System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Kedatangan Diana Wu ke Markas Naga


__ADS_3

Setelah melepas tali yang mengikat tangan dan kaki Karin , Cow Li langsung melanjutkan tidurnya.


Plak !


Tiba - tiba Karin menamparnya , yang membuat Cow Li kaget dan terbangun .


' Kenapa kamu menamparku ?'. tanya Cow Li mengerutkan kening.


' Jangan coba-coba meninggalkan bajingan , setelah kamu lakukan semua ini padaku !'. ucap Karin mendengus kemudian memeluk erat suaminya.


' Hehe..apa kamu takut aku meninggalkanmu sayang ? ' kekeh Cow Li sambil mengusap lembut kepala Karin.


' Hem '. Karin mengangguk.


' Apa kamu lupa dengan perjanjian kontrak pernikahan kita ?'. tanya Cow Li sekali lagi.


' Omong kosong dengan perjanjian kontrak , kamu miliku seutuhnya'. jawab Karin megeratkan pelukannya. Karin benar benar takut kehilangan suaminya .


Mendengar jawaban isterinya Cow Li hanya tersenyum , kemudian mengecup kening Karin dan mereka berdua memutuskan untuk melanjutkan tidur.


Di sisi lain.


Lita dan Diana Wu sedang makan di resturant yang mewah , Diana Wu sangat senang dengan Lita si gadis kecil yang cantik dan cerdas.


Diana Wu berfikir untuk mengadopsinya menjadikan Lita anak angkatnya , tidak tahu kenapa perasaan Diana Wu kepada Lita menjadi sayang seperti ibu kepada anaknya.


' Kak , setelah ini apa kita akan mencari ayah ?'. tanya Lita dengan wajah polos.


' Kita mencari ayah kamu besok pagi saja ya , malam ini kita menginap di hotel ini dulu , tidak apa apa kan ?'. jawab Diana Wu tersenyum lembut.


' Iya tidak apa apa kak '. Lita mengangguk sambil terus makan .


' Anak baik '. sahut Diana Wu tersenyum sembari mengusap rambut Lita.


' Lita mulai sekarang kamu boleh panggil kakak dengan sebutan ibu , kakak mau Lita menjadi anak angkat kakak , Lita mau kan ?'. lanjut Diana Wu tersenyum lembut.

__ADS_1


' E..Lita mau '. Lita mengangguk setuju , kemudian memeluk erat Diana Wu.


' Sepertinya anak ini benar benar butuh kasih sayang seorang ibu , aku berjanji akan menjaganya sepenuh hatiku '. Gumam Diana Wu dalam hati sambil mengusap lembut kepala Lita.


Setelah mereka selesai makan Diana Wu mengantarkan Lita ke hotel yang cukup mewah .


Kini Lita sedang tidur di pulas pangkuan Diana Wu .


Dan Diana Wu sangat senang , melihat Lita tertidur dipangkuannya .


Setelah Lita benar benar tidur , Diana Wu membaringkan Lita ditempat tidur, kemudian Diana Wu keluar kamar menemui Baron yang menjaganya diluar kamar.


' Baron . jaga anak itu baik baik , aku akan ke markas kelompok Naga sendiri saja '. perintah Diana Wu datar.


' Ta tapi Nona '.


' Jangan membantah '. sahut Diana Wu menyela ucapan Baron.


Mendengar ucapan Diana Wu , Baron hanya bisa pasrah saja . tetapi ada jejak ke khawatiran di wajahnya , bagaimanapun juga kelompok Naga juga tidak bisa dianggap remeh .


Dari hasil informasi dari mata mata , kelompok Naga juga seorang kultivator seperti keluarga Wu.


Apalagi dengan pemimpin kelompok Naga yang kabarnya bisa menghabisi ratusan kultivator dengan mudahnya.


' Baik Non , aku harap nona hati hati dengan pemimpin kelompok Naga '. ucap Baron memperingati.


' Hem ' jawab Diana Wu singkat .


Slap !


Diana Wu menghilang dari pandangan Baron.


Diana Wu memang mempunyai teknik ruang waktu , teknik yang dia dapatkan dari kakek Wu Wu , Jadi melihat Diana Wu menghilang begitu saja Baron sudah tidak terkejut lagi.


Wush !

__ADS_1


Tap, tap..


Diana Wu muncul dari kekosongan , kini ia sudah berada di dalam markas kelompok Naga.


Tap , tap..


' Siapa kamu '. ucap pria salah satu anggota Naga yang bertugas menjaga ruang pertemuan . Kebetulan malam itu sedang ada pertemuan antar anggota kelompok Naga.


Ia terkejut dengan kedatangan Diana Wu yang secara tiba-tiba .


' Aku dari keluarga Wu , ingin bertemu dengan pemimpin kalian '. jawab Diana Wu dingin.


' Pemimpin sedang mengadakan pertemuan , bisakah Nona menunggu ?'. jawab pria anggota Naga tersebut.


' Tidak , aku harus bertemu sekarang '.jawab Diana Wu dingin.


' Kau harus tahu batasannya Nona '. sahut pria itu mendengus kesal.


' Aku bilang , aku harus bertemu sekarang '.


' Jika tidak aku tidak segan segan untuk berbuat kasar'. jawab Diana Wu semakin dingin.


' Sial ! akan aku ajarkan kau sopan santun !'. raung pria tersebut marah , kemudian melesat kearah Diana Wu dan langsung menyerangnya.


Wush !


Slap !


Sebelum serangan pria itu mengenai Diana Wu , ia tiba-tiba menghilang dan muncul dibelakang pria itu kemudian menendangnya dengan cepat .


BOOM !


Brak !


Ugh !

__ADS_1


Terkena tendangan Diana Wu , pria tersebut langsung terbang terjatuh ke lantai , dan memuntahkan seteguk darah kemudian tak sadarkan diri.


Bersambung...


__ADS_2