
Ledakan hebat yang terjadi dikediaman keluarga Cang telah menyita perhatian penduduk setempat.
Banyak warga yang berdatangan, hanya ingin melihat apa yang sebenarnya telah terjadi dikediaman keluarga Cang .
Jelas semua warga dibuat terkejut ,ketika melihat kehancuran kediaman keluarga Cang .
Selain terkejut , mereka juga banyak yang mengucapkan rasa syukur ,atas musnahnya keluarga Cang dari dunia ini. Karena mereka sudah lama memendam kebencian kepada keluarga Cang.
Karena Keluarga Cang terkenal arogan dan sikap yang semena-mena kepada penduduk setempat. Tak segan membunuh atau menindas pada orang-orang yang lemah.
' Akhirnya selama ini yang kita harapkan , terkabul juga , keluarga Cang musnah dari dunia ini'. ucap pria paruh baya kepada temannya.
' Iya ,kita harus merayakan rasa syukur ini '. sahut teman pria paruh baya tersenyum bahagia.
' Akhirnya dendam dan doaku telah terbalaskan, Rasa sakitku telah sedikit terobati, walaupun mungkin tak akan ada obatnya '. ucap pria dewasa yang berumur sekitar 40an.
' Rasa sakit dimana ketika aku melihat isteri dan putriku di gauli oleh bajingan Cang Ming didepan mataku sendiri '. terlintas rasa amarah dan dendam pada wajah pria dewasa tersebut.
Disisi lain.
' Sukurlah , bajingan Cang De telah mati , hati ini terasa bahagia , bajingan itu tidak akan minta jatah lagi , ketika suamiku sedang pergi '. ucap wanita dewasa sekitar umur 40an yang masih terlihat seksi, dengan penuh rasa syukur dalam hati.
' Jadi kamu juga sering digauli oleh tuan Cang De?'. tanya wanita dewasa disebelahnya umur 38an, yang lumayan montoks dan seksi ,ketika mendengar ucapan temannya itu.
' Iya , ketika suami pergi '. jawab wanita tersebut tersimpan rasa kebencian yang mendalam. Dia tidak berani menolak karena diancam oleh Cang De.
' Kalau begitu berarti sama , Cang De juga sering minta jatah padaku ketika suami pergi '.
' Walaupun belutnya kecil dan tak bertahan lama , tetapi rasa sensasinya membuatku kadang ingin merasakannya lagi'. jawab wanita dewasa umur 38an yang montoks dan seksi itu.
' Owh....MATAMU !'. sahut temannya kesal lalu pergi.
Semua warga yang berdatangan untuk melihat keadaan keluarga Cang , kini telah kembali kerumah masing-masing dengan membawa rasa syukur yang mendalam didalam hati. Terlintas kebahagiaan diwajah mereka masing-masing.
Keluarga yang telah mereka benci sekarang telah musnah , untuk meluapkan rasa sukur , semua warga berencana akan membuat pesta syukuran secara besar-besaran dan akan mengangkat tuan kota baru.
__ADS_1
----
Sementara direruntuhan bangunan bekas kediaman keluarga Cang , muncul sosok pemuda tampan yang mukanya hitam seperti abu gosong ,karena terkena abu bekas bangunan yang terbakar .
Yah, pemuda itu adalah Cow Li , raja pemalas dari desa Suma.
' Sial , kenapa aku tidak menghindar dulu tadi ! '. umpat Cow Li pada dirinya sendiri. Bagimana dia tidak kesal , dia ikut terkena serangannya sendiri, ketika dia menggunakan teknik penciptaan untuk menghancurkan keluarga Cang .
Mungkin hanya Cow Li kultivator bodoh yang menyerang diri sendiri.
( Ding )
( Selamat , tuan telah mendapat 50 triliyun poin system karena telah membunuh kultivator busuk ranah Penempaan dan ranah Bumi)
( Ding )
( Selamat , tuan mendapat hadiah 50 ribu koin emas)
( Ding )
( Tuan harus cepat menyelesaikan misi , agar hutang tuan dapat terlunasi )
Hadeeh..
' Eh ?.system , apa kamu sudah tidak merajuk lagi ?'xixi..'. kekeh Cow Li meledek.
( GA ! )
' Aiish , dilihat dari suaramu dan yang suka ambekan gitu ,apa jangan-jangan kamu seorang wanita ? '. tanya Cow Li menyelidik.
( Memang benar, jika aku punya bentuk ,aku adalah seorang wanita )
( Tapi tuan jangan tanya terus , sekarang cepat selesaikan misi dari system, hutang tuan segera dilunasi )
'Haiis..wanita memang susah dimengerti, pantesan ngambek ketika aku menggauli Qing Yi '. ucap Cow Li , lalu mengeluarkan teknik penciptaan ruang dan waktu.
__ADS_1
Dengan santai Cow Li masuk kedalam ruang waktu menuju ke penginapan Bunga Perak.
------
Tap , tap..
' Siapa kamu ! '. Qing Yi terkejut ketika ada orang yang tiba-tiba muncul didepannya.
' Apa kamu sudah melupakan calon suamimu yang tampan ini ?'. ucap Cow Li mengerutkan kening .
' Eh ternyata kamu calon suami, kenapa penampilanmu seperti itu ?.
' Mirip orang habis bongkar batubara '. Qing Yi menahan tawa .
Hadeeh..
' Aku mandi dulu '. ucap Cow Li
' Aku ikut '. sahut Qing Yi.
' Dengan senang hati '.
Lalu mereka bergegas kekamar mandi .
----------------------
Maaf Novel Ini bergenre Dewasa , Komedi dan Kultivasi .
Harap bijak dalam memilih bacaan.
Jangan Lupa Like dan Komen .
Terserah mau komen busuk atau komen apa.
Agar author semangat updatenya. terima kasih.
__ADS_1