
"Ada?" Tanya Za Can.
"Tentu, kenapa tidak?" Kata Iblis itu.
Iblis itu membisikan rencana miliknya kepada teman lamanya yang agak bodoh itu.
"Bagaimana? " Tanya Iblis itu.
"Bagus" Kata Za Can.
Para Iblis yang keluar karena kegaduhan itu kembali masuk ke kamarnya masing masing.
"Tentu kan aku yang buat rencana" Kata Iblis itu menyombongkan diri.
"Huh" Jawab Za Can.
"Semoga aja bisa!" Batin Za Can.
"Ha.. Ha.. Ternyata dia masih bodoh seperti dulu" Batin iblis itu terkekeh.
"Ada apa?" Tanya Za Can.
"Tidak Tidak" Jawab Iblis itu segera menghentikan keterkekehannya.
Za Can melirik dengan tajam ke arah iblis itu dengan sangat curiga.
"Sudah" Kata iblis itu.
Za Can mulai melakukan rencana yang teman lamanya buat itu. Namun namanya juga iblis, meskipun berniat baik tapi pasti ada bumbu menyesatkan sementara Za Can yang bodoh itu benar benar mempercayainya. Sungguh Za Can yang malang.
__ADS_1
Sementara itu Gu fei yang didalam kamar sedang sangat kesal setelah perdebatannya dengan Za Can. Dia tidak menyangka jika Za Can juga bisa berdebat parah seperti itu.
"Haih, aku masih tercengang dengan perkataan Za Can" Kata Gu fei berjongkok di kursi.
"Hah, rasanya sangat kesal dengan Za Can!!" Kata Gu fei frustrasi.
"AAAAAAAAA!!!!!" Teriak Gu fei membenamkan kepalanya di bantal agar teriakannya tidak didengar oleh penghuni kamar sebelah.
"Aku harus tenang!!" Gumam Gu fei.
"Aku tidak boleh terlihat suram! " Kata Gu fei tersenyum.
"Ingat!, Gu fei kalem, Gu fei baik, Gu fei ramah" Kata Gu fei riang.
"Tok Tok Tok" Suara pintu yang diketuk terdengar jelas dari luar.
Gu fei mengintip dari balik pintu dan melihat tidak ada orang di di depan pintu miliknya.
"Siapa sih yang rusuh!" Kata Gu fei membuka pintu dan celingak celinguk.
Gu fei lalu melihat Za Can yang sedang ditarik oleh wanita yang cantik.
"Ha!?" Batin Gu fei.
"Can?" Batin Gu fei.
Gu fei dengan muka sangat suram berjalan mendekati Za Can.
"DASAR HIDUNG BELANG!!!!" Teriak Gu fei sambil memukul Za Can dengan amarah.
__ADS_1
"Uh, seramnya kakak ipar" Batin wanita yang menarik Za Can tadi dan ternyata wanita tersebut adalah Iblis tadi.
"Tidak berhasil juga" Batin Za Can.
Setelah memukul Za Can Gu fei langsung pergi dari tempat itu dan keluar untuk menenangkan pikirannya yang sudah sangat kacau.
"Apa tadi itu! siapa lagi perempuan murahan itu!!" Gu fei marah secara tidak jelas.
"Tunggu! kenapa juga aku harus mempedulikannya? secara kan aku tidak menyukainya dan tidak memiliki hubungan dengan dirinya, kami hanyalah sebatas partner" Kata Gu fei.
"Aaa! tapi kenapa aku tadi cemburu?" Gumam Gu fei kesal.
"Bodo amat!" Batin Gu fei berlari.
Sementara itu Za Can...
"Wah kakak ipar sangat galak" Kata iblis itu sudah berganti pakaian(iblis itu laki laki).
"Kenapa tadi aku harus menurut denganmu!"Kata Za Can kesal.
"Lihatlah hubunganku dengan Zui menjadi tambah kacau!!" Kata Za Can menyalahkan.
"Ya, maaf" Kata Iblis tersebut.
"Aku kira kakak ipar sifatnya lemah lembut seperti kebanyakan perempuan" Kata Iblis itu masih tercengang dengan sifat Gu fei.
"Haih!, dia berbeda dari yang lain dia itu seperti pemukul berjalan" Kata Za Can benar benar sudah frustrasi.
"Hmm, aku tak tau gimana cara menaklukkan perempuan galak seperti itu" Kata Iblis itu merasa tidak bersalah.
__ADS_1