
Setelah melepas tali yang mengikat tangan dan kaki Karin , Cow Li langsung melanjutkan tidurnya.
Plak !
Tiba - tiba Karin menamparnya , yang membuat Cow Li kaget dan terbangun .
' Kenapa kamu menamparku ?'. tanya Cow Li mengerutkan kening.
' Jangan coba-coba meninggalkan bajingan , setelah kamu lakukan semua ini padaku !'. ucap Karin mendengus kemudian memeluk erat suaminya.
' Hehe..apa kamu takut aku meninggalkanmu sayang ? ' kekeh Cow Li sambil mengusap lembut kepala Karin.
' Hem '. Karin mengangguk.
' Apa kamu lupa dengan perjanjian kontrak pernikahan kita ?'. tanya Cow Li sekali lagi.
' Omong kosong dengan perjanjian kontrak , kamu miliku seutuhnya'. jawab Karin megeratkan pelukannya. Karin benar benar takut kehilangan suaminya .
Mendengar jawaban isterinya Cow Li hanya tersenyum , kemudian mengecup kening Karin dan mereka berdua memutuskan untuk melanjutkan tidur.
Di sisi lain.
Lita dan Diana Wu sedang makan di resturant yang mewah , Diana Wu sangat senang dengan Lita si gadis kecil yang cantik dan cerdas.
Diana Wu berfikir untuk mengadopsinya menjadikan Lita anak angkatnya , tidak tahu kenapa perasaan Diana Wu kepada Lita menjadi sayang seperti ibu kepada anaknya.
' Kak , setelah ini apa kita akan mencari ayah ?'. tanya Lita dengan wajah polos.
' Kita mencari ayah kamu besok pagi saja ya , malam ini kita menginap di hotel ini dulu , tidak apa apa kan ?'. jawab Diana Wu tersenyum lembut.
' Iya tidak apa apa kak '. Lita mengangguk sambil terus makan .
' Anak baik '. sahut Diana Wu tersenyum sembari mengusap rambut Lita.
' Lita mulai sekarang kamu boleh panggil kakak dengan sebutan ibu , kakak mau Lita menjadi anak angkat kakak , Lita mau kan ?'. lanjut Diana Wu tersenyum lembut.
__ADS_1
' E..Lita mau '. Lita mengangguk setuju , kemudian memeluk erat Diana Wu.
' Sepertinya anak ini benar benar butuh kasih sayang seorang ibu , aku berjanji akan menjaganya sepenuh hatiku '. Gumam Diana Wu dalam hati sambil mengusap lembut kepala Lita.
Setelah mereka selesai makan Diana Wu mengantarkan Lita ke hotel yang cukup mewah .
Kini Lita sedang tidur di pulas pangkuan Diana Wu .
Dan Diana Wu sangat senang , melihat Lita tertidur dipangkuannya .
Setelah Lita benar benar tidur , Diana Wu membaringkan Lita ditempat tidur, kemudian Diana Wu keluar kamar menemui Baron yang menjaganya diluar kamar.
' Baron . jaga anak itu baik baik , aku akan ke markas kelompok Naga sendiri saja '. perintah Diana Wu datar.
' Ta tapi Nona '.
' Jangan membantah '. sahut Diana Wu menyela ucapan Baron.
Mendengar ucapan Diana Wu , Baron hanya bisa pasrah saja . tetapi ada jejak ke khawatiran di wajahnya , bagaimanapun juga kelompok Naga juga tidak bisa dianggap remeh .
Dari hasil informasi dari mata mata , kelompok Naga juga seorang kultivator seperti keluarga Wu.
Apalagi dengan pemimpin kelompok Naga yang kabarnya bisa menghabisi ratusan kultivator dengan mudahnya.
' Baik Non , aku harap nona hati hati dengan pemimpin kelompok Naga '. ucap Baron memperingati.
' Hem ' jawab Diana Wu singkat .
Slap !
Diana Wu menghilang dari pandangan Baron.
Diana Wu memang mempunyai teknik ruang waktu , teknik yang dia dapatkan dari kakek Wu Wu , Jadi melihat Diana Wu menghilang begitu saja Baron sudah tidak terkejut lagi.
Wush !
__ADS_1
Tap, tap..
Diana Wu muncul dari kekosongan , kini ia sudah berada di dalam markas kelompok Naga.
Tap , tap..
' Siapa kamu '. ucap pria salah satu anggota Naga yang bertugas menjaga ruang pertemuan . Kebetulan malam itu sedang ada pertemuan antar anggota kelompok Naga.
Ia terkejut dengan kedatangan Diana Wu yang secara tiba-tiba .
' Aku dari keluarga Wu , ingin bertemu dengan pemimpin kalian '. jawab Diana Wu dingin.
' Pemimpin sedang mengadakan pertemuan , bisakah Nona menunggu ?'. jawab pria anggota Naga tersebut.
' Tidak , aku harus bertemu sekarang '.jawab Diana Wu dingin.
' Kau harus tahu batasannya Nona '. sahut pria itu mendengus kesal.
' Aku bilang , aku harus bertemu sekarang '.
' Jika tidak aku tidak segan segan untuk berbuat kasar'. jawab Diana Wu semakin dingin.
' Sial ! akan aku ajarkan kau sopan santun !'. raung pria tersebut marah , kemudian melesat kearah Diana Wu dan langsung menyerangnya.
Wush !
Slap !
Sebelum serangan pria itu mengenai Diana Wu , ia tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang pria itu kemudian menendangnya dengan cepat .
BOOM !
Brak !
Ugh !
__ADS_1
Terkena tendangan Diana Wu , pria tersebut langsung terbang terjatuh ke lantai , dan memuntahkan seteguk darah kemudian tak sadarkan diri.
Bersambung...