
Isteri Gu Ja menangis histeris ketika melihat darah yang mengalir deras keluar dari mulut suaminya , kemudian ia berlari untuk menolongnya.
' Tolong tuan ampuni nyawa suamiku , apa salah kami sehingga kau tega melakukan ini semua.. '. tangis kesedihan dimata isteri Gu Ja memohon.
' Hahaha apa salah kalian ? apakah kalian tidak sadar diri hah ? betapa bejadnya keluarga kalian kepada orang lain .' jawab Cow Li tertawa dingin.
Diam.
Mereka semua diam ketika mendengar kata-kata dari Cow Li , apa yang Cow Li katakan adalah mutlak kebenaran , Keluarga mereka memang terkenal sangat arogan dan tidak mengenal belas kasian kepada siapapun. Siapa saja yang berani menyinggung keluarga Gu , sudah dapat dipastikan akan berakhir dengan kematian , itulah faktanya.
' Tolong tuan , ampunilah nyawa suamiku , apapun yang kamu inginkan aku akan penuhi..'. istri Gu Ja menangis memohon.
' Benarkah ?'. jawab Cow Li menyeringai kejam .
' iya, apapun itu aku akan memenuhinya'. Isteri Gu Ja mengangguk cepat.
' Aku ingin potong tanganmu , lalu masukan kedalam air yang mendidih ini '. jawab Cow Li dingin sembari menjentikan jarinya menciptakan kolam kecil berisi air yang sangat mendidih.
Ekh ! Ekh ! ekh !
Suara Gu Ja ingin melarang isterinya, tetapi dia tidak bisa berbicara karena mulutnya masih disumpal pedang karatan Cow Li.
Gu Ma , Ma Chi , Gu Chi dan lainnya tidak bisa berbuat apa - apa , mereka hanya menatap tak berdaya , dan melihat Cow Li dengan kebencian . Ingin melawanpun percuma karena kekuatan mereka semua tersegel.
' Baik tuan , asalkan tuan berjanji melepaskan suamiku '. sahut isteri Gu Ja penuh tekad. Kemidian ia mengambil pedang diruang penyimpanannya.
Crak ! Crash !
Isteri Gu Ja memotong tangan kirinya , kemudian dengan cepat melemparkannya ke kolam air mendidih .
__ADS_1
Gu Ja yang melihat istrinya memotong tangannya sendiri ,hanya bisa mengeluarkan air mata saja . Terlihat kesedihan yang mendalam diwajahnya.
' Tu tuan aku sudah melakukan apa yang kamu inginkan , sekarang bebaskanlah suamiku '. ucap istri Gu Ja memohon sembari menahan rasa sakit ditangan kirimya yang terpotong.
' Baik akan aku bebaskan suamimu dari dunia ini , ahahaha '. Jawab Cow Li tertawa lantang , lalu kaki kanannya menginjak kepala Gu Ja dengan kuat, sehingga kepala Gu Ja pecah seketika.
Prakh !
Suara renyah kepala Gu Ja .
'Tidak ...!
Kau binatang..!
Bajingan...!
Suara riuh sumpah serapah istri Gu Ja dan semua keluarga Gu pun pecah , ketika melihat Cow Li menginjak kepala Gu Ja hingga pecah.
Isteri Gu Ja yang berada tidak jauh dari Gu Ja , langsung menangis histeris , kemudian tidak sadarkan diri.
' Akan ku bunuh kau !' raung Gu Ma yang melihat adiknya dibunuh oleh Cow Li ,sembari berlari kearah Cow Li menyabetkan pedang yang ia keluarkan dari cincin ruangnya.
Gu Ma sudah tidak tahan menahan kemarahan didalam hatimya, menjadikan dia tidak bisa berfikir jernih lagi .
Wush !
Gu Ma menyabetkan pedang kearah Cow Li , dengan santainya Cow Li menghindar kesamping kiri , lalu kaki kanan menendang lutut Gu Ma hingga patah , yang menyebabkan Gu Ma tersungkur jatuh ke tanah.
Setelah Gu Ma jatuh tersungkur di tanah , kemudian dengan santai kaki kanan Cow Li menginjak kepala Gu Ma .
__ADS_1
' Kau tua bangka yang tidak tahu diri , belum giliranmu untuk bermain denganku'. ucap Cow Li dingin . sembari menatap Gu Ma dengan jijik.
' Si siapa kau sebenarnya '. Gu Ma menggertakan giginya bertanya.
' Agar kematianmu tidak penasaran , maka aku akan memberitahumu '. ucap Cow Li tersenyum dingin.
' Aku adalah orang yang ingin kau bunuh '. lanjut Cow Li kemudian membuka tudungnya.
Gu Ma terkejut , apalagi dengan Gu Chi , dia lebih terkejut dan ketakutan saat melihat orang yang sangat kejam didepannya adalah orang yang ia inginkan kematiannya.
Setelah membuka tudungnya , kemudian Cow Li menatap Gu Chi dengan dingin , lalu berkata ' Aku ingin bermain denganmu '.
' Kau , kau jangat mendekat '. Gu Chi sangat ketakutan , ia melihat Cow Li seperti iblis yang haus darah.
Gu Chi perlahan melangkah mundur dengan wajah ketakutan ,tetapi dalam sekejap Cow Li sudah didepannya , lalu menjambak rambut Gu Chi.
' To Tolong ampuni nyawaku tuan..'. Gu Chi menangis sejadi-jadinya memohon belas kasihan.
Tetapi Cow Li tidak perduli , dia terus menjambak rambut Gu Chi dan menyeretnya kearah kolam air mendidih , kemudian memasukan wajah Gu Chi kedalam air mendidih tersebut.
' Kamu sangat bermuka tebal , tidak tahu malu , wanita yang sudah menjadi milik orang lain, ingin kau miliki juga' ucap Cow Li dingin.
' Muka tebal sepertimu harusnya diberi sedikit pelajaran '.
' Berkacalah dalam air mendidih ini '. lanjut Cow Li dingin sembari tangannya memasukan wajah Gu Chi pada kolam air mendidih.
' Bush !
Arrgh.....!
__ADS_1
Suara teriakan kesakitan Gu Chi menggema , sangat jelas jika Gu Chi merasakan sakit yang teramat sangat . Bisa kita bayangkan bagaimana wajah dimasukan kedalam air mendidih . kalian bayangkan sendiri saja hehe.