
Tasya sudah tidak perduli dengan orang yang menunggunya dirumah , orang yang berjuang demi kebahagiaannya, demi kesuksesannya dan demi diakui oleh orang-orang yang dulu membuly nya , tetapi apa balasannya , dia lebih memilih mengejar cintanya ,daripada menghargai orang yang selalu memperjuangkannya.
Memang benar Lian tak sekaya Alex, tetapi dia punya cinta yang tulus daripada Alex.
Tetapi memang ada benarnya , kebanyakan wanita lebih memilih harta , karena itu adalah fitrahnya.
Slap ! slap ! slap !
Tasya dengan rakusnya me la hap belut hitam dan kecil Alex .
Oh...
Alex mendesah .
' Bee ..buka celanamu , aku sudah tidak tahan lagi'. ucap Alex yang sudah tidak tahan lagi dengan permainan Tasya, kerena Tasya sangat pandai mempermainkan belut kecilnya .
Tasya tidak menjawabnya , ia dengan segera melepas C D nya yang berwarna pink ,tanpa melepas roknya.
' Kamu yang diatas Bee..'. Alex mengarahkan Tasya , dan membimbing lembah surga Tasya yang sudah basah melahap belut kecilnya , kini posisi Tasya duduk didepan Alex .
Blees..!
Auw..
' Ayo Bee goyang ..'. ucap Alex sembari me me gang pantat Tasya lalu menggerakannya naik turun, sedangkan mulut Alex menghisap payudara Tasya.
__ADS_1
Plak ! plak ! plak !
Suara hentakan kulit paha Tasya dan Alex .
Di luar mobil.
' Bro ..bro...ada hantu ! , ucap salah satu pemuda yang sedang mau mengambil mobil ditempat parkir.
' Mana bro !'. sahut temannya penasaran.
' Itu ada mobil yang bergoyang sendiri..!'. tunjuk pemuda itu memberitahu.
' Ah sial , mobilnya bergoyang sendiri , benar ada hantu ! ayo kita lari ! '. sahut temannya , kemudian mereka berdua berlari ketekutan.
Di Dalam mobil.
' Bee..aku mau keluar Bee..aku tidak tahan lagi..'. Alex sudah memuncak dan akan pelepasan.
Tasya terus bergoyang naik turun tanpa memperdulikan ucapan Alex. Walaupun belut Alex kecil tidak sebesar belut Lian yang besar dan tahan lama , tetapi menurut Tasya , Alex tetap yang terbaik , karena perasaan Tasya hanya untuk Alex.
' Mau dikeluarin di dalam apa di luar Bee..'. Alex meminta saran
' Di dalam saja Alex sayang..'. sahut Tasya berwajah masam , sebenarnya ia belum puas , karena Alex baru 1 menit sudah keluar, berbeda dengan Cow Lian , ia benar-benar membuat Tasya sangat puas , Belut Lian selain besar , ia juga tahan lama. Tetapi bagi Tasya tetap Alex lah yang terbaik menurutnya.
Cruuts..
__ADS_1
Alex sudah mengeluarkan air sucinya didalam lembah Tasya.
' Makasih Bee..kamu memang terbaik '. Alex mengecup kening Tasya.
' Kamu yang terhebat '. sahut Tasya tersenyum lembut.
Kemudian mereka mengambil tisyu untuk membersihkan sisa - sisa air suci yang menempel di paha. ketika Tasya sedang membersihkan lembah surganya dengan tisyu , tiba-tiba telpon selulernya berbunyi.
Ding !
Sambil membersihkan lembah surga nya dengan tisyu , Tasya membuka pesan dari telpon selulernya, yang ternyata ada pesan dari Lian suaminya.
( Met malam ya sayang , semangat kerjanya , jangan lupa istirahat yang cukup , jangan lupa makan , aku takut kamu sakit disana ) Pesan dari Lian.
' Ya' jawab Tasya singkat.
Setelah membalas pesan singkat pada Lian , Tasya memakai C D nya kembali. Kemudian menoleh ke Alex yang dari tadi diam kelelahan .
' Bee tolong bersihkan belutku dari sisa-sisa air suci yang menempel , aku males membersihkannya , aku capek '. ucap Alex yang masih terpejam karena kelelahan.
' Oke sayang '. dengan sigap Tasya membersihkan belut kecil Alex dengan tisyu.
' Setelah ini kita mau kemana ?'. tanya Tasya kepada Alex sembari membersihkan belut kecil Alex.
' Kita ke Hotel yang aku pesan , kamu menginap bersamaku saja selama 2 minggu ini'. ucap Alex santai.
__ADS_1
' Baik ' jawab Tasya.
Bersambung....