Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation
Pesan Seorang Iblis.


__ADS_3

Gu fei sangat kebingungan, dia tidak tahu mau menjawab apa.


"Astaga!!, kenapa aku tadi tidak menghentikan Za Can saat bilang gitu!" Kata Gu fei melihat dirinya di sebuah kaca.


"Hah!" Gumam Gu fei.


"Aku harus pergi sekarang juga!" Kata Gu fei.


Gu fei melihat ke arah atas, dan dia mengetahui jika disana ada jendela ventilasi.


"Ada kesempatan!" Batin Gu fei.


……


Kini, Za Can yang sedang menunggu Gu fei termenung dengan perkataan dirinya sendiri, yang mengatakan jika dia mencintai Gu fei.


"Kenapa.. kenapa tadi aku.." Batin Za Can.


"Prangg " Terdengar suara pecahan benda tajam dari arah kamar mandi.


"Zui!?" Teriak Za Can kaget.


"Klotak" Suara suara tersebut terus menerus berbunyi dari kamar mandi.


"Zui!" Teriak Za Can bergegas pergi ke kamar mandi.


"Brakk!" Za Can langsung mendobrak pintu kamar mandi itu dan menyadari bahwa Gu fei sudah tidak ada.

__ADS_1


Sementara, pecahan kaca tadi adalah ventilasi kamar mandi yang pecah. Dari ventilasi tersebut terdapat sebuah sepatu yang tergantung.


"Zui?" Gumam Za Can mematung.


Za Can langsung berlari keluar dan mengecek diatap penginapan apakah terdapat Gu fei. Saat dia mengeceknya alangkah terkejut dirinya tak melihat Gu fei.


Sementara itu keadaan Gu fei yang bingung dan kaki tak memakai sepatu itu sedang berjalan santai. Sambil menikmati pemandangan dia memikirkan hal yang sangat menyenangkan bagi dirinya.


"Jika saja ada mereka di sini, pasti akan lebih menyenangkan" Kata Gu fei.


"Salju yang turun perlahan ini sangat indah untuk di lihat, jika kalian semua melihatnya pasti akan kagum" Gumam Gu fei.


Tidak disangka Gu fei berjalan hingga ke pusat terlarang. Tempat itu adalah tempat dimana transaksi barang barang dilakukan.


Gu fei melihat beberapa senjata yang terlihat aura mistic, Gu fei hanya melihat saja dan tidak membelinya.


"keberuntungan memang tidak kemana!" Batin Gu fei.


Gu fei mendekati mesin tersebut dengan perlahan dan alangkah terkejut dirinya ketika ada seseorang yang memegang tangannya.


"Hah?" Gu fei langsung menoleh ke belakang dan melihat seorang iblis yang tidak ia kenal.


"Siapa?" Kata Gu fei.


Orang itu hanya menarik Gu fei dan berbicara sepatah kata dengan Gu fei.


"Nona" Kata iblis tersebut dengan muka menangis karena terharu.

__ADS_1


"Siapa kamu?" Tanya Gu fei.


"Maaf, saya baru menemukan dirimu sekarang" Kata orang itu menangis.


"Jangan menangis?, siapa nonamu?" Kata Gu fei panik.


"Nona mungkin tak mengenal saya, tapi saya mengenal nona!" Kata iblis tersebut.


"Lalu?" Tanya Gu fei.


"Kamu adalah nonaku, Nona dari klan mata merah" Gumam iblis itu.


"Hah?" Gu fei kebingungan dengan perkataan iblis itu.


"Aku harus berhati hati!, identitas diriku adalah rahasia" Batin Gu fei mengerutkan dahi.


"Nona Hiasa" Gumam iblis tersebut.


"Sekarang saya bisa tenang bertemu dengan Tuan dan Nyonya" Kata iblis tersebut tersenyum riang meski masih menangis.


Perlahan lahan dari tubuh iblis tersebut muncullah cahaya berwarna biru. Dia tiba tiba menghilang dan meninggalkan sebuah gulungan.


"Apa maksudnya?" Gumam Gu fei masih terkejut.


"Apakah aku benar.." Batin Gu fei sambil melihat kedua tangannya.


"Aku.. Aku.." Gumam Gu fei mengerutkan dahi.

__ADS_1


__ADS_2