System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Pembantaian Sepihak


__ADS_3

Kemunculan Lian yang secara tiba-tiba membuat mereka terkejut, pedang karatan yang penuh darah membuat mereka berfikir jika pria bercaping jerami lah yang membantai bawahan mereka secara acak.


' Sial ! kau yang membunuh bawahan kami ! kau harus mati ! ' raung Bambang marah .


' Tembak !' lanjut Bambang memerintah .


Mendengar seruan Bambang semua bawahan langsung menembaki Lian dengan ganas.


Dor ! Dor ! Dor !


Shriiiing...!


Pluk ! pluk ! pluk !


Lagi-lagi para bawahan mereka terpenggal secara acak, setelah hilangnya Cow Li dari pandangan mereka .


' Sial , ternyata mereka para kultivator , aku harus segera menghubungi keluarga Birawa '.gumam Mahesa tertekan , dia yakin tidak ada yang bisa menandingi kekuatannya , ternyata kelompok Naga juga para kultivator , yang membuat ia terkejut kekuatan mereka melebihi kekuatannya.


Mahesa segera menghubungi keluarga Birawa , keluarga tersembunyi selama ini mendukung kekuasaannya sebagai big Bos para Mafia.


Keluarga Birawa adalah keluarga kultivator yang cukup menyembunyikan identitasnya dari publik .


Wush !


Pluk ! pluk ! pluk !


Cow Li terus membantai mereka secara acak , yang membuat mereka tertekan dan mulai ketakutan.


' Di dia monster '


' Di dia Iblis '.


Melihat pembantaian yang dilakukan Cow Li secara sepihak , membuat semua orang menjadi panik dan ketakutan.

__ADS_1


' Menyerah dan tunduk padaku atau mati '. ucap Cow Li tersenyum lebar , yang tiba-tiba muncul dari kekosongan.


Diam.


Walaupun mereka semua ahli beladiri , tetapi mereka sadar kekuatan mereka didepan orang yang memakai caping hanyalah semut .


' Aku hanya ingin kalian tunduk pada kelompok Naga , jika melawan aku tak akan segan meminum darah kalian '. lanjut Cow Li tersenyum santai .


' Membunuh orang dengan tersenyum lebar dan meminun darahnya, dia benar-benar iblis haus darah '. gumam mereka masing -masing, dan berfikir sama jika menyerah adalah solusinya daripada melawan mati sia-sia.


' Ka kami menyerah tuan'. ucap mereka serempak.


' Hahaha begitu kan enak '. sahut Cow Li santai , kemudian melihat Mahesa yang diam mematung.


' Hay pak tua , mulai saat ini , kelompok Naga yang menguasai seluruh bisnis bawah tanah , jika ada yang melawan , maka jawabannya adalah mati'. lanjut Cow Li memperingati.


' Jangan bermimpi ! ' sahut Mahesa yang langsung menyerang Cow Li.


Wush !


Slap !


BOOM !


Serangan ganas Mahesa diblokir dengan mudah oleh Cow Li , sebelum pukulan sampai kearah Cow Li , dengan mudah Cow Li menendang perut Mahesa sehingga terpelanting di lantai dan mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.


Melihat Mahesa tergeletak ditanah , dengan santai Cow Li menghampirinya.


' Sudah aku katakan , jika melawan maka harus mati '. dengan tersenyum lebar Cow Li berkata, kemudian menusukan pedang karatannya ke jidat Mahesa.


Srek !


Crak !

__ADS_1


Pedang masuk ke jidat Mahesa hingga menembus belakang kepala , seketika Mahesa mati dengan mata melotot seolah tak percaya .


' Ini peringatan buat kalian , melawan akan mati'. dengan santai Cow Li berkata.


' Apa kalian mau tunduk padaku ?'. lanjut Cow Li bertanya sembari menatap mereka semua.


' Ka kami menyatakan tunduk kepada tuan '.jawab mereka serempak dengan tubuh bergetar tanpa berani menatap Cow Li.


' Haha sangat nyaman.., kalau begitu aku akan bersih -bersih dulu '. sahut Cow Li tertawa kemudian melesat kearah Bambang dan Waluyo.


Wush !


Slap !


BOOM ! BOOM !


' Ke kenapa kau '.


Crak ! Crak !


Ekh ! ekh !


' Aku tidak butuh alasan '. ucap Cow Li tersenyum lebar memotong perkataan Bambang dan Waluyo sembari menebas leher mereka berdua.


Seketika keduanya mati dengan tubuh bersimbah darah yang keluar deras dari leher mereka berdua.


' Kalian ! minum darahnya sebagai tanda kalian adalah bagian dari kelompok Naga haha !'. teriak Cow Li tertawa senang ,seperti iblis yang tidak mengenal belas kasihan.


' Ba baik tuan !'.jawab mereka serempak , kemudian dengan wajah sedikit enggan mereka terpaksa meminum darah Bambang dan Waluyo yang terus mengalir deras seperti air mancur.


Bersambung ..


----------000------------

__ADS_1


Maaf ya gaes Cow Li masih sakit ,update jadi gak menentu , cerita juga jadi garing , gak tahu kenapa mata kalau lihat layar HP terasa perih , seperti habis main sabun lupa ngucek mata .


__ADS_2