Supir Pribadi Penjaga Hati

Supir Pribadi Penjaga Hati
Tak akan meninggalkan mu


__ADS_3

Alex memandangi mobil putih yang terparkir di halaman rumah besar milik majikan nya,entah mengapa ada perasaan minder di dalam hati kecil nya, dia merasa bukan siapa siapa dan tidak punya apa apa yang bisa dia banggakan sebagai kekasih Sisil, keluarga nya pun berasal dari keluarga sederhana, berbanding terbalik dengan Alvin, yang sudah pasti dia berasal dari keluarga berada.


Sisil melambaikan tangan nya kepada Alvin yang sudah hendak meninggalkan kediaman nya, senyum tipis terlihat dari bibir merah nya.


Dia masuk ke dalam rumah, dan orang pertama yang dia cari adalah, kekasih tercinta nya.


Sisil berjalan menuju kamar Alex, sesampai nya di sana dia membuka pintu kamar,tapi tidak menemukan Alex berada di sana. Dia meraih handphone hendak menelpon Alex, tapi handphone milik nya sudah dalam keadaan tidak aktif.


Akhirnya nya dia berjalan menuju halaman belakang rumah nya, mata nya masih mencari keberadaan Alex, lalu dia bertemu dengan Bi Surti dan bertanya kepada nya.


''Bi... lihat Alex tidak?'' Tanya Sisil.


''Mas Alex di sana Non, lagi duduk di kursi.'' Jawab Bi Surti, tangan nya menunjuk keberadaan Alex yang sedang duduk di kursi kayu di samping rumah.


Sisil menghampiri Alex, dia melingkar kan tangan di leher Alex dari arah belakang.


''Oppa...'' Sisil berbisik di telinga Alex, membuat bulu kuduk nya berdiri seketika.


''Sudah puas Non jalan jalan nya?.'' Tanya Alex dengan menyindir.


''He...he...he...'' Sisil tertawa tipis.


Sisil duduk di pangkuan Alex, mendekat kan wajah nya tepat di hadapan Alex, tangan nya masih dia lingkarkan di leher milik kekasih nya.


''Kamu cemburu?'' Tanya Sisil


''Cemburu?'' tanya Alex sinis, ''siapa yang cemburu? aku tidak cemburu sama sekali.'' Tambah nya lagi dengan memalingkan wajah nya yang berada sangat dekat dengan wajah Sisil.


Sisil meraih wajah tampan alex, menghadapkan wajah tampan nya tepat di hadapan paras cantik nya.


Sisil mengecup pelan bibir kekasih nya, dia mencoba menghibur kekasih nya dengan satu kecupan kecil.


Tangan Alex tampak meraih pinggang Sisil, membenamkan bibir nya dengan bibir Sisil yang tampak merah menggoda.


''Jangan ngambek lagi ya.'' Ucap Sisil pelan sesaat setelah melepaskan ciumannya.


Alex menganggukan kepala nya, dia memeluk erat kekasih cantiknya, entah mengapa, perasaan cinta nya semakin dalam terhadap Sisil, begitu pun sebalik nya, Sisil memeluk erat Alex, dia pun sangat mencintai kekasih tampan nya itu.


***


Ke esokan harinya.


Sisil baru saja pulang dari kampus, seperti biasa Alex selalu menemani nya kemana pun dia pergi.

__ADS_1


Sisil keluar dari mobil nya, dia melihat ada mobil berwarna hitam terparkir di halaman rumah nya, dia sendiri tidak tau siapa pemilik dari mobil tersebut.


''Seperti nya ada tamu.'' Ucap Alex yang berdiri di samping Sisil.


''Ia nih, aku juga tidak tau punya siapa.'' Jawab Sisil memperhatikan mobil tersebut.


Mereka berdua masuk ke dalam rumah, berjalan dari pintu samping yang berada di dalam garasi mobil.


Sisil melihat Angel, kekasih dari Tuan Lionel, dia sedang berjalan jalan melihat seisi rumah.


''Tante Angel...'' Sisil memanggil calon Ibu sambung nya tersebut.


''Eh Sisil,'' jawab Angel, di menghampiri Sisil dan mengulurkan tangan nya untuk bersalaman dengan Sisil, ''kamu baru pulang kuliah.'' Tanya nya lagi.


''Iya Tante, Tante lagi ngapain di sini?'' Tanya Sisil sambil menerima uluran tangan Angel, dan mencium punggung tangan nya.


''Tante sengaja datang kemari ingin bertemu sama kamu.'' Jawab Angel, dia melirik ke arah Alex yang berdiri tepat di belakang Sisil, ''dia siapa ya?'' Tanya Angel menatap wajah tampan Alex.


''Oh... kenalin dia Alex, supir aku.'' Jawab Sisil.


Alex membungkuk kan badan nya tanda hormat kepada Angel yang merupakan calon istri dari majikan nya.


''Tampan juga.'' Jawab Angel dengan sedikit tersenyum.


''Saya permisi ke belakang dulu.'' Ucap Alex meninggalkan mereka berdua.


Sebenarnya Sisil merasa risih dengan kehadiran Angel di rumah nya, dia belum merasa di perkenalkan secara resmi oleh Tuan Lionel, tapi seperti nya Angel sudah tidak sabar untuk segera menjadi Nyonya Rumah di kediaman nya.


''Silahkan duduk Tante.'' Sisil mempersilahkan Angel duduk, di ruang Televisi, di tempat yang biasa dia habis kan untuk bersantai sehabis kuliah.Mereka pun duduk, saling berhadapan.


Tak lama kemudian Bi Surti membawakan beberapa makanan ringan dan Teh hangat untuk Angel dan Sisil. Angel meraih cangkir dan menyeruput nya pelan.


''Tante turut bersuka cita atas meninggal nya Ibu kamu, Tante juga mohon maaf yang sedalam dalam nya karena tidak bisa hadir di pemakaman.'' Ucap Angel dengan nada lembut.


''Tidak apa apa Tante, Mommy sudah tenang di alam sana.'' Jawab Sisil dengan singkat.


Angel meraih tangan Sisil, dia menggenggam erat kedua tangan Sisil.


''Tante berjanji, akan menjadi Ibu sambung sekaligus Istri yang baik, untuk kamu dan Papih kamu.'' Ucap Angel dengan percaya diri.


Sisil hanya mengerutkan kan kening nya, mereka baru 2 kali bertemu, tapi Angel sudah berani berkata seperti itu.


"Apa Papih beneran serius sama dia"

__ADS_1


Ucap nya dalam hati.


''Iya Tante, saya akan selalu menerima siapa pun yang akan mendampingi hidup Papih, asalkan dia bahagia.'' Ucap Sisil dengan tersenyum tipis.


Angel sungguh lega mendengar ucapan Sisil, dia merasa benar benar akan segera menjadi Nyonya Lionel, pengusaha kaya dengan banyak harta, karena menikah dengan pria kaya adalah impian nya dari dulu,tak peduli meskipun dia seorang Duda dengan satu putri.


Senyum licik mengembang dari bibir Angel, dia akan memikirkan bagaimana caranya menaklukan gadis yang sekarang ada di hadapan nya, agar dia menjadi anak yang penurut ketika dia menjadi Ibu sambung nya kelak.


Setelah berbincang lama, akhirnya Angel pamit pulang, dia berjanji akan sering mengunjungi Sisil, agar Sisil tidak terlalu kesepian tinggal di rumah besar sendirian.


Setelah Angel pergi, Sisil merentangkan tubuh nya di kursi empuk yang biasa dia duduki, dia meraih handphone dari dalam tas nya.


Lalu dia mengirim pesan teks kepada Alex.


Sisil : "Oppa lagi apa?"


Alex : "Aku lagi rebahan di kamar"


Sisil : "Mau aku temenin"


Alex : "Emang calon Mommy kamu sudah pulang"


Sisil : "Sudah barusan"


Alex : " Oh...."


Sisil :" Serius nih,mau aku temenin tidak?''


Alex : "Tidak usah, bisa bisa aku di pecat sama Papih kamu"


Sisil : "He..he..he.."


Alex : "Kamu istirahat juga ya, kasian kamu pasti capek"


Sisil : "Iya oppa, aku capek banget, aku istirahat dulu ya"


Alex : "Oke"


Sisil : "I love you..."


Alex : "I love you to..."


Begitulah isi chat dari pasangan kekasih yang sedang di mabuk asmara, sisil tersenyum bahagia, kemudian dia memasukkan kembali handphone nya ke dalam tas.

__ADS_1


*****


Jangan lupa tekan like sama vote nya ya, Terima kasih.


__ADS_2