
Setelah memusnahkan keluarga Wu , dengan santai mengeluarkan sebatang rokok dan menyalakannya , kemudian duduk dipuing-puing bangunan .
Buush ! asap rokok keluar dari mulut sang pendekar lembah surga .
' Sementara Aku akan menunggu disini dulu , siapa tahu seperti biasanya leluhurnya datang belakangan kekeke..'. kekeh Cow Li sendirian seperti orang gila.
Satu jam kemudian .
' Hadeeh..kenapa leluhurnya tidak datang ? apakah takut kepada sang pendekar ini , bwahaha ..'. tawa Cow Li terbahak bahak sendirian sudah mirip sekali dengan orang gila.
( Ding )
( Gemblung kamu yah ! leluhur Wu tidak akan datang , karena dia sudah di Alam Immortal )
( Cepat susul She Sui , pamitan ! Aku akan kirim kamu ke Alam Fana secepatnya )
' Kenapa kamu tidak bilang daritadi !'. sahut Cow Li kesal , karena merasa dipermainkan oleh system.
Dengan wajah kesal Cow Li langsung menghilang dari kekosongan untuk mencari She Sui yang sedang mengantarkan Su Niu.
Beberapa detik kemudian..
Wush !
Tap..tap..
' Hehe untung aku sudah menandai jiwa She Sui , jadi tidak perlu repot repot aku mencarinya , mempunyai teknik penciptaan memang sangat nyaman'. kekeh Cow Li dalam hati , ia kini sudah berada di tempat Su Niu karena She Sui masih berada disana.
' Hay sayangku ..apa kau sedang menunggu pendekar dari lembah surga ini ?'. ucap Cow Li yang membuat She Sui dan Su Niu ingin muntah darah.
' Kenapa kamu cepat sekali , apa sudah membereskan keluarga Wu ?'. She Sui tidak menjawab pertanyaan Cow Li , tetapi malah balik bertanya.
' Sudah dong , masalah kecil sekali sikat beres.'. jawab Cow Li membanggakan diri sembari mendongakan kepalanya keatas.
' Benar itu tuan pendekar ?' Sahut Su Niu dengan nada lembut.
' Apakah kamu meragukan pendekar dari lembah surga ini ?'. Cow Li tersenyum lembut.
__ADS_1
' Ayo kita cari penginapan hari sudah malam '. sahut She Sui menyela perbincangan mereka.
' Sebaiknya kalian menginap ditempatku saja, kebetulan ayah dan ibuku tidak ada , aku minta kalian menemaniku disini, bisa kan? '. sahut Su Niu menyarankan.
' Ide yang bagus '. jawab Cow Li tersenyum lebar karena senang, ia berfikir jika menginap dirumah Su Niu , iaakan mendapatkan dua lembah surga sekaligus. Jadi Cow Li tidak ingin membuang kesempatan langka.
She Sui hanya mengangguk , kemudian melotot kepada Cow Li lalu berkata'. Awas kalau kamu berani macam-macam kepada Su Niu , aku tidak segan-segan untuk memotong belutmu !'. bisik She Sui pada Cow Li dengan nada ancaman.
' Si siapa yang macam macam ?'. Mendengar ancaman She Sui membuat Cow Li bergidik ngeri .
' Kamu !'. bentak She Sui.
' Hadeeh , wanita kalau sedang marah memang sangat menyeramkan , badak saja kalah '. gumam Cow Li dalam hati.
Singkat cerita .
Sekarang Cow Li dan She Sui sudah berada dikamar yang telah disediakan oleh Su Niu , kamar mereka adalah kamar dari orang tua Su Niu yang kebetulan tidak ada dirumah. Karena rumah Su Niu kecil hanya punya dua kamar saja, oleh karena itu Su Niu menyuruh mereka untuk tidur dikamar ayah dan ibunya.
' Sui'er kenapa tidur kita seperti orang yang sedang musuhan ?'. tanya Cow Li frustasi , karena tidur mereka saling membelakangi ,walaupun satu ranjang.
' Agar kamu gak macam macam padaku '. jawab She Sui singkat .
' Jangan harap '. Jawab She Sui singkat yang membuat Cow Li ingin menangis mendengarnya.
' Sayangku , apa kamu bisa membantuku , sepertinya aku ini keseleo , rasanya pegal sekali '. ucap Cow Li memelas licik.
' Apanya yang keseleo ?'. She Sui membalikan badan , sebagai kekasih yang baik ia juga khawatir jika calon suaminya kenapa napa.
' Ininya , rasanya sangat pegal , apakah kamu bisa mengurutnya ?'. wajah Cow Li pura-pura memelas sembari menunjukan belut tampannya yang sudah menjulang tinggi .
She Sui terkejut , ketika melihat belut Cow Li yang besar dan tangguh sudah berdiri dengan gagahnya. Wajahnya seketika memerah karena malu , tetapi seketika ada keinginan untuk memegangnya.
' A apa yang harus aku lakukan ?'. ucap She Sui terbata , karena malu.
' Kamu urut dengan lembut , '. sahut Cow Li sembari membimbing tangan She Sui untuk memegangnya'.
' Begini caranya '. lanjut Cow Li mengarahkan tangan She Sui untuk bergerak naik turun. Dan She Sui menurutinya , kini gerakan tangan She Shi naik turun seperti sedang mengocok botol aqua.
__ADS_1
Slap ! slap ! slap !
' Bagaimana rasanya , apakah sudah baikan?'. tanya She Sui ingin tahu.
' Sangat nyaman , tetapi sepertinya ini tidak akan bakal sembuh jika hanya begini '. sahut Cow Li pura pura sedih.
' Terus aku harus bagaimana ?'. tanya She Sui yang sudah masuk perangkap setan yang bernama Cow Li.
' Jalan satu satunya adalah dengan lembah surgamu '. Cow Li berpura-pura menghela nafas berat.
' Baiklah kalau begitu , aku tidak ingin kamu kenapa-napa'. She Sui sudah benar-benar masuk kedalam perangkap Setan , ia kini membuka kain yang menutupi lembah surganya , terpampang jelas lembah surga milik She Sui yang sedikit tumbuh rerumputan.
' Apa kamu tidak mengapa ? aku tidak akan memaksa jika kamu tidak mau membantu menyembuhkan keseleo ku ini '. Cow Li pura-pura tidak memaksa agar terkesan baik .
' Tidak mengapa , lakukanlah '.
' Baiklah kalau begitu , kamu memang wanita yang paling pengertian yang pernah aku kenal'. Cow Li membual yang membuat hati She Sui hangat seperti telur yang habis di angkremi oleh induknya.
Tak menunggu lama Cow Li langsung menempatkan posisi belut agungnya didepan lubang lembah surga milik She Sui dengan tepat dan hati hati. Tetapi sebelum memasukinya tiba-tiba....
Pyaar ...!
' Kenapa dengan belutku ! '. Cow Li terkejut karena tiba-tiba belut agungnya menjadi serpihan cahaya , dan menghilang dalam kekosongan.
' Ada apa Li'er ?'. tanya She Sui mengerutkan kening.
' Belutku menghilang ! '. sahut Cow Li panik.
( Ding )
( Waktu tuan sudah habis , aku harus mengirim Tuan ke Alam Fana sekarang )
' System Sialan.....! ' Raung Cow Li ingin menangis , bersamaan dengan itu tubuh Cow Li perlahan menjadi serpihan cahaya, ia sangat kesal kenapa system mengirim ke Alam Fana disaat ia ingin melakukan pelepasan sebagai acara perpisahan , sungguh system yang tidak manusiawi. Pikirnya.
' Li'eer ! '. pekik She Sui panik karena tubuh Cow Li perlahan menghilang menjadi serpihan cahaya . She Sui sangat panik dengan apa yang terjadi pada kekasihnya .
' Maaf She Sui aku harus pergi ke Alam Fana , tunggu aku disini , aku akan kembali untukmu.... ! '
__ADS_1
Bersambung...