
Setelah berpamitan dengan dokter cantik Angelin, Lian dan pak Tarjo segera pulang .
Lian sementara pulang kerumah pak Tarjo , karena ada sesuatu urusan , yaitu mendatangani surat dari pengadilan agama , surat gugatan cerai dari Tasya . Karena Tasya menitipkan surat itu kepada ketua RT pak Tarjo.
' Ini surat yang dititipkan oleh Tasya pada saya nak Lian '. ucap pak Tarjo memberikan amplop yang berisikan gugatan cerai dari Tasya.
Lian mengambil surat dari tangan pak Tarjo , tanpa basa basi atau membacanya dengan santai Lian langsung mendatanganinya.
' Aku heran nak Lian , setahu saya rumah tangga kalian baik-baik saja , kenapa Tasya tiba-tiba meminta cerai ?'. tanya pak Tarjo penasaran.
' Yah , memang sebelumnya rumah tangga kami baik-baik saja pak , tetapi setelah dia bertemu mantannya ketika menjadi dokter magang di malaysia , Tasya berubah sangat drastis '. Lian menjelaskan dengan santai.
' Apa mantannya yang orangnya gendut , pendek dan hitam itu ? '. tanya pak Tarjo ingin tahu.
' Iya , yang itu , namanya Alex '. jawab Lian memberitahu.
__ADS_1
' Owalah..apa si Tasya buta matanya? kenapa berselingkuh dengan orang itu , jika dibandingkan dengan nak Lian , orang itu kalah jauh lah.'. pak Tarjo menjatuhkan rahangnya tak percaya.
' Ibarat kata , nak Lian tampan seperti artis korea , laki - laki itu seperti Babi ngepet xixi..'. Kekeh pak Tarjo menutup mulutnya.
' Bukan buta matanya , tetapi hatinya pak , sudahlah jangan dibahas lagian aku sudah mati rasa kepadanya'. Lian mengalihkan pembicaraan.
' Hemm..mentang-mentang sudah ada yang baru , aku yakin dokter Angel itu sepertinya ada rasa denganmu Lian , dilihat dari tingkah laku ketika dia berbicara '. ledek pak Tarjo kepada Lian.
' Ah pak Tarjo bisa aja '. Lian tersenyum malu.
' Jangan remehkan insting orang tua ini , aku sudah banyak pengalaman , hehe'. jawab pak Tarjo terkekeh.
' Kamu mau kemana nak Lian ?'. tanya pak Tarjo ingin tahu.
' Aku akan berpetualang , mendaki gunung , menelusuri lembah , haha'. jawab Lian sekenanya.
__ADS_1
' Ini aku ada sedikit uang , siapa tahu nak Lian butuh untuk makan dan mencari tempat tinggal sementara diluar sana'. pak Tarjo menyodorkan amplop berisi uang 2 juta kepada Lian.
' Pak Tarjo tidak usah repot-repot , aku menjadi tidak enak diri karena sering dibantu oleh pak Tarjo'. ucap Lian menolak.
' Kamu tidak usah sungkan , jika dibandingkan dengan nak Lian yang sering membantu dulu , ini bukan apa -apa'. sahut pak Tarjo sembari menaruhkan amplop ke tangan Lian.
' Terima kasih kalau begitu ,kebaikan pak Tarjo tidak akan aku lupakan , kalau begitu aku permisi pergi pak '. Lian membungkuk sopan kemudian melangkah pergi.
' Hati-hati nak , jika perlu bantuan tidak perlu sungkan datang kemari '. ucap pak Tarjo mengantar Lian pergi.
Setelah berpamitan pergi kepada pak Tarjo , Lian berjalan menelusuri pinggiran sungai Ciliwung , setelah didepan rumah pak Wartono , Lian berhenti sejenak , memandang rumah yang empat tahun ia tinggali , yang kini sudah menjadi kenangan .
' Empat tahun kamu sudah menjadi tempatku berteduh , ada suka dan duka , tetapi sekarang hanyalah tinggal kenangan '. Lian tersenyum sejenak . kemudian wajahnya berubah menjadi dingin.
' Aku akan membuat perhitungan dengan orang-orang yang telah menyakitiku dan menghancurkan keluargaku '. gumam Lian dingin , ada rasa kecewa dan dendam yang tersirat di wajahnya .
__ADS_1
' Sepertinya aku juga harus memburu para bos bawah tanah kota Jakarta , aku akan menguasainya, dan menjadi penguasa tunggal seluruh wilayah bawah tanah kota jakarta , haha'. tawa Lian dalam hati , ia berencana memburu para bos bawah tanah kota jakarta , dan menjadi penguasa tunggal bawah tanah seluruh wilayah kota jakarta.
Bersambung....