System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
K.S 27 Klub Malam Butterfly


__ADS_3

Lian dan Rena semakin akrab , mereka mengobrol hal-hal yang tidak penting , tanpa terasa hari sudah sore menjelang malam .


' Lian apa malam ini kamu ada acara ?'. tanya Rena ingin tahu.


' Sepertinya tidak ada tante, ada apa ?'. jawab Lian bertanya.


' Karena kamu akan menikah dengan keponakan tante , malam ini tante akan mengajak kamu jalan-jalan '.


' Tante juga akan memberi kamu suatu hadiah , apakah kamu mau ?'. Rena menjelaskan.


' Baik tante , aku tidak bisa menolak , terserah tante saja'. jawab Lian tersenyum santai.


' Baik , siapkan dirimu Lian ,sebentar lagi kita akan pergi jalan-jalan , tante mau membersihkan diri dulu , sampai jumpa nanti'. ucap Rena senang ,ia bergegas pergi ke kamarnya , membersihkan diri dulu sebelum jalan-jalan dengan pria pembangkit hasrat terpendamnya.


Beberapa jam kemudia mereka sudah siap untuk pergi jalan-jalan berdua , tidak lupa mereka pamit dengan kakek Wibowo.


Kakek Wibowo juga senang , akhirnya ada keluarga yang bisa menerima Lian menjadi keluarga barunya yaitu puteri bungsunya , wanita cantik yang haus akan belaian kasih sayang seorang pria. Tetapi kakek Wibowo tidak mengetahuimya.


Setelah berpamitan , mereka berdua memutuskan untuk pergi ke salah satu Klub Malam terbesar di kota Jakarta Selatan . Nama Klub Malam tersebut adalah Klub Malam Butterfly.


Klub Malam Butterfly juga menyediakan tempat untuk menginap , ada juga tempat pemandian air panas , tempat pijat , ruang kusus pengunjung kelas atas dan yang lainnya.


Kini Lian dan Rena sudah berada didepan pintu masuk Klub Malam , sebelum mereka masuk ada penjaga yang memeriksanya , setiap pengunjung harus mempunyai kartu member , dikarenakan Lian belum punya dia harus membayar lebih untuk bisa masuk dan mendapat kartu member.


Setelah mendapat kartu member , akhirnya mereka bisa memasuki Klub Malam tersebut.


' Hay cantik , bisa menemani kami malam ini ?'. ucap salah satu pengunjung yang tiba-tiba datang bersama beberapa orang pria.


Rena yang digoda oleh laki-laki tersebut tidak perduli sama sekali , ia tetap berjalan menggandeng tangan Lian.


Penampilan Rena memang sangat menggoda setiap pria yang melihatnya, maka tidak heran jika banyak lelaki yang menginginkannya

__ADS_1


' Kau berani mengabaikan kami cantik ? kau tidak tahu siapa kami ha ? '. ucap pria tersebut kesal karena diabaikan Rena.


' Aku tidak perduli siapa kamu , jangan ganggu kami , pergi '. sahut Rena ketus.


' Hoho sepertinya memang harus kita beri pelajaran bro ' ucap pria tersebut melirik temannya.


' Dan kamu bocah , lebih baik kau pergi saja , tinggalkan wanitamu disini '.


' Tetapi ,sebelum pergi kamu harus merangkak dibawah kaki kami dulu , hahaha'. panjut pria tersebut menatap Lian meremehkan dan tertawa terbahak-bahak .


Mendengar perkataan pria tersebut ,seketika wajah Lian berubah dingin, lalu berjalan kearah pria tersebut .


' Apa yang kamu bilang tadi ?, merangkak dibawah kakimu ? '.


Slap !


Tanpa basa basi Lian langsung mencengkram leher pria tersebut dan dengan suara dingin Lian berkata ' Kamu telah menyinggung orang yang salah '.


' Aku paling tidak suka diremehkan '.


Lian langsung membunuh pria tersebut didepan mata semua orang dan teman pria tersebut . Semua yang melihatnya langsung bergidik ngeri, pasalnya baru kali ini mereka melihat orang membunuh dengan mudahnya.


' Ka kau telah menyinggung bos Andre , di dia adalah bawahan bos Andre !'. ucap salah satu temannya mencoba menggertak Lian .


Siapa yang tidak kenal bos baru Andre , pengganti bos Andi , dia adalah bos gangster kelompok Naga pemilik Klub Malam tersebut, mendengar namanya saja orang tidak ingin membahasnya .


Setiap anggota Naga memang mempunyai bawahan masing-masing , tetapi mereka hanya bawahan biasa , tidak termasuk anggota inti dari anggota Naga .


Oleh karena itu Lian tidak mengetahui jika orang yang ia bunuh adalah bawahan dari Andre.


Pria yang menggertaknya, juga tidak tahu siapa yang ia gertak , dengan menyebut nama Bos Andre dia mencoba menggertak Lian.

__ADS_1


Lian yang mendengar nama Andre , langsung tersenyum meremehkan ,lalu berkata ' Silahkan datangkan bos kalian kesini '.


' Lian , jangan sembarangan bicara , bos Andre sangat kuat , dia juga tidak segan-segan membunuh orang jika ada yang menyinggungnya '.


' Aku tahu kamu kuat , tetapi bos Andre orang yang tidak bisa disinggung'. bisik Rena panik.


' Tante tidak usah khawatir '. jawab Lian tersenyum santai.


Mendengar tantangan dari Lian , pria yang menggertak tersebut berkata '. Baik , kamu tunggu disini , kami akan memanggil bos Andre '.


Setelah berbicara pria tersebut dan kawannya langsung pergi memanggil bos Andre , sedangkan Lian dan Rena dengan santai memesan minuman dan beberapa cemilan.


' Lian , sebaiknya kita pergi saja dari sini , aku takut bos andre benar - benar akan datang'. ucap Rena masih panik.


' Tante jangan memikirkan hal itu , lebih baik kita menikmati minuman ini saja'. jawab Lian sembari menuangkan minuman untuk dirinya dan Rena.


Rena tidak berkata lagi , kemudian meminum minuman yang disodorkan Lian untuknya.


' Nah begitu dong tante , kan terlihat cantik kalau tante tidak panik , hehe'. ucap Lian menggoda.


' Ih kamu bisa saja menggoda tante , apa kamu tidak takut jika tante cinta sama kamu ?'. sahut Rena balik menggoda Lian.


' Dicintai wanita secantik tante , mana aku takut ? malah senang hehe'. jawab Lian santai.


Setelah mengobrol dan minum beberapa saat , tiba-tiba datang segerombolan pria berpakian hitam dan ada tato Naga dilengan kirinya.


Duar !


'Siapa yang berani mengacau ditempatku ! ' Raung pria berpakaian hitam marah , sembari menendang meja pengunjung yang langsung hancur seketika.


Mendengar teriakan pria tersebut , Lian dengan santai menoleh dan berucap '.

__ADS_1


' Aku '.


Bersambung..


__ADS_2