
Cang Ming dan Yun Ma melewati malam yang sangat panas . setelah pelepasan, mereka tidur bersama tanpa sehelai benangpun ditubuhnya.
Dua insan yang berbeda usia ,terlihat saling memadu asmara , Yun Ma usianya yang sudah tidak muda , mampu menahlukan pria muda didepannya. Itu adalah berkah yang tak terduga.
Sementara di Rumah Makan Bunga Perak.
Qing Yi sudah mencapai pelepasan berkali - kali , tubuhnya sudah tidak kuat lagi , itu adalah pengalaman pertamanya , bersetubuh dengan pria yang baru dikenalnya.
' Sayang , cepat keluarkan air sucimu , tubuhku sudah sangat payah '. ucap Qing Yi tak berdaya.
' Baik '. Jawab Cow Li singkat , lalu mempercepat gerakannya supaya mencapai puncak pelepasan.
Suara erangan Qing Yi membuat Cow Li semakin bergairah . Waktu berlalu ,detak jantung berpacu .
' Sayangku aku akan melakukan pelepasan , air suci ini , dikeluarkan didalam apa diluar ?'. tanya Cow Li minta pendapat.
' Terserah sayang saja , apa yang sayang inginkan aku terima '. jawab Qing Yi pasrah.
' Sepertinya harus didalam , sebab jika diluar , kenikmatannya akan mengurang'. kata Cow Li memberi saran.
' Emm'. Qing Yi mengangguk setuju.
Plak ,plak ,plak ,plak ,plak
Gerakan Cow Li semakin cepat, cepat dan cepat.
Setelah itu .
Cruts !
Auhh..!
__ADS_1
Air suci milik Cow Li keluar sangat cepat , masuk kedalam lembah nikmat. Mengalir didalamnya , ada rasa hangat keluar darinya.
' Huh , cup ,terima kasih sayangku, kau telah sepenuhnya menjadi miliku '. ucap Cow Li mencium kening Qing Yi dengan nafas yang tidak beraturan , lalu berbaring disebelahnya. Tidak lupa mengeluarkan sebatang rokok lalu menyalakannya.
' Sayang harus berjanji ' kata Qing Yi memeluk pria madesu disebelahnya.
' Janji apalagi sayangku ?. Cow Li menoleh penasaran.
' Sayang harus berjanji akan melakukan ini lagi, jangan pernah bosan pada Qing Yi'. pinta Qing Yi memohon.
' Tanpa harus kamu minta . dengan senang hati aku menerima'. Cow Li memastikan.
Puluhan menit berlalu . mereka berduapun terus melakukan dan melakukanya lagi. Sampai terlihat wajar menandakan hari sudah pagi.
Di luar penginapan Bunga Perak .
' Cepat katakan ! , dimana pemuda yang berani mencelakai tuan muda Cang !'. Gertak Cang Tu bawahan tuan besar Cang De sambil mencekik leher penjaga penginapan Bunga Perak.
' Di dia dikamar atas tuan '. jawab pelayan Bunga Perak bergidik ketakutan. Walaupun ada peraturan harus menjaga rahasia pelanggan , tetapi nyawanya hanya satu , secara terpaksa dia memberitahukan.
' Bawa aku kesana cepat !'. ucap Cang Tu memerintah .
Lalu penjaga tersebut membimbing Camg Tu dan ratusan bawahanya menuju kamar Cow Li.
Tidak butuh waktu lama merekapun sampai didepan kamar Cow Li.
' Cepat , suruh bajingan itu keluar !'. perintah Cang Tu kepada penjaga tersebut.
' Tu tuan Li , ada yang mencarimu , bisakah tuan keluar sebentar ? ucap penjaga dengan nada gugup.
Di dalam kamar .
' Sepertinya ada yang ingin membuat masalah denganku '. kata Cow Li dengan dingin.
__ADS_1
' Sayang aku takut '. sahut Qing Yi dengan tubuh gemetar.
' Kamu jangan takut , tidak akan ada yang bisa mencelakai kita '. ucap Cow Li dengan senyum lembut, kepada gadis yang baru saja memuaskan hasrat seksualnya itu.
' Aku akan keluar sebentar , dan kamu tunggu disini saja '. lanjut Cow Li sembari memakai pakaiannya yang berserakan dilantai.
' Sayang aku benar-benar takut, bagaimana keluarga orang yang kamu singgung kemaren itu , mencarimu. '. ucap Qing Yi penuh dengan kekhawatiran.
' Jika mereka ingin menangkapku , tangkaplah , dengan senang hati aku akan mendatangi mereka'. jawab Cow Li dingin.
' Kamu tidak usah khawatir , priamu ini tidak sesederhana yang kamu pikirkan'. lanjut Cow Li memastikan.
' Aku percaya padamu , berjanjilah kamu akan kembali lagi'. jawab Qing Yi percaya.
' Percayalah , aku akan kembali untukmu , ijinkan priamu ini untuk mendatangi mereka yang berani menyinggung priamu ini'. ucap Cow Li dengan seringai kejam , lalu mengecup kening wanita cantik didepannya.
' Mmm'. Qing Yi mengangguk lalu mengecup bibir kekasihnya.
Ceklek !
Suara pintu terbuka dari dalam .
Terlihat seorang pemuda yang sangat tampan keluar dari kamar , dengan seutas senyum indah diwajahnya.
Jika ada wanita yang melihat senyumannya , bisa dipastikan wanita tersebut ingin cepat - cepat tidur dengannya.
' Siapa yang mencariku ?'. tanya Cow Li dengan senyum diwajahnya , seperti tidak ada rasa takut darinya , walaupun berhadapan dengan ratusan bawahan Cang De.
' Hem , jadi kamu bajingan yang telah mencelakai tuan muda kami '.
' Mau aku jemput secara paksa , atau secara sukarela '.
' Silahkan pilih , aku tidak punya banyak waktu'. ucap Cang Tu dingin.
__ADS_1
' Dengan senang hati aku akan ikut kalian , silahkan tangkap aku , jika itu keinginan kalian '. jawab Cow Li tersenyum mengejek , dan dibalik itu ,ada niat membunuh yang sangat kuat.