
BOOM !
She Sui langsung menyerang Wu Nang , karena marah merasa diremehkan dan lecehkan , sebagai wanita ia tidak ingin jika harga diri seorang wanita ditindas oleh laki - laki , oleh karena itu dia ingin menunjukan pada Wu Nang jika seorang wanita juga bisa kuat , walaupun mereka sudah ditakdirkan menjadi beban bagi laki-laki , tetapi dengan itu tidak seharusnya seorang laki-laki seenaknya saja melecehkan wanita.
BOOOM !
She Sui terus menyerang Wu Nang , tetapi dengan santai Wu Nang memblokir serangan She Sui , yang membuat She Sui terpental mundur kebelakang.
' Kau sudah tua , tetapi akhlak dan kelakuanmu sangat buruk , dasar tak tahu diri !'. She Sui menggertakan giginya .
' Harusnya menjadi contoh bagi yang muda , bukan malah sebaliknya '. imbuh She Sui.
' Hahaha..hay gadis cantik , jangan mengajariku '.
' Apakah kau akan aku ajari cara memuaskan laki-laki diatas ranjang ? mari ikutlah denganku hahaha'. tawa Wu Nang melecehkan.
' Sialan tua bangka , aku akan membunuhmu !'. pekik She Sui langsung mengeluarkan pedangnya dari ruang cincinnya.
Wush !
Tranks !
BOOM !
Serangan She Sui lagi-lagi dengan mudahnya diblokir oleh Wu Nang .
' Hahaha serangan lemah seperti ini , tak akan bisa melukaiku cantik ..'. tawa Wu Nang mengejek.
Cow Li yang melihat perlawanan She Sui kepada Wu Nang hanya duduk santai saja, sembari menghisap rokok dan kopi yang ia keluarkan dari ruang system , ia tidak ingin bertindak terlebih dulu , karena ia ingin memberi kesempatan pada She Sui untuk mengasah teknik bertarungnya.
__ADS_1
Orang -orang yang sedang makan ditempat itu banyak yang memilih pergi, daripada nanti terlibat masalah dengan mereka , kususnya dengan Wu Nang , karena Wu Nang tetua dari keluarga Wu , bermasalah dengan keluarga Wu sama saja ingin mencari kematian. Pikir mereka.
Wush !
Tap . tap..
Seorang pria paruh baya tiba - tiba datang menghampiri mereka .
' Maaf tuan Wu atas tidak kenyamanannya, kami mohon sekiranya Tuan Wu Nang memberi pengampunan bagi pelanggan kami '. ucap paruh baya tersebut membungkuk sopan , ia adalah manager dari rumah makan Mawar Hitam. Bagaimanapun juga dia sebagai seorang manager tidak ingin rumah makan Mawar Hitam mendapat citra buruk karena tidak bisa membuat rasa aman dan nyaman untuk para pelanggan.
Walaupun dia tahu dengan siapa dia berurusan , dengan keluarga Wu, keluarga yang tidak boleh disinggung oleh siapapun. Apapun resikonya ia tetap mencoba untuk menenangkan keadaan , walaupun kecil peluangnya.
BOOOM !
' Mengganngu saja '. ucap Wu Nang dingin , sembari mengibaskan tangannya , yang membuat kepala sang manager Mawar Hitam meledak menjadi kabut darah.
Sungguh kejam !
She Sui yang melihat Wu Nang membunuh sang manager dengan mudahnya , nyalinya menjadi ciut , kemudian ia menoleh Cow Li yang dari tadi diam saja.
' Kenapa suami mesum ini diam saja, tidak berusaha membantuku '. gumam She Sui menggertakan giginya , karena melihat suami mesumnya malah asik memainkan asap rokok yang keluar dari mulutnya membentuk huruf O.
' Suami mesum ! kenapa kamu diam saja , apa kamu ingin aku mati !'. teriak She Sui kesal.
' Hahaha apa dia suami bodohmu , liat saja dia tidak perduli denganmu , ayolah cantik ikut denganku saja , tenang saja malam ini akan aku buat kamu puas, haha'. tawa Wu Nang yang tak perduli dengan Cow Li , bahwa ia telah mengatakan kata-kata pantangan yang akan membuat Cow Li sangat tidak nyaman , yaitu kata Bodoh.
Mendengar kata-kata bodoh dari Wu Nang , membuat wajah Cow Li menjadi jelek , kemudian ia berdiri dari duduknya menghampiri Wu Nang dan berkata ' Pak tua , apa yang kamu katakan tadi coba ulangi'.
' Hahaha kamu suami Bodoh ! apa mau hah ! mau melawanku juga ?! haha'. tawa Wu Nang mengejek.
__ADS_1
Slap !
BOOOM !
Belum sempat Wu Nang menghentikan tawanya , Cow Li sudah memukulnya , yang membuat ia terpental menabrak tembok , dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
'.Sial ! akan kubunuh kau ! '. raung Wu Nang marah , kemudian melesat menyerang Cow Li.
Wush !
BOOOM !
Serangan Wu Nang sangat kuat , sebagai kultivator ranah Langit tahap puncak ,tentu tidak boleh dianggap remeh , tetapi dia tidak tahu siapa yang dia lawan , tentu dia adalah pria mesum yang licik dan baik hati .
' Hahaha , bocah bodoh sepertimu , ingin melawan yang agung ini , mimpi ! '. tawa Wu Nang percaya diri , dia yakin Cow Li akan mati dengan serangannya tadi . Tetapi tidak disangka setelah serangan kuat yang ia keluarkan untuk menyerang Cow Li mampu diblokir oleh Cow Li dengan santai .
Diam !
Apa ?
Wu Nang terkejut , pemuda yang ia anggap lemah ternyata mampu memblokir serangan kuat darimya .
' Apakah hanya ini serangan terkuatmu pak tua ?'. ucap Cow Li santai sembari menghisap rokoknya.
' Kurang ajar , kau tidak tahu dengan siapa kau berurusan ! kalian bunuh bocah tengik ini !'. Raung Wu Nang panas , kemudian menyuruh semua bawahannya untuk menyerang Cow Li bersama - sama.
' Baik tuan !'. jawab mereka serempak . Kemudian semua bawahan Wu Nang menyerang Cow Li bersama-sama .
Wush ! Wush ! wush !
__ADS_1
BOOOOOOOOOM !
Bersambung ..