
"Byurr" Suara seseorang terjun ke air.
"Zin, semoga kau baik baik saja! jadi tunggu aku!" Batin Za Can terus berenang ke bawah.
"Siapa itu.." Batin Gu fei dengan keadaan bingung hampir tidak sadar dan tubuhnya sangat lemah.
"Zin!" Batin Za Can mencoba meraih tangan Gu fei.
Namun selaput selaput itu terus mencoba menarik Gu fei agar tergelam lebih dalam lagi.
Dengan kondisi Gu fei yang sekarang bahkan merasakan tanganya sendiri sudah sangat susah sehingga ia terus tergelam lebih dalam.
"Zin! Bertahanlah!" Batij Za Can khawatir dengan wajah pucat Gu fei.
Hingga akhirnya Za Can bisa meraih tangan Gu fei dan menariknya.
Selaput selaput itu juga tidak mau kalah dan mencoba menarik Gu fei agar turun kebawah.
Pertarungan ini terus berlangsung hingga Za Can berfikir bahwa jika kondisi seperti ini terus terjadi maka Zin akan mati.
Kemudian Za Can mengeluarkan pedangnya dan menebas selaput selaput itu agar tidak menarik Gu fei.
Sekarang Kondisi Gu fei semakin memburuk, pemasukan udara Gu fei habis menyebabkan Gu fei tidak sadarkan diri, sementara permukaan air masih jauh.
Hingga yang terjadi Za Can tiba tiba mencium Gu fei sambil memberikannya udara.
__ADS_1
Wajah pucat Gu fei juga perlahan lahan pudar karena udara yang dibagikan Za Can.
Za Can yang mencium Gu fei juga tampak gugup telinganya memerah.
"Maaf Zin, aku harus melakukannya kalo tidak kau akan mati!" Batin Za Can melepaskan ciumannya dan terus berenang naik ke permukaan.
Hingga tiba di permukaan Za Can berteriak sambil memberikan kode untuk dibukanya garasi kapal.
Setelah garasi kapal dibuka sebagian kru langsung mengerumuni pintu masuk untuk membantu Za Can naik.
"Uhuk!" Batuk Za Can sambil meletakkan tubuh Gu fei dilantai.
Ada seseorang dari belakang Za Can yang berjalam membawa sepasang handuk.
"Hmm" Jawab Za Can merebut handuk tersebut.
"Awas aja ya lo kalo nanti udah nikah sama aku!" Batin jahat orang itu.
#Cerita masa lalu Za Can di next episode guys.
Za Can langsung menyelimuti Gu fei dan menggendong Gu fei ke kamar Za Can.
"Zin.. maaf aku telat" Batin Za Can.
Sesampai dikamar Za Can, Za Can membaringkan Gu fei diatas tempat tidurnya.
__ADS_1
Lalu memanggil pelayan wanita untuk mengganti pakaian Gu fei.
Setelah itu Za Can mandi dan berganti pakaian.
Za Can keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah ia siapkan.
Za Can langsung mendekati tempat tidur yang sedang dibaringi Gu fei.
"Zui.. aku merasa kau dan Zin adalah orang yang sama" Gumam Za Can mengecek suhu tubuh Gu fei dengan meletakan tangannya di jidat Gu fei.
"Eh kok panas?" Gumam Za Can menjadi sedikit kaget.
Za Can langsung berlari keluar dan memanggil orang untuk memeriksa Gu fei.
"Maaf tuan nona ini dalam keadaan demam tinggi" kata orang itu setelah memeriksa Gu fei.
"Demam ya?" Batin Za Can.
"Maaf ketua saya lancang namun saya bisa merawat orang demam!" Teriak seseorang yang tadi memberikan handuk kepada Za Can.
"Bunuh dulu dia lalu tikam pusatnya!" Batin jahat orang itu.
"Aku memang cerdas! tidak sia sia aku meminta izin bunda dan ayahanda untuk pergi mencari Za Can" Batin orang itu.
"Baik, kau rawatlah Zin dengan baik" Kata Za Can duduk di kursi dekat ranjang.
__ADS_1