System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Pengganggu Kecil


__ADS_3

Setelah Lian dan Vani menyelesaikan urusannya didalam mobil , kini mereka bergegas turun dari mobil untuk meneruskan tujuannya yang tertunda. Mencari perlengkapan untuk keperluan pernikahan Lian.


' Lian , punyaku sedikit perih dan sakit untuk berjalan '. ucap Vani merintih memberitahu.


' Tenang saja , kamu telan pil ini '. Lian langsung mengeluarkan pil penyembuh dari ruang systemnya.


' Pil apa ini Lian ? '. tanya Vani bingung.


' Itu pil penyembuh , telan saja '. sahut Lian tersenyum .


Vani menuruti apa kata Lian , ia langsung menelan pil penyembuh dari Lian. dan beberapa detik kemudian setelah ia menelan pil , rasa perih pada lubang lembah surganya langsung pulih tanpa rasa sakit lagi.


' Ini benar-benar hebat Lian , aku sebagai seorang dokter baru kali ini melihat pil sehebat ini ' ucap Vani terkejut.


' Lupakan , ayo kita jalan'. jawab Lian santai kemudian berjalan menggandeng tangan Vani untuk masuk ke Mall.


' Vani kamu disini ?'. ucap seorang pemuda bertubuh gempal dari samping bersama temannya , mereka adalah senior Vani dirumah sakit Vani bekerja.


' Dokter Seno kamu disini juga'. Sahut Vani datar.


' Iya , kebetulan kami ingin belanja juga'. Seno tersenyum cerah karena tidak sengaja bertemu dengan Vani wanita yang selalu ia kejar.


' Siapa dia Van '. lanjut Seno melirik Cow Li dengan sinis.


' Dia ..calon suamiku '. jawab Vani berbohong , karena ia tidak suka jika Seno terus mengejarnya , maka ini kesempatan Vani untuk menolak Seno dengan mengatakan Cow Li sebagai calon suaminya.


' Tidak mungkin , kamu pasti bohong '. Seno menggertakan giginya tak percaya.


' Kalo tidak percaya ya sudah '. jawab Vani santai.


' Aku tahu kamu pasti berbohong , kamu pasti menyewa si Luwak ini untuk menjadi pacar bohonganmu kan !'. Seno sudah mulai tersulut emosi .

__ADS_1


' Apa kamu bilang ? si Luwak ? , yang benar saja , kalau dia Luwak terus kamu apa ha ? '. jawab Vani geram.


' Orong - orong ?' Lanjut Vani mencibir.


' Hahaha, nying...orong-orong...! '.mendengar jawaban Vani , Cow Li tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya , ia tertawa sampai ingin menangis.


Melihat Cow Li tertawa terbahak - bahak seperti orang gila , Seno merasa diremehkan , seketika darah tingginya menjadi naik .


Pasalnya ia tidak pernah diremehkan oleh siapapun , karena dia adalah tuan muda kedua dari keluarga kaya no 2 di kota Jakarta.


Apa yang menjadi keinginannya harus ia dapatkan ,apa yang menjadi kemauan harus terpenuhi, bagaimana caranya ia tak perduli .


Jika ingin wanita ia harus bisa memiliki , dengan cara apapun juga , dan jika ada yang berani menyinggungnya ia tidak akan segan-segan untuk menyingkirkannya.


' Sial , sepertinya aku harus memberi pelajaran padamu , kamu tidak tahu dengan siapa kamu berurusan ! '. raung Seno marah , ia tidak perduli lagi dimana ia berada, walaupun banyak pengunjung Mall melihatnya ia tak perduli.


' Kurang ajar kau ! rasakan ini !'. raung Seno mengganas , walaupun ia seorang dokter , ia juga sedikit tahu tentang beladiri , karena keluarganya adalah keluarga beladiri .


Seno langsung berlari menyerang Cow Li dengan ganas , ia tidak lagi melakukan pencitraan didepan Vani , sebagai dokter yang baik , cool dan berwibawa.


Wush !


Wush !


Serangan ganas Seno diarahkan pada Cow Li , tidak ada satupun yang mengenainya , karena menurut Cow Li , serangan Seno seperti Siput yang berjalan dipadang pasir.


Bukan Lian yang terkena pukulan Seno , tetapi Seno lah yang terkena tamparan Lian.


Plak !


Aduh !

__ADS_1


Brakh !


Terkena tamparan santai dari Cow Li , Seno terlempar kebelakang menghantam lantai Mall .


Ada darah keluar dari mulut karena ada giginya yang rontok , dan bibirnya seketika menjadi monyong seperti Babi.


' Kau berani memukul temanku , mati ! '. raung Dedi teman Seno marah. Dan langsung menyerang Cow Li dengan tendangannya.


Wush!


Cow Li dengan santai mengangkat kakinya dan menendang Dedi tepat pada Biji nya.


Bug !


Aduh biyung !


Brukh !


Dedi terlempar jauh jatuh ke lantai Mall, dengan Biji membengkak kebiruan dan seketika tak sadarkan diri, karena menahan sakitnya Biji ditendang oleh Cow Li.


Bagaimanapun juga Biji adalah termasuk kelemahan seorang pria , jika Biji ditendang sakitnya benar-benar tak terbayangkan.


Oleh karena itu kalian harus benar-benar melindungi Biji ketika sedang bertarung , jika tidak melindungi Biji dengan baik , maka kelarlah hidup kalian.


Para pengunjung Mall hanya melihat pertarungan mereka tanpa ada yang membantu atau melerai , mereka juga tidak ingin mencari masalah , lebih baik menutup mata daripada harus ikut campur dan menambah masalah, Pikir mereka.


Cow Li dengan tersenyum santai mendekati Seno yang masih tergeletak di lantai , kemudian berkata.


' Jika kamu ingin balas dendam , aku tunggu , namaku Cow Li An , sang pendekar Lembah Surga yang tampan dan bijaksana, hehe'.


' Jadi orang itu harus tahu malu , wanita yang tidak ingin dikejar , ya jangan dipaksa '.

__ADS_1


' Semua lembah surga itu rasanya sama saja , jangan jadi pria bodoh yang hanya menyukai keindahan satu dan mengabaikan keindahan yang lainnya '. lanjut Cow Li menohok.


Bersambung ...


__ADS_2