
Di kota Jiang .
Peperangan kakaisaran Qing dan kekaisaran Wu telah berdampak pada para warga sipil kekaisaran Qing, karena pasukan kekaisaran Wu telah membati buta , mereka menyisir setiap wilayah kota ataupun desa , dan membantai rakyat yang tak bersalah.
Kini di kota Jiang semua penduduk telah bersiap untuk mengungsi ketempat yang lebih aman, karena takut jika ada pasukan kekaisaran Wu yang datang untuk menyerang mereka.
' Li'er apa kita juga akan mengungsi ? '. tanya Fei Si kepad Cow Li .
' Tidak tahu bibi , kita tanya Yi'er dulu '. jawab Cow Li kemudian menoleh kearah Qing Yi.
' Dari kemarin kamu sepertinya sedang dalam perasaan yang tidak baik , kamu selalu termenung , dan terlihat gelisah '. tanya Cow Li kepada Qing Yi yang merasa aneh, tiba-tiba menjadi pendiam.
' Tidak ada apa-apa Li'er'. jawab Qing Yi tersenyum yang terlihat dipaksakan.
' Jika ada sesuatu , katakanlah Yi'er '. tanya Cow Li lagi karena dia merasa ada yang berbeda dengan kekasihnya itu.
' Ayo katakanlah ada apa Yi'er ?'. lanjutnya .
' Baiklah , aku ingin mengatakan sesuatu , tapi Li'er jangan marah ya ?'. jawab Qing Yi menatap Cow Li iba dan ada jejak kekhawatiran diwajah Qing Yi.
' Katanlah Yi'er'. sahut Cow Li menatap Qing Yi serius.
' Sebenarnya...'. Qing Yi tidak melanjutkan kata-katanya , lalu menundukan wajahnya.
' Ayo cepat katakan jangan bertele-tele !'. Cow Li mulai sedikit kesal.
' Aku ...aku sebenarnya putri kaisar Qing '. jawab Qing Yi gugup karena takut jika Cow Li akan marah mengetahui kebenaran yang ada, bahwa dia adalah tuan puteri dari kekaisaran Qing.
' Dan aku...aku sudah dijodohkan dengan putra kaisar Wu ' lanjut Qing Yi mulai meneteskan air matanya.
__ADS_1
' Dan aku..aku yakin peperangan ini disebabkan olehku , karena kabur dari perjodohan itu ' lanjut Qing Yi sesenggukan .
Deg !
Diam.
Cow Li yang mendengarkan semua penjelasan Qing Yi menjadi diam .
' Kenapa kamu tidak jujur dari dulu '. ucap Cow Li dingin.
' Ka karena aku takut kamu marah , aku mohon kamu jangan marah , aku tidak bermaksud untuk membohongi kamu Li'er'. Qing Yi menangis lalu memeluk Cow Li dengan erat.
' aku mohon kamu jangan marah , aku mencintaimu Li'er '. lanjut Qing Yi semakin menangis , ia sangat takut jika Cow Li akan marah.
' Hahaha kamu bilang mencintaiku yang mulia putri? kenapa kamu selama ini menipuku, hay yang mulia puteri ?, cintamu palsu !'. tawa Cow Li sarkas , sembari mendorong Qing Yidari pelukannya , yang membuat Qing Yi hampir terjatuh.
' ingat wahai yang mulia putri kaisar ...kamu sudah bertunangan ...kau tidak pantas dengan pria yang berkasta rendah sepertiku...!'. lanjut Cow Li menggertakan giginya marah.
' Jangan panggil aku Li'er , aku jijik ! '
' Kamu Pergi! cepat pergi ! aku benci penipu sepertimu !'. sela Cow Li membentak Qing Yi yang ingin mengucapkan sesuatu .
Qing Yi terus menangis , ia bingung harus bagaimana lagi agar Cow Li tidak marah dan mau memaafkannya.
Memang dia salah karena tidak jujur dari awal , tetapi tentang perasaannya kepada Cow Li adalah kebenaran , ia benar-benar mencintai pria didepannya itu .
' Baik jika itu inginmu , aku akan pergi '. ucap Qing Yi menangis sesenggukan .
' Tapi satu hal yang kamu harus tahu '.
__ADS_1
' Aku benar-benar mencintaimu'.
' Jaga dirimu baik-baik , aku akan pulang ke kaisaran untuk menghentikan peperangan ini'. lanjut Qing Yi kemudian ia pergi .
Di sisi lain.
Kaisar Qing yang terluka karena serangan dari kaisar Wu , ia mencoba untuk bangkit sembari memegang dadanya yang terluka.
' Hahaha Qing Ji , kenapa kamu sangat keras kepala , menyerahlah sebelum terlambat '. ucap Wu Dang merasa diatas angin.
' Jangan mimpi ! ayo kita selesaikan pertarungan ini '. sahut kaisar Qing ,kemudian melesat sekuat tenaga menyerang kaisar Wu dengan pedang ditangannya.
Wush!
Tranks! tranks !
Dug!
Braks !
Serangan kaisar Qing membati buta dan tidak terarah , yang membuat pertahanannya longgar , oleh sebab itu ia terkena tendangan kaisar Wu lagi tepat di perutnya .
Brugh !
Hoeks !
Kaisar Qing terpelanting jatuh ketanah , karena terkena tendangan keras dari kaisar Wu. Dan menyemburkan darah segar lagi dari mulutnya, menambah parah lukanya.
' Haha dasar keras kepala , semut sepertimu tidak layak bertarung denganku !'. tawa kaisar Wu mengejek .
__ADS_1
Kaisar Qing sudah terluka parah , ia ingin berdiri tetapi tulang-tulangnya terasa remuk . Sekuat tenaga dia mencoba bangkit , tetapi tidak kuat dan jatuh lagi ketanah.
' Apakah ini akan menjadi akhir kekaisaran Qing ?'. gumam Qing Ji dalam hati sedih, ia merasa gagal sebagai seorang kaisar , ia merasa tidak bisa melindungi rakyatnya.