
BOOOOOM !
Ba Li mengeluarkan teknik terkuatnya , menciptakan energi Qi berbentuk cakar dari tangannya yang cukup besar .
Dengan kecepatan yang secepat kilat , tanpa perlawanan yang berarti, sekelompok Barongan mati sia-sia menjadi segumpal daging yang berceceran dimana-mana.
Qing Yi yang sebelumnya belum pernah melihat pembunuhan , kini tubuhnya bergetar hebat , tersirat diwajahnya dengan ketakutan yang mendalam.
' A apa ?'. Qing Yi tak bisa memahami apa yang ia lihat , rasanya seperti mimpi . Serangan Ba Li tak kenal ampun , membunuh dalam hitungan detik , tanpa menyisakan sedikitpun.
Ba Li yang melihat ada jejak ketakutan diwajah nyonya mudanya , langsung menghampirinya .
' tenang nyonya , semua akan baik-baik saja '. Ba Li menenangkan Qing Yi. Lalu melirik ke musuh bebuyutannya , siapa lagi kalo bukan Cow Li.
' Bocah ada huru hara , bisa-bisanya masih enak tidur mendengkur seperti itu ? itu anak terbuat dari apa sih kupingnya '. gumam Ba Li menggelengkan kepalanya .
Lalu bali mengeluarkan pil penenang dari cincin ruangnya dan memberikan pada Qing Yi .
' Ini nyonya , minumlah pil ini , agar perasaan nyonya sedikit lebih baik '. tawar Ba Li dengan sopan.
' Kita harus segera melanjutkan perjalanan '. lanjutnya .
Emm '. Qing Yi mengangguk .
__ADS_1
Melihat Qing Yi yang ingin mengangkat Cow Li keatas punggung Ba Li , Ba Li segera berkata'. Tidak usah dinaikan kepunggungku nyonya , biar tuan ditarik saja pake tali '.
' Hah , aku tidak tahu ada demdam apa diantara kalian , seperti musuh bebuyutan saja '. Qing Yi menghela nafaa ringan , lalu naik kepunggung Ba Li.
Setelah kaki Cow Li selesai diikat oleh Ba Li , kemudian mereka melanjutkan perjalanan.
' Benar-benar tidurnya seperti orang mati , diseret pakai tali pun tidak juga bangun '. gumam Ba Li menggelengkan kepala sembari melihat kebelakang.
Puluhan menit pun berlalu , mereka terus melakukan perjalanan tanpa berhenti untuk beristirahat , tanpa terasa hari sudah menjelang pagi .
' Ba Li, sepertinya itu ada desa , bagaimana kalau kita singgah dulu untuk istirahat dan mencari makan ,'. Saran Qing Yi sembari menunjuk kearah desa yang tidak jauh didepannya.
' Baik nyonya '. jawab Ba Li setuju.
' Tunggu, aku akan msmbangunkan Li'er dulu '. Ucap Qing Yi turun lalu membangunkan calon suaminya.
' Apa? makan ? mana makanannya , ayo kita makan, bwahaha.. !'. sahut Cow Li yang langsung bangun dari tidurnya .
Ba Li melihat Cow Li yang langsung bangun dari tidurnya, ketika mendengar kata makanan , seketika mengerutkan keningnya ,lalu bergumam ' Anak Setan , dengar kata makanan langsung bangun '.
' ih , suamik , baru dengar kata makanan langsung bangun , kemarin ada perampok yang bertarung dengan Ba Li , suamik tidak bangun ?'. Qing Yi merucutkan bibirnya.
' Siapa yang bertarung dengan perampok ? si Kebo apa ? sudah mati belum dia?, bwahaha'.jawab Cow Li sekenanya .
__ADS_1
Ba Li langsung memasang wajah jelek , tetapi hanya diam saja, tidak menanggapi omongan Cow Li , percuma juga adu mulut dengan Cow Li , tidak akan menang.
Mending gulat sama Hulk , daripada adu mulut dengan Cow Li. pikirnya.
Setelah membangunkan Cow Li , kemudian mereka melanjutkan perjalanan menuju desa yang tak jauh didepannya.
--------------
Sementara di kekaisaran Qing .
' Sudah ada kabar dari bawahanmu belum jendral ?'. ucap Kaisar Qing Ji dengan wajah yang tampak gelisah .
' Maaf yang mulia , bawahan kami sudah menelusuri seluruh kota di kekaisaran Qing ini , tetapi tidak menemukan tuan putri '. jawab jendral dengan tertunduk hormat.
' Hah , anak itu benar - benar menyusahkan '. kaisar Qing menghela nafas berat sembari menatap langit-langit.
' Ma maaf yang mulia , tetapi ada satu kota yang belum kami telusuri '. ucap sang Jendral dengan hati-hati .
' Dimana itu '. sahut Kaisar Qing singkat.
' Kota Huang , kota kecil yang dekat dengan hutan monster, '. jawab sang jendral memberitahu.
' Cepat kesana , puteriku harus segera ditemukan'. Perintah kaisar Qing Ji pada jendral.
__ADS_1
' Kita hanya punya waktu 1 bulan , jika puteriku tidak ditemukan , maka terpaksa kita harus menghadapi kekaisaran Wu '. lanjut kaisar Qing Ji menghela nafas berat tak berdaya. Ada jejak kegelisahan diwajahnya .
' Baik yang mulia , akan segera laksanakan '. jawab sang jendral hormat ,lalu bergegas pergi.