
Di kota Jakarta dekat sungai Ciliwung.
Lian sedang menidurkan putri kecilnya , entah kenapa putri kecilnya si Lita susah tidur malam ini, dia selalu menanyakan ibunya si Tasya yang sedang pergi jauh keluar negri ntuk kerja magang disalah satu rumah sakit di Malaysia.
' Ayah , Lita kangen mamah , apa Lita bisa telpon mamah ? tanya Lita pada Lian dengan wajah memelas.
' Lita cantik , ayah takut jika mamahmu sedang sibuk disana, ntar kalau mamah marah gimana ?'. jawab Lian sembari mengelus -elus rambut Lita.
' Ayah , kalau malam memang mamah kerja ?'. tanya Lita ingin tahu.
' Mamahmu kan dokter Lita ? siapa tahu ada orang sakit datang malam - malam..'. Lian tersenyum memberitahu.
' Tapi ayah , Lita kangen...tolong ayah telpon mamah sebentar saja '. Sahut Lita dengan wajah sedih.
' Baiklah , ayah telpon mamah dulu ya ?'. jawab Lian sembari mengambil telpon seluler di saku celananya.
Dit...dit...dit...
Di Malaysia.
Alex dan Tasya yang masih didalam mobil disalah satu parkiran Cafe , mereka belum pergi dari tempat parkir karena Alex yang tiba-tiba men ci um bibir Tasya , yang membuat Tasya sedikit terkejut dengan tindakan Alex kepadanya.
' A Alex , apa yang kamu lakukan ?. tanya Tasya sedikit menjauhkan wajahnya dari Alex.
' Bee , aku kangen sama kamu , apa kamu gak kangen sama aku ?'. Alex pura-pura pasang wajah sedih., yang membuat hati Tasya menjadi iba.
' Alex aku..' sebelum Tasya menjawab pertanyaan Alex , Alex sudah men ci um bibir Tasya lagi.
Kini Alex sudah semakin berani , sembari men ci um bibi Tasya , tangan Alex yang kanan me re mas payudara Tasya , yang membuat Tasya tidak bisa mengelaknya , ia juga menikmati permainan Alex .
__ADS_1
' Bee aku sangat mencintaimu , jangan tinggalkan aku lagi'. ucap Alex sembari terus mempermainkan payudara Tasya.
Mmm..
Tasya men desah , si pria gendut didepannya memang sangat lihai mempermainkan hasrat wanita, sehingga membuat Tasya hilang akal sehatnya , dan digantikan oleh nafsu birahi nya.
Sungguh Tasya sudah benar-benar terjerat rayuan Setan .
Dua insan pendosa ini terus melakukan hubungan terlarang diparkiran mobil salah satu Cafe , mereka saling melepas rindu yang telah lama terpendam , tetapi sebelum mereka melanjutkan adegan yang lebih jauh lagi , tiba-tiba telpon Tasya berbunyi.
Ting tong ting tong...
Tasya segera tersadar dari jerat jerat Setan , ia mendorong tubuh Alex kemudian melihat telpon selulernya yang berdering didalam tas nya.
' Tunggu Lex , aku akan mengangkat telpon dulu' ucap Tasya segera keluar dari mobil.
' Halo ?'. sapa Tasya.
' Mamah juga kangen Lita , mamah lagi kerja lembur malam Lita ?'. jawab Tasya berbohong.
( Berarti Lita mengganggu ya mah ? ) jawab Lita sedih.
' Lita sayang.. mamah lagi sibuk , nanti mamah telpon Lita kalau mamah sudah tidak sibuk lagi ya ?'. Tasya memberi alasan.
' Lita ini sudah malam , Lita jadi anak yang penurut ya ? kalau tidur jangan malam-malam nanti Lita sakit gimana ?' lanjut Tasya .
( Iya mah , Lita mau jadi anak yang penurut , tapi mamah Janji ya , mamah telpon Lita kalau tidak sibuk lagi ) jawab Lita dibalik telpon cemberut.
' Iya Lita sayang..met bobo ya?'. Tasya langsung mematikan telponnya, kemudian ia masuk kembali kedalam mobil Alex.
__ADS_1
Yang ternyata Alex sudah tidak pakai celana lagi , terlihat belut hitam dan kecilnya sudah berdiri tegak lurus menjulang pendek.
' Alex kamu ..'. Tasya terkejut melihat Alex yang sudah tidak pakai celana lagi.
' Bee..ayo aku ingin kita seperti dulu lagi , apa kamu tega kepadaku yang sudah cukup lama tidak melakukan ini..aku sangat tersiksa tahu '. ucap rayuan Setan Alex.
' Aku tidak pernah melakukan ini selain denganmu , jika mau aku bisa cari wanita bayaran dengan mudah , tetapi kamu harus tahu , aku pria setia , aku tidak akan melakukan ini selain dengan dirimu '. tambah rayuan Setan milik Alex.
Mendengar kata-kata bualan indah dari Alex membuat hati Tasya semakin hangat , cinta lama telah bersemi kembali , dan yang sekarang Tasya pikirkan adalah harus bisa menyenangkan cinta sejatinya.
Dengan sedikit ragu Tasya memegang belut hitam kecil milik Alex , dengan sedikit dorongan dari Alex , kini Tasya telah sepenuhnya melahap belut mini Alex , si pria gendut tuan muda kedua dari keluarga terkaya nomor dua di Jakarta.
Slap ! slap ! slap !
Suara ******* dari mulut Tasya.
--------
Disisi Lain , dikota dekat sungai Ciliwung , tepatnya dikamar Cow Lian dan Lita berada.
Setelah Tasya mengakhiri telpon , Lita memberikan telpon yang dipegangnya kepada Lian .
' Bagaimana Lita , mamah bilang apa tadi?. Lian ingin tahu.
' Mamah bilang sedang lembur pah '. jawab Lita jujur sembari membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur.
' Kan benar apa yang papah bilang , mamah kan dokter , jadi mamah bisa kerja sampai malam '. jawab Lian sembari mengusap-usap punggung Lita.
' Ya sudah Lita tidur saja , papah juga mau tidur , besok papah harus jual rongsok untuk kirim uang ke mamah , papah takut disana mamah kehabisan uang '. lanjut Lian sembari berbaring disamping Lita.
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk tidur.
Bersambung....