencari sebuah penukaran koin di sana.
__ADS_1
"Apakah aku harus bertanya?" Batin Gu fei.
"Kira-kira dimana ya?" Batin Gu fei celingak celinguk bingung.
Gu fei mampir di sebuah kedai teh di sebelah timur. Dia berniat mencari informasi melalui kedai itu.
"Hmm, aku harus masuk" Batin Gu fei berjalan perlahan.
"Nona, mau pesan apa?" Kata seseorang mendekati Gu fei.
"1 teh tanpa gula" Kata Gu fei.
"Silahkan menunggu" Jawab orang itu segera ingin pergi.
"Tunggu, Apakah kamu tau, dimana harus menukar koin?" Tanya Gu fei.
"Oh, itu bisa di lakukan di kasir nona" Jawabnya sambil pergi.
"Kasir ya?" Batin Gu fei.
Gu fei berdiri dan berjalan ke arah kasir.
Dia menukar koin nya, namun ternyata 3.000 koin milik Gu fei, berlaku 12 koin iblis di sana.
"Apakah aku di bohongi saat bersama Za Can?" Batin Gu fei.
"Sudahlah!, aku tidak ingin mengingat orang itu lagi" Batin Gu fei.
"Apakah di dekat sini juga ada penginapan?" Tanya Gu fei pada kasir.
"Eh, kedai ini juga penginapan nona" Jawab Kasir tersebut.
"Yang bener?" Kata Gu fei.
"Benar" Jawab kasir tersebut.
"Astaga, kenapa aku tidak sadar?" Batin Gu fei.
__ADS_1