System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
K.S 28 Aku Suka Darah


__ADS_3

Andre menendang meja pengunjung hingga hancur , yang membuat para pengunjung langsung berhamburan keluar . Begitu juga dengan Rena , melihat kedatangan bos Andre tubuhnya langsung bergetar ketakutan .


Siapa yang tidak mengenal Andre , pria kejam yang tidak mengenal belas kasihan kepada orang-orang yang berani menyinggungnya.


Tetapi Lian malah sengaja menunjukan dirinya kepada bos Andre , sama saja ia ingin menginginkan kematian bukan ?


Siapa itu bos Andre ? dia adalah mesin pembunuh yang terkenal di wilayah selatan bro...


Bos Mafia bawah tanah penguasa wilayah selatan , yang tidak boleh disinggung sama sekali.


BANG !


Mendengar suara yang ia kenal , tubuh Andre dan anggota Naga lainnya langsung lemas , seperti rambut habis dikeramas.


' Itu orangnya bos !'. seru pria yang membawa bos Andre ketempat Lian berada.


' Dia yang telah menantang bos Andre ! , katanya bos Andre cuma semut !


'Bos Andre pria lemah , yang takut wanita !'


' Bos Andre hanya muka ************ !


'Sekarang bos Andre sudah berada disini, sekarang kamu berlututlah padaku ! 'seru pria yang membawa bos Andre dengan tertawa bangga , sambil membusungkan dadanya. Ia juga membumbui perkataanya agar bos Andre marah .


Andre yang mendengar semua ucapan bawahanya pengen nangis sejadi-jadinya .


' Sial ! si tolol ini kenapa berani berucap seperti itu kepada bos besar'.


' Mimpi apa aku semalam , kenapa harus mempunyai bawahan tolol seperti dia '. gumam Andre ingin menangis geram.


' Ayo bos hajar dia bos ! dia yang menghina bos , katanya bos muka ************ ! ' pekik pria tersebut kepada Andre.


' Hajar kepalamu !'


Plak !

__ADS_1


BOOM !


Andre langsung menampar mulut bawahan yang tidak tahu diri itu , hingga terjungkal beberapa meter , membuat mulutnya langsung monyong seperti Tapir , seketika langsung tak sadarkan diri.


Teman-teman si pria tersebut langsung terkejut melihat temannya ditampar bos Andre langsung pingsan.


' Bo bo bos kenapa bos malah menamparnya ?. ucap salah satu teman pria tersebut dengan terbata-bata karena ketakutan .


' Kamu tahu siapa dia ha ?! dia adalah bos besar kita !' ucap Andre menggertakan giginya , kemudian menoleh Lian ketakutan , lalu berjalan kearah Lian dengan membungkukan badan .


Brugh !


' Ampuni kami bos besar , kami salah , kami tidak tahu bos besar datang kemari '.


' Kami pantas dihukum bos '. ucap Andre berlutut ketakukan dan diikuti oleh anggota Naga lainnya.


Bos ?


Rena yang melihat bos Andre berlutut memanggil bos pada Lian , seketika mulutnya terbuka lebar , dan menjadi linglung .


Tubuh Rena bergetar , pria yang dipandang sebelah mata oleh keluarganya , ternyata bos besar Mafia bawah tanah yang tidak boleh disinggung oleh siapapun.


Sekali lagi Rena menatap Lian dengan tatapan yang rumit.


' Kalian memang salah , telah mengganggu ketenanganku dengan wanitaku '. Lian tersenyum lebar , tetapi semua anggota Naga yang melihat senyuman Lian tubuhnya langsung bergetar hebat , dan mengeluarkan keringat dingin di dahi mereka .


Pasalnya senyuman lebar Lian bukan senyuman biasa , dibalik semua itu tersimpan kemarahan yang begitu besar. Semakin lebar senyumnya semakin besar marahnya.


Setelah berucap ,Lian dengan santai berdiri dari tempat duduknya ,kemudian mendekati semua bawahannya yang sedang berlutut ketakutan. Lalu berbisik'.


' Apa kalian tidak tahu , kalau aku suka darah '. bisik Lian dingin, yang masih bisa didengar oleh para anggota Naga. Seketika para anggota Naga langsung meneteskan air mata , mereka tahu nasib mereka tidak akan baik.


Slap !


Plak ! plak ! plak !

__ADS_1


BOOM ! BOOM ! BOOOM !


Brakh ! brakh ! brakh !


Lian tiba tiba menghilang , gerakannya sangat cepat dan menampar semua bawahannya .


Semua bawahan yang ditampar Lian langsung terbang kesegala arah menghantam apa saja yang ada dibelakangnya . Tetapi mereka masih bangkit dan berlutut lagi.


Lian mendekati Andre yang sedang berlutut kemudian dengan dingin Lian berbisik ' Aku ingin darah , kamu paham maksudku ?'.


' Pa pa paham bos '. Andre mengangguk ketakutan.


' Siapkan ruang kusus untuku dan wanitaku '. ucap Lian datar.


Setelah mendapat perintah dari Lian , Andre bergegas memerintah anggota Naga lainnya untuk menyiapkan ruang VVIP untuk Lian , dan sebagaian yang lain menghabisi orang yang telah menyinggung bos besarnya , dan mengambil darahnya untuk Lian .


Mereka juga mengikuti jejak Lian , meminum darah orang yang telah mereka bunuh. Karena manfaatnya sangat luar biasa untuk kekuatannya.


Setelah menyuruh mereka membereskan orang yang telah menganggunya dan menyiapkan ruang kusus untuknya , Lian dengan santai berjalan kearah Rena yang masih diam membisu karena tertegun dengan kejadian yang ia lihat.


' Hay tante cantiku , kenala melamun begitu ?'. sapa Lian yang membangunkan lamunan Rena.


' Li Lian kamu ..a aku tidak menyangka jika kamu adalah bos..'. ucap Rena tersadar dari keterjutannya , tetapi sebelum selesai bicara Lian sudah memotongnya.


' Tante jangan bilang kepada siapapun , ok ?'. ucap Lian santai, sembari menutup mulut ranum Rena dengan jari telunjuknya.


' I iya Lian '. Rena mengangguk patuh.


' Mari bos kita sudah siapkan ruang VVIP untuk bos '. tiba-tiba Andre datang sambil membungkuk.


Lian menoleh sejenak , kemudian mengangguk.


' Ayo tante , kita kesana , disini terlalu berantakan '. ucap Lian mengajak Rena dengan menggandeng tangan Rena.


Rena hanya mengangguk patuh , dia benar-benar seperti kerbau yang dicucuk hidungnya . Mengikuti Lian dengan pasrah.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2