
Mendengar perkataan leluhur Xio yang dingin dan sedikit mengeluarkan aura ranah illahi yang merembes keluar dari tubuh Xio Dan , membuat Ma Kui merasa tertekan dan sedikit tidak bisa bernafas , sungguh ranah illahi yang tidak bisa dianggap remeh .
' Maaf tuan ,Matriak Yun Sui sedang tidak ada di sekte , beliau sedang berada di kediaman sendiri'. jawab Ma Kui gugup .
' Dimana kediaman materiak Yun Sui , cepat bawa aku kesana !'. ucap Xio Tan datar dan dingin.
' Ba baik tuan , tolong ikuti saya ' jawab Ma Kui gugup, kemudian ia membimbing leluhur Xio pergi ke kediaman matriak Yun Sui.
Beberapa menit kemudian .
Ma Kui dan leluhur Xio sudah sampai dikediaman matriak Yun Sui.
Wush !
Tap ! tap !
' Maaf , ada keperluan apa kalian datang pagi-pagi ke kediaman materiak Yun Sui ?'. ucap penjaga sopan.
BOOOM !
Leluhur Xio langsung membunuh penjaga keamanan kediaman Yun Sui , tanpa memberi kesempatan mengetahui jawaban dari pertanyaannya.
' Semut sepertimu tidak layak untuk bertanya kepadaku '. ucap leluhur Xio dingin, kemudian melirik kearah Ma Kui dan berkata '. cepat panggil matriak Sui datang kesini ! '.
' Ba baik tuan '.jawab Ma Kui ketakutan kemudian dengan segera ia pergi untuk memanggil matriak Yun Sui.
Disisi lain .
Cow Li yang berada di kamarnya merasakan niat membunuh yang cukup besar , oleh karena itu ia berniat mencari siapa orang yang mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat itu.
'Hemm , sepertinya ada seseorang yang dengan sengaja mengeluarkan niat membunuh yang cukup kuat ini ' . gumam Cow Li dalam hati.
' Apakah ini semua ada hubungannya dengan pembantaian keluarga Xio ? '. Cow Li termenung sejenak , kemudian dikagatkan ada orang yang tergesa-gesa datang ke kamar matriak Yun Sui yang tidak dari kamarnya.
Tok ! tok ! tok !
__ADS_1
'Maaf matriak Sui ,ada orang yang sedang mencarimu '. ucap Ma Kui mengetuk pintu dengan gugup.
' Siapa yang mencari matrika Sui paman ? '. sahut suara yang tiba-tiba berada dibelakang Ma Kui yang membuat Ma Kui kaget.
' Eh , tuan muda ,maaf aku tidak tahu ada orang, eh iya, yang mencari matriak Sui adalah leluhur Xio '. Ma Kui tersentak kaget yang melihat Cow Li sudah berada dibelakangnya.
' Leluhur Xio ?'. Cow Li mengerutkan kening.
' Iya tuan muda , leluhur Xio sepertinya sedang marah besar ,siapa yang sedikit menyinggungnya maka kematian akan menjemputnya '. jawab Ma Kui sedikit ketakutan.
' Oh begitu , kamu silahkan panggil bibi Yun Sui , aku akan pergi melihat leluhur Xio sebentar'. ucap Cow Li berniat menemui leluhur Xio.
' Tuan muda harus hati-hati , saat ini leluhur Xio benar-benar tidak bisa disinggung.'. sahut Ma Kui khawatir '.
' Tenang paman ,tidak usah khawatir , aku akan baik - baik saja '. jawab Cow Li tersenyum ringan , kemudian dengan santai menuju keluar, untuk bertemu dengan leluhur Xio.
' Apakah pak tua yang mencari calon ibu mertuaku ?'. Cow Li berkata dengan santai.
Xio Tan mengerutkan keningnya kemudian berkata dengan dingin '. Siapa kamu , jika tidak ada urusan , jangan ganggu aku , jika kau masih menyayangi nyawamu '.
BOOOOM !
Leluhur Xio tiba - tiba menyerang Cow Li dengan kekuatan penuhnya , dia melakukan itu karena dia tidak main-main untuk siapa saja yang membuatnya kesal, maka kematian yang akan menjemputnya.
Melihat leluhur Xio menyerangnya ,Cow Li tidak diam saja ,ia langsung menggunakan teknik ruang waktu untuk menghindari serangan dari leluhur Xio.
Wush !
Tiba-tiba Cow Li sudah berada dibelakang leluhur Xio , kemudian berkata ' menjadi orang tua seharusnya menjadi contoh bagi yang muda , ditanya baik-baik malah dibalas dengan serangan yang membabi buta, apakah pak tua tidak pernah belajar sopan santun ?'. Cow Li menceramahi leluhur Xio.
' Jangan menceramahiku ! kau hanya bocah bau kencur yang baru lahir kemarin sore ! '. geram Leluhur Xio karena diceramahi oleh bocah kemarin sore seperti Cow Li .
Wush !
BOOOM !
__ADS_1
Leluhur Xio membalikan badan sembari menyerang Cow Li dengan kuat. Dan lagi-lagi Cow Li menghindar dengan teknik ruang waktunya.
Wush !
Cow Li sudah berada dibelakang leluhur Xio lagi , dengan kesabaran yang sudah menghilang , kini Cow Li langsung menyerang leluhur Xio dengan cepat.
' Sepertinya orang tua sepertimu harus diberi bimbingan yang baik dan benar'. ucap Cow Li dingin , yang mengagetkan leluhur Xio karena Cow Li berada tepat persis dibelakangnya.
' Teknik Telapak Guntur '.
Gumam Cow Li dengan cepat mengeluarkan teknik penciptaannya, Tangan kanan diangkat keatas , ditelapak tangannya keluar cahaya petir berwarna putih kemerahan , Cow Li langsung melesat kearah leluhur Xio secepat kilat , kemudian menghantam punggung leluhur Xio dengan telapak tangan gunturnya.
Wush !
BOOOM !
Tanpa bisa menghindar sedikitpun , leluhur Xio terkena serangan Cow Li kemudian terbang menghantam tanah didepannya.
Braagh !
Ughh !
Hoeks !
Leluhur Xio memuntahkan seteguk darah dari mulutnya , kemudian ia segera bangkit dan mengeluarkan senjata tombak dari ruang cincinnya .
' Sialan kau bocah , kau berani membokongku ! Aku akan membunuhmu ! '. raung leluhur Xio marah tak terkendali , meskipun serangan Cow Li hanya menggunakan 5 persen kekuatannya tetapi sudah bisa membuat sedikit luka dalam pada leluhur Xio.
' Teknik Tombak Penghancur langit !'. raung leluhur Xio keras, kemudian melesat kearah Cow Li yang masih santai berdiri didepannya.
Melihat leluhur Xio menyerangnya dengan sungguh-sungguh , Cow Li segera mengeluarkan pedang karatan dari ruang syatem, kemudian mengeluarkan teknik penciptaan.
' Teknik Pedang Menusuk Lembah Surga !'.
Wush !
__ADS_1
BOOOOOOOOOOOOOOOM !