
Setelah memasuki kota , Cow Li segera mencari tempat makan , bagaimanapun juga dia harus makan , Meskipun sudah menjadi Dewa , tidak makan atau tidak tidur selama jutaan tahun itu tidak masalah.
Tetapi berbeda dengan Cow Li , makan dan tidur adalah suatu keharusan . Buat apa punya mulut tidak untuk makan ,buat apa punya badan tidak untuk tiduran , pikirnya.
Karena telah sekian lama berjalan,dan tidak menemukan tempat makan, akhirnya Cow Li memutuskan untuk bertanya pada orang.
' Tuan , mau tanya , apakah didekat sini ada rumah makan ?'. tanya Cow Li pada pria paruh baya yang sedang duduk dipinggir jalan.
' Kalo ada, bisakah tuan menunjukan jalannya ?'. lanjutnya.
' Ada tuan , tuan bisa ikuti jalan ini , lurus terus , sekitar 200 meter belok kanan,lalu belok kiri , setelah 50 meter tuan belok kanan lagi , lurus...200 meter ada rumah makan cat warna perak itu tempatnya. '. jawab pria paruh baya sembari menunjukan arah jalan.
Mendengar penjelasan pria paruh baya , Cow Li mengerutkan kening .
' Bukankah itu tempatnya ?' . Ucap Cow Li sembari menunjuk tempat makan yang tepat didepannya , hanya saja rumah makan berada diseberang sungai .
' Hehe iya tuan , itu tempatnya '. jawab pria paruh baya dengan anggukan.
' Kenapa tidak bilang daritadi itu tempatnya , malah muter-muter tidak jelas '. ucap Cow Li kesal merasa dipermainkan. Padahal rumah makan ada didepan matanya.
Entah siapa yang bodoh , yang jelas, yang ditanya ,dengan yang tanya ,sama-sama saklek.
' hehe saya kira tuan mau jalan kaki kesana , karena tempat makan diseberang sungai'. jawab pria paruh baya menggaruk kepalanya yang tidak gatal .
' Apa tuan mau menyelam kesana , atau menyebrang ?'
' Kalo mau menyebrang kebetulan saya menawarkan jasa penyebrangan '. lanjut pria paruh baya menujuk perahu yang diikat ditepi sungai.
' Aku mau menyebrang '. jawab Cow Li santai.
' Kalau begitu tuan silahkan ikuti saya, biaya penyebrangan satu orang 1 koin perak '. kata pria paruh baya sembari melepas ikatan perahu.
' Karena tuan bawa kerbau , tuan dikenai biaya 2 koin perak '.
' Tidak masalah '. jawab Cow Li singkat.
Setelah dapat penyebrangan akhirnya Cow Li bisa sampai ketempat rumah makan.
' Tuan , ada yang bisa saya bantu ?, mau makan , atau mau menginap?'. tanya wanita yang lumayan cantik pelayan rumah makan Bunga Perak dengan ramah .Tetapi matanya tidak lepas menatap pemuda yang tampan didepannya , dengan tatapan aneh.
' Dua - duanya '. jawab Cow Li santai.
' Silahkan tuan ikuti saya , tetapi maaf, sebaiknya kerbau tuan diikat saja didepan sana'. ucap pelayan wanita sembari menunjuk pohon yang ada didepan rumah makan.
' Baik , tapi aku minta rumput untuk kerbauku , karena sudah 3 hari tidak makan '. Jawab Cow Li .
__ADS_1
' Jangan khawatir tuan , rumput dikandang kambing kami masih banyak '.sahut pelayan wanita tersenyum.
' Sial , aku ini Harimau , kenapa dikasih makan rumput ! , tuan kamu sangat kejam !'. rutuk Bai Li dalam hati.
Sambil menunggu makanan datang , Cow Li mengeluarkan sebatang rokok lalu menghisapnya dengan santai sembari menikmati kopi yang dibeli dari toko system .
Orang-orang yang berada disekitarnya memandangnya dengan tatapan aneh .
Sedang asik santai menikmati kopi dan sebatang rokok ditangannya, tiba- tiba...
Brugh !
Tiba-tiba ada seorang wanita cantik didekatnya, lalu tanpa sungkan langsung memeluk tangan kiri Cow Li.
' Ini suamiku , kalian jangan macam-macam denganku !'. pekik wanita cantik itu kepada segerombolan orang yang mengejarnya.
Cow Li yang kaget ada wanita tak tahu malu disebelahnya ,hanya mengerutkan kening .
' Suami matamu , pernah kawin denganmu juga enggak '. gumam Cow Li dalam hati merasa aneh.
' Haha apakah kami percaya begitu saja ?'. ayolah nona ikut dengan kami ,dan layani kami '. ucap pemuda dengan wajah pas-pasan tetapi terlihat tampan karena anak orang kaya.
' tenang saja aku akan memberi kenikmatan yang kau sendiri akan susah mengungkapkannya dengan kata-kata'. Lanjutnya.
Cow Li yang dari tadi diam ,dengan cepat mampu membaca situasi .
Jika tidak salah tebakannya secara kasar , wanita disebelahnya menjadikan Cow Li tameng ,untuk menjauhkan dirinya dari gerombolan pemuda yang mengejarnya.
' Hay bocah , apa benar dia wanitamu ?!. ucap pemuda yang wajahnya pas-pasan geram.
'Kalau iya kenapa'. jawab Cow Li dingin.
' Apa buktinya kalau dia wanitamu !'. sahut pemuda itu dengan tatapan jijik.
'Mau bukti?'. jawab Cow Li , lalu menatap wanita disebelahnya, tanpa persetujuannya lalu Cow Li langsung mencium bibir wanita tersebut dengan lembut.
Wanita cantik tersebut langsung terkejut , pemuda disebelahnya berani mencium bibirnya tanpa memberi aba-aba.
Ibarat keluar dari mulut Gorila , masuk mulut biawak , yang tadinya ingin menjadikan Cow Li tameng malah berakhir dengan ciuman pertamanya direnggut oleh pemuda madesu yang ia tidak kenal sama sekali .
Sungguh keputusan yang mendatangkan penyesalan yang besar. Tapi apa daya, nasi sudah menjadi bubur , mau tidak mau ia juga harus mengikuti permainan Cow Li.
Walaupun itu terlihat sangat kaku, karena ciuman pertamanya , tetapi ia harus mengimbanginya. Mau tidak mau , terpaksa tidak terpaksa.
Melihat wanita buruannya berciuman bersama pria lain didepannya , membuat pemuda yang wajahnya pas-pasan sangat marah .
__ADS_1
' Serahkan wanitamu , kalau kau tidak ingin menyesal nanti '. ucap pemuda itu dengan geram.
' Kau tidak tahu berhadapan dengan siapa '.
' Aku Cang Ming , tuan muda Ming anak penguasa kota ini , apa kau buta hah ?!. Cang Ming menggertakan giginya.
Semua orang yang melihat kelakuan Cow Li sangat disayangkan , banyak orang yang merasa kasian melihatnya. Dia tidak tahu dengan siapa dia berhadapan .
Cang Ming ,anak penguasa kota , yang terkenal kejam dan arogan , yang tidak segan-segan membunuh lawannya , dan juga tidak segan-segan menggauli isteri orang didepan suaminya.
Melihat tindakan Cow Li, sangat disayangkan ,sungguh pemuda yang ingin mempercepat kematiannya.
Tentu bukan Cow Li namanya yang tetap acuh tak acuh , yang tidak perduli dengan Cang Ming . Ia tetap mencium wanita cantik didepannya. Tanpa perduli orang-orang sekitarnya.
' Tenang istriku , anggap saja mereka kambing, yang sedang melihat kita '. ucap Cow Li acuh tai acuh.
' karena dunia ini adalah milik kita berdua '. lanjut Cow Li penuh kasih sayang, sembari tangannya meremas gunung kenyal milik wanita cantik didepannya.
Cang Ming semakin naik tensi darahnya , apa yang Cow Li katakan adalah suatu penghinaan besar baginya.
' Serang dia ! bawa kepalanya kepadaku !'. raung Cang Ming.
Semua bawahan yang mendapat perintah dari tuanya, segera melesat menyerang Cow Li.
Wussh !
Sebelum serangan seluruh bawahan sampai , Cow Li yang masih ******* bibir lembut wanita cantik yang ada didepannya , dengan santai ia mengibaskan tangannya.
Wussh !
Boom , Boom , Boom !
Seluruh bawahan Cang Ming terpental mundur menabrak apa saja dibelakangnya . Lalu semua tak sadarkan diri.
Setelah itu Cow Li berdiri sejenak lalu berjalan kearah Cang Ming ,sembari berkata'. Manusia sepertimu sepertinya harus diberi sedikit pelajaran , membimbingmu dengan kekerasan mungkin itu solusi yang tepat.
Dengan santainya Cow Li menampar mulut Cang Ming !
'Mulutmu sangat bau , enyahlah '.
Plak !
Boom !
Cang Ming terlempar cukup jauh, menabrak apa saja dibelakanganya, seperti nasib bawahanya , lalu tak sadarkan diri, dengan mulut bengkak monyong seperti Gorila.
__ADS_1