Supir Pribadi Penjaga Hati

Supir Pribadi Penjaga Hati
Oppa... Salanghae


__ADS_3

Sisil menyandarkan kepala nya, dia pura pura tertidur di dalam mobil, hati nya tak kuasa menahan malu karena sikap nya hari ini kepada Alex.


''Mau mampir dulu ke pantai tidak? kita cari udara segar.'' Tanya Alex.


''Boleh...'' Jawab Sisil dengan sedikit membuka mata,dia membenarkan posisi duduk nya.


Sisil sedikit mencuri pandang, dia melihat Alex yang menggunakan kemeja berwarna biru muda dengan celana jeans berwarna coklat,di tambah kaca mata hitam yang menyempurnakan penampilan nya.


Akhirnya mereka sampai di tepi pantai. Terdengar suara ombak bergemuruh, di tambah angin pantai yang menyibakkan rambut panjang Sisil.


Mereka duduk di bebatuan tepi pantai.


''Nah, Sekarang cerita sama aku, kenapa kamu tiba tiba marah dan mendiamkan aku seharian?'' Tanya Alex, menatap gadis cantik yang berada di hadapan nya.


''Apaan...?'' Tanya Sisil, ''Aku tidak marah ko,'' Ucapnya lagi berbohong, ''Itu cuma perasaan oppa saja kali.'' Tambah nya sembari memalingkan wajah nya yang terlihat merah bersemu.


''Beneran...?'' Tanya Alex tidak percaya. Dia mendekatkan wajah dirinya dengan wajah Sisil, memandang Sisil dengan senyum tipis di bibir nya, membuat Sisil salah tingkah.


''Bohong...'' Jawab Alex, sembari mencubit pelan kedua pipi mulus Sisil.


''Aduh... sakit tau.'' Ucap Sisil mengusap pipi yang kini bertambah merah.


''Aku tidak tau, seperti nya ada perasaan aneh, yang menyusup ke dalam hati aku.'' Ucap sisil terdiam sejenak, ''perasaan yang belum pernah aku rasakan sebelum nya.'' Tambah nya lagi.


''Maksud kamu apa?'' Tanya Alex dengan nada serius.


Sisil terdiam, dia memandang ombak yang bergulung jauh di tengah lautan, diri nya seperti sedang menata perasaan nya, merangkaikan kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan nya kepada supir tampan yang kini duduk di sebelah nya.


''Mungkin kah perasaan itu adalah perasaan cinta?'' Sisil meneruskan ucapan nya.


''Kamu bercanda ya?'' Tanya Alex.


''Oppa salanghae...'' Ucap Sisil, ''serius'' tambah nya lagi.


Alex tertawa terbahak bahak, bukan karena menertawakan perasaan Sisil tapi karena dia tidak mengerti sama sekali dengan apa yang di ucapkan Sisil.


''Ko kamu malah ketawa si?'' Tanya Sisil kesal.


''Aku bukan nya menertawakan kamu lho, tapi sungguh aku benar benar tidak mengerti 'Salanghae' itu artinya apa ya?'' Jawab Alex menghentikan tawa nya,dan mengganti ekspresi wajah nya dengan wajah serius.


Kali ini gantian Sisil yang tertawa, dia tertawa lepas, sampai mata nya mengeluarkan air.

__ADS_1


''Kamu lucu ya...'' Ucap Sisil di sela sela tawa nya.


Alex hanya terdiam dengan senyum kecil, memandang wajah cantik Sisil yang tertawa lepas, membuat nya terlihat lebih cantik 10x lipat di mata Alex.


''Aku jelasin ya,'' ucap Sisil menghentikan tawa nya, ''salanghae itu bahasa Korea yang artinya 'I love you' dalam bahasa Inggris. 'Aku cinta kamu' dalam bahasa Indonesia...'' Jawab Sisil dengan tawa yang masih terselip di bibir nya.


Alex terdiam, sungguh hati nya terhenyak mendengar kata 'I love you' yang terucap dari mulut mungil Sisil.


''Maksud nya...?'' Alex berpura pura tidak mengerti.


''Aku cinta sama kamu Lex, aku sudah tidak tahan menyembunyikan perasaan ini lagi...'' Ucap Sisil yang sudah memasang wajah serius.


''Sisil...'' ucap Alex, ''Kamu yakin dengan perasaan kamu?'' tambah nya, ''aku ini cuma supir, umur ku sudah hampir 31 tahun, usia yang matang untuk menikah, sedangkan kamu, gadis cantik anak dari seorang pengusaha kaya,dan umur kamu baru 21 tahun. memang nya kamu siap kalau suatu saat nanti aku tiba tiba melamar kamu untuk menikah sama aku?'' Jelas Alex panjang lebar.


Sisil terdiam sejenak, dia memikirkan setiap kata yang keluar dari mulut Alex, mata nya tak henti menatap wajah tampan Alex,hingga membuat Alex sedikit salah tingkah.


''Aku tidak peduli oppa, aku bahkan siap jika kamu ngelamar aku sekarang juga, beneran deh.'' Jawab Sisil dengan nada meyakinkan.


Alex tersenyum... Dia mengecup bibir mungil Sisil, yang membuat Sisil membelalakan matanya karena kaget, Alex membenamkan bibir nya di bibir merah Sisil, cukup lama hingga membuat Sisil memejamkan mata nya.


''I love you to...'' Jawab Alex melepaskan bibirnya dari bibir merah Sisil.


Dengan senyum lebar Sisil memeluk tubuh Alex, mendekap erat, dan mencium wangi tubuh Alex yang seperti terapi bagi nya.


''I love you to.'' Jawab Alex.


*****


Sore hari masih di hari yang sama.


Seorang wanita cantik membunyikan bel rumah Sisil.


Ting tong... Ting tong...


Terdengar suara bel rumah. BI Surti dengan langkah setengah berlari, membuka kan pintu.


Sisil berjalan menuruni tangga, wajah nya tampak berseri seri karena hari ini dia baru saja resmi pacaran dengan supir tampan nya.


Tiba tiba Bi Surti menghampiri Sisil


''Maaf Non, di luar ada tamu.'' Ucap bi Surti.

__ADS_1


''Tamu siapa bi? tumben jam segini ada tamu.'' Jawab Sisil.


Kemudian dia berjalan ke pintu depan, untuk melihat siapa tamu yang di maksud Pembantu Rumah Tangga nya tersebut.


''Permisi,'' Sisil menyapa seorang wanita yang berdiri di teras rumah nya, ''anda mencari siapa ya?'' Tanya Sisil lagi.


Wanita itu pun menoleh, wajah nya yang cantik dengan memakai dress berwarna hijau muda, tak lupa tas berwarna senada dengan dress yang di kenakan nya, tergantung di tangan kanan nya.


''Selamat sore...'' Sapa wanita tersebut.


''Tante siapa ya? ada yang bisa saya bantu?'' Tanya Sisil.


''Kamu pasti Frisillia?'' tanya wanita tersebut, ''perkenalkan, saya Angel, teman dekat nya Mas Lionel'' Ucap nya,dengan mengulurkan tangan kepada Sisil.


Dengan wajah heran Sisil menerima uluran tangan Angel.


''Silahkan masuk, saya tinggal dulu sebentar ya.'' Ucap Sisil.


Sisil ke dalam rumah nya, dia meraih handphone yang berada di saku celana nya.


Kemudian dia menelpon Tuan Lionel.


''Halo... Papih dimana, cepat pulang Pih, ada wanita yang bernama Angel, mengaku sebagai teman dekat Papih, maksud nya apa ya?'' Tanya Sisil dengan suara cepat,Tanpa membiarkan Tuan Lionel menjawab terlebih dahulu.


''Frisillia... Tenang dulu ya, bicara nya pelan pelan dong, Papih bingung mau jawab yang mana dulu.'' Suara Tuan Lionel terdengar di balik telpon.


''Pokok nya,Papih pulang sekarang.'' Jawab Sisil dengan penuh penekanan, dan langsung menutup telpon nya.


Sementara itu Angel yang sudah berada di dalam rumah, berjalan berkeliling melihat lihat rumah kekasih nya.


'Sebentar lagi aku akan menjadi nyonya rumah di rumah ini''


Ucap nya dengan tersenyum licik.


Sisil menggerutu kesal,dia berjalan mondar mandir di halaman belakang rumah nya.


'Jadi Papih beneran mau bawain aku mommy baru, awas aja ya Papih kalau pulang''


Ucap Sisil berbicara sendiri. Wajah nya terlihat Manahan amarah.


*****

__ADS_1


jangan lupa tekan like, sama vote nya ya. Hadiah nya juga jangan sampai ketinggalan. terima kasih.


__ADS_2