System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Ada Apa Dengan Karin ?


__ADS_3

Setelah bos Revan membunuh Antonio , kemudian ia menyuruh bawahannya untuk mengirimkan mayat Antonio kekeluarganya.


' Bawa dia ke keluargannya , jika keluarga mereka tidak terima , habisi saja mereka , jika kalian tidak sanggup , hubungi saja aku '. dengan dingin bos Revan memerintah .


' Baik bos '. jawab semua bawahan serempak, kemudian mereka menyeret Antonio keluar.


Sementara disisi lain.


Diana terus menggandeng tangan Lian , yang membuat Karin semakin panas dan tertekan .


Diana cantik , kecantikannya bisa dikatakan setara dengan dirinya , yang membuat Karin sangat tertekan adalah takut jika Lian akan tergiur oleh payudara Diana yang besar.


Karena bila dibandingkan dengan payudara milik nya , punya Diana lebih besar.


' Pikiran apa ini , Lian tidak mungkin seperti itu, aku tidak boleh memikirkan yang tidak tidak '. gumam Karin frustasi.


' Kak Lian , sampai jumpa dilain waktu '. ucap Diana tersenyum lembut.


' Iya , semoga kita bisa bertemu lagi dilain waktu'. jawab Cow Li tersenyum santai.


Panas !


Mendegar jawaban Cow Li kepada Diana , membuat hati Karin semakin panas , ia tidak sanggup lagi menahan gejolak hatinya .


Karin langsung masuk kedalam mobil , tanpa sadar Karin membanting pintu mobil dengan keras.


Melihat tingkah Karin membuat Lian , Diana dan Sonia kebingungan . Terutama Diana , ia merasa bersalah , karena ia juga seorang wanita , jadi ia tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada Karin .


' Ya sudah , aku pulang dulu , sampai bertemu kembali '. ucap Cow Li santai kemudian beranjak masuk mobil .

__ADS_1


' Iya hati-hati Lian , hati hati Karin '. sahut Diana dan Sonia serempak.


Setelah melihat kepergian Lian dan Karin , Sonia yang daritadi diam berkata '. Nadia apakah kamu menyukai suami kontrak Karin ?'.


' Hanya wanita bodoh yang tidak menyukainya'. jawab Diana singkat sembari tersenyum penuh misteri.


' Ayo kita pulang '. lanjutnya sembari menuju mobil yang diparkir tidak jauh darinya.


Mendengar jawaban Diana , membuat Sonia mengerutkan keningnya ,sambil mengikuti Diana dari belakang kemudian berkata kembali '. Kamu benaran menyukai suami Karin ?'.


' Kalau iya kenapa , bukannya Karin tidak menyukainya ? bahkan Lian hanya suami kontraknya '.


' Kamu tahu sendiri kan ceritanya , Karin juga masih menyukai kekasihnya Jhony Gorila '. sahut Diana menoleh kearah Sonia.


' Jadi apa salahnya jika aku menyukai Lian suami kontrak Karin ?'. imbuh Diana tersenyum tipis.


Disisi Lain.


Cow Li masih terus melajukan mobilnya menuju kearah pulang , Karin yang duduk disebelahnya terlihat dingin tanpa berbicara sepatah katapun.


' Apa kamu menyukai Nadia sahabatku '. Karin tiba-tiba membuka suara sembari terus menatap kearah jendela mobil.


' Hem ? biasa aja , memang kenapa ?'. jawab Cow Li menoleh kearah Karin.


' Tidak mengapa '. sahut Karin dingin.


' Jika kamu suka pada dia , juga tidak apa -apa '. lanjutnya.


' Benarkah ? berarti aku boleh menyukai Diana ?'. jawab Cow Li tersenyum lebar .

__ADS_1


' Turunkan aku disini '. ucap Karin dingin.


' Ha ? turun disini ? rumah masih jauh , kenapa kamu ingin turun disini ?'. jawab Cow Li bingung.


' Turunkan aku disini cepat ! '.


' Kamu dengar kata kataku tidak !'. bentak Karin kesal.


' Hadeeh..kenapa jadi begini ?'. gumam Cow Li masih bingung dengan sikap Karin , kemudian ia menghentikan mobilnya ke tepi jalan.


Setelah mobil berhenti , Karin langsung keluar dan membanting pintu mobilnya sambil berucap '. Aku pulang sendiri naik taksi '.


Cow Li yang ikut turun hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal , benar-benar bingung dengan sikap istri kontraknya yang tiba-tiba berubah.


' Ada apa dengan Karin ?'. gumam Cow Li yang melihat Karin yang sudah pergi dengan taksi .


' Hadeeh..wanita memang susah dimengerti '. gumam Cow Li , kemudian masuk ke mobil , dan melajukan kembali kearah jalan pulang .


Sementara di dalam taksi , Karin terlihat sangat kesal .


' Dasar laki laki buaya !'. gumam Karin menggertakan giginya .


' Kita mau kemana non ?'. tanya supir taksi.


' Antar aku ke Butterfly Bar'. jawab Karin singkat.


' Baik Non '. jawab supir taksi mengangguk , kemudian melajukan taksinya kearah Butterfly Bar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2