
Setelah mereka mengobrol sambil makan cukup lama di restuarant Bunga Lotus , akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal di kota Jiang lebih lama.
Hari demi hari mereka telah lalui , melakukan aktivitas seperti biasa , jalan-jalan menikmati indahnya kota Jiang , belanja , makan , tidur dan tidak lupa melakukan pelepasan setiap malam dan setiap ada kesempatan. Dan tidak lupa Fei Si juga selalu mendapat jatah pelepasan. Hidup mereka benar-benar sangat nyaman .
Dan anehnya mereka tidak pernah Datang Bulan , wanita di alam kultiva memang tidak Datang Bulan , jadi seorang pria bisa kapan saja meminta jatah kepada wanitanya, itulah kelebihan alam kultiva , berbeda di alam fana , seorang wanita normal pasti akan Datang Bulan ketika pada saatnya .
Jadi kadang banyak suami yang stres ketika istrinya Datang Bulan dalam waktu lama , ingin main sabun sudah tidak cocok lagi , ingin pelepasan isterinya sedang Datang Bulan , apa tidak membuat stres kalau begitu ?
Lupakan tentang Datang Bulan.
Dua Minggu kemudian .
Kini di aula pertemuan kekaisaran Qing sedang kedatangan putra mahkota kekaisaran Wu dan utusan kekaisaran Wu.
' Bagaimana Kaisar , apakah tuan puteri sudah ditemukan ? apa itu hanya akal-akalan anda saja untuk menyembunyikannya dariku '. ucap Wu Tian putra mahkota kekaisaran Wu datar.
' Kami tidak menyembunyikan putri kami kepada putra mahkota Wu , apa yang kami katakan adalah benar, putri kami menghilang ,dan kami sudah mencoba mencari tetapi hasilnya masih belum ditemukan'. jawab Qing Ji .
' Apakah kami percaya gitu saja kaisar Qing , jika kalian mempermainkan kami , maka tidak segan-segan kami untuk bertindak berlebihan '. sahut Wu Seng Jendral kekaisaran Wu yang diutus untuk mengikuti putra mahkota sebagai utusan kekaisaran Wu.
' Jaga bicaramu jendral Seng !'. sahut Qing Dong salah satu jendral kekaisaran Qing geram.
' Haha ada apa denganmu jendral Dong , apakah kamu ingin menggertaku ?'. Wu Seng tertawa mengejek.
' Kau !'.
' Cukup !'. ucap kaisar Qing mengangkat tangan kanannya menghentikan mereka, lalu menatap Wu Tian dan berkata' . Putra mahkota seharusnya percaya kepada kami , putri kami benar-benar menghilang , sesaat acara perjodohan itu , sampai sekarang kami juga terus berusaha mencarinya'. Qing Ji tersenyum
__ADS_1
' Maaf kaisar , kami sudah memberi waktu 1 bulan , dan ini sudah waktunya untuk kami menagih janji kami kepada anda '. sahut Wu Tian datar.
' Kami mohon kepada putera mahkota dan sampalkan kepada ayah anda untuk sedikit memberi waktu kepada kami , dan kami akan berusaha untuk mencari puteri kami'. ucap Qing Ji tenang.
' Tidak bisa '. sahut Wu Tian arogan , yang membuat semua jendral kekaisaran Qing yang hadir disana , geram .
Meskipun kekaisaran Qing lebih lemah dari mereka , tetapi jangan sampai harga diri diinjak - injak , apalagi oleh bocah ingusan seperti Wu Tian .
Wu Tian memang putra mahkota yang terkenal arogan ,dan mempermainkan banyak wanita, selain itu ia juga dikenal dengan suka bermain api dengan isteri orang , suka mabuk dan suka pergi kepelacuran .
' Apa tidak ada cara lain untuk kita mencari solusi putra mahkota Wu ?'. ucap Qing Ji masih bersikap tenang.
' Tidak ada cara lain , kalian tunggu saja kehancuran kekaisaran Qing '. sahut Wu Tian datar kemudian mengajak semua utusan kekaisaran Wu pergi.
' Kalian sangat sombong sekali , kami juga punya harga diri !'. raung Jendral Qing Dong sembari melesat kearah Wu Tian dan menyerangnya.
Jendral Dong adalah adik dari kaisara Qing Ji , ia sebagai adik seorang kaisar tentunya tidak terima jika kakaknya dipermalukan oleh mereka .
Wush !
BOOM !
' Jendral Dong apakah itu sikap seorang kesatria menyerang orang dari belakang !'. ucap Wu Seng geram .
' Sampah seperti kalian memang harus dimusnahkan '. lanjut Wu Seng menatap jendral Dong jijik, lalu menoleh ke para utusan kekaisaran Wu , dan berkata .
' Kalian jaga putra mahkota dan beritahu tanda darurat ! aku akan menghadapi bajingan ini !'.
__ADS_1
Mereka serempak melindungi putra mahkota Wu Tian dan memberi tanda darurat yang sudah mereka persiapkan .
Kekaisaran Wu memang sudah siap berperang , oleh karena itu selain mengirim utusan , kekaisaran Wu juga mengirim pasukan , dan bermarkas diperbatasan kekaisaran Wu dan kekaisaran Qing. Jika ada sesuatu yang tidak diinginkan mereka tinggal menyerang saja.
Ternyata benar , sesuatu yang tidak diinginkan telah terjadi , maka dengan sangat siap mereka melakukan penyerangan. Berbeda dengan kekaisaran Qing , mereka belum begitu siap untuk berperang .
' Kau lawanku jendral Dong !'. raung Wu Seng menyerang Qing Dong.
' Tinju Penghancur Bumi !'
Wush
' Telapak Samudra Penyapu !
Wush !
BOOOOM !
Serangan jendral Wu dan Jendral Dong saling bertabrakan , menciptakan fluktuasi energi yang cukup kuat , membuat aula pertemuan yang cukup besar bergetar ,orang-orang yang berada diaula berhambur keluar, dampak energi dari kekuatan besar menyapu kesegala arah.
Jendral Dong dan jendral Seng adalah jendral terkuat dari masing - masing kekaisaran , oleh karena itu setiap serangannya sangat mematikan , antara keduanya terlihat sangat seimbang. Karena kedua ranah kultivasi mereka sama , yaitu diranah Langit tahap menengah , satu tahap lebih rendah dari kaisar mereka masing-masing.
BOOM !
BOOM !
Pertempuran pun pecah antara utusan kekaisaran Wu dengan para prajurit kekaisaran Qing .
__ADS_1
Putra mahkota Wu Tian sudah dibawa pergi oleh utusan mereka yang lain untuk menuju keperbatasan dengan artefak kapal terbang mereka .
Genderang perang telah dikumandangkan.