System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Puncak Dora


__ADS_3

Setelah meninggalkan Vani yang masih terduduk lemas di lantai belakang rumah , Lian langsung pergi menemui Dora yang sudah menunggunya didepan jalan rumah kakek Wibowo .


Dora memparkir mobilnya ditepian jalan depan rumah kakek Wibowo agak menjauh sedikit.


Setelah berkirim pesan singkat akhirnya Lian menemukan mobil Audi hitam milik Dora yang diparkr dipinggir jalan.


' Hay Lian , ayo masuk '. Dora mempersilahkan Lian masuk ke mobilnya,.


' Kita mau kemana ?'. tanya Lian yang sudah duduk disebelah Dora .


' Nanti kamu juga tahu '. jawab Dora tersenyum kemudian melajukan mobil Audinya dengan cepat.


Beberapa jam kemudian mereka sudah sampai ditempat tujuan , yang ternyata tujuan Dora adalah mengajak jalan Lian ke puncak .


' Ayo turun , ' ajak Dora tersenyum kepada Lian, kemudian mereka berdua turun dari mobil .


' Kita mau kemana ?'. tanya Lian penasaran.


' Malam dingin begini , dipuncak enaknya memakan jagung bakar , ayo kita beli jagung bakar'. jawab Dora sembari menggandeng tangan Lian. dan Lian hanya menurut saja tanpa membantah ajakan Dora.


Setelah mereka sampai di penjual jagung bakar , akhirnya mereka memesan untuk dua orang.


' Bagaimana enak gak jagungnya ?' Dora bertanya.


' Enak kok , pas dengan suasana dinginnya puncak '. Lian mengangguk .


' Memakan jagung bakar disaat dingin begini ternyata sangat nikmat ,apalagi kalau ditemani kamu , hehe'. kekeh Lian menggoda.


' Apaan sih '. Jawab Dora sembari mencubit perut Lian dan terlihat wajah cantik Dora merah seperti tomat.


'Malam ini dingin sekali ya ' lanjut Dora memberi kode.

__ADS_1


' Apa kamu pengen aku hangatin?'. jawab Lian tersenyum.


' Bagaimana caranya ?'. Dora bertanya.


' Sini mendekat padaku , tubuh laki -laki itu bersifat panas , jika kamu memeluku , kamu akan merasa hangat'. Lian memberi bimbingan.


' Apakah begini sudah membuatmu hangat?'. Lian langsung memeluk Dora dari belakang.


' Sangat hangat dan nyaman..'. Dora menjawab dengan jujur.


Setelah lama berpelukan , tangan Lian menyentuh gunung kenyal milik Dora , yang membuat Dora sedikit kagat , ada rasa nyaman saat gunung kenyalnya disentuh tangan Lian.


' Jangan disini Lian , kita lakukan di villa ku saja'. Dora menyarankan.


' Dimana villamu ?'. Tanya Lian .


' Tidak jauh dari sini , ayo kita kesana '. jawab Dora sambil menggandeng tangan Lian menuju ke mobil , setelah mereka masuk mobil , Dora langsung melajukan mobilnya kearah Villa pribadinya.


Beberapa saat kemudian mereka telah sampai di Villa pribadi Dora.


' Dengan senang hati '.jawab Lian yang lansung meremas gunung kenyal milik Dora yang besar itu.


Kemudian tangan Lian masuk ke rok Dora , sembari menyelinap kedalam C.D Dora dan berhenti tepat didepan lubang mungil lembah surga milik Dora , dan jari jari Lian dengan lembut mengusap bagian gundukan kecil disudut lubang lembah surga milik Dora , yang membuat Dora menggelinjang tak tahan menahan gelinya usapan jari Lian.


Sheeer..


Cairan bening lembah surga Dora mengalir deras keluar membasahi jari jari Lian .


' Lian ayo laksanakan kewajibanmu , aku sudah tidak kuat lagi '.Dora sudah hilang akal sehatnya .


' Apa tidak mengapa aku memasukannya ?'. tanya Lian ingin tahu.

__ADS_1


' Tidak mengapa , laksanakanlah '. jawab Dora sambil membuka bajunya , kemudian melepas tali B.H warna pinknya , lalu melorotkan C.D berwarna pink nya juga .


Kini terlihat bentuk tubuh Dora yang tidak gemuk dan tidak juga kurus . Bentuk badan Dora benar-benar bagus , kulitnya yang putih mulus , payudara yang besar menyiratkan keindahan yang tiada tara , wajah Dora memang mirip artis korea yang kecantikannya diragukan lagi.


Mendapat persetujuan dari Dora , Lian dengan senang hati mengantarkan belut agungnya menuju pintu lembah surga milik Dora.


Bllessh .


' Aduh sakit , pelan -pelan Lian'. Dora merintih kesakitan , terlihat ada cairan merah seperti darah ketika belut agung Lian masuk sepenuhnya.


Lian tidak tahu jika Dora masih perawan , jadi ia tidak hati-hati saat memasukan belut agung kedalam lembah surga milik Dora.


' Kamu masih perawan ?'. tanya Lian kaget.


'Iya '. jawab Dora singkat sambil mengangguk .


' Nasi sudah menjadi bubur , lanjutkan saja Lian , jangan berhenti ditengah jalan'. lanjut Dora memberi saran.


' Baiklah , tahan sedikit rasa sakit ini , nanti lama-lama juga akan menghilang dengan sendirinya '. jawab Lian memberi pengertian.


Akhirnya mereka melanjutkan aktivitas ranjangnya selayakya seorang suami istri.


Dora sangat menikmati permainan Lian , kini ia sudah keluar berkali-kali . Memang benar apa kata hatinya , mencintai Lian tidak ada ruginya , selain tampan rupawan , Lian juga mempunyai belut agung yang besar dan tahan lama , berbeda dengan pria pada umumnya.


Setelah beberapa jam kemudian , mereka memutuskan untuk berhenti melakukan aktivitas ranjangnya , karena Dora sudah tidak sanggup melayani Lian yang begitu buas.


Dora sudah benar-benar kewalahan dan sangat terpuaskan oleh permainan Lian.


Setelah semua selesai ,kini mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing karena hari sudah menjelang waktu subuh.


' Terima kasih Lian , sudah mau menemaniku malam ini '. Dora mencium pipi Lian.

__ADS_1


' Sama sama dora , aku turun dulu ya, sampai jumpa dilain hari '. jawab Lian tersenyum mengecup kening Dora , kemudian turun dari mobil menuju kediaman kakek Wibowo.


Bersambung....


__ADS_2