
Setelah kedatangan Tuan Shen , Gu Ma terpaksa harus pergi , dan melepaskan Cow Li dari genggamannya , jika tidak dia harus berurusan dengan orang yang leluhurnya saja tidak berani menyinggung.
Tuan Shen adalah eksistensi yang sebenarnya yang tak boleh disinggung oleh siapapun , para leluhur 4 sekte besar saja ,mereka tidak berani menyinggung tuan Shen, apalagi hanya keluarga Gu , jelas sangat bodoh jika berani bersinggungan dengan tuan Shen.
Tetapi walaupun tuan Shen kuat , dia tidak pernah perduli dengan kekuasaan , dan tidak pernah ikut campur dalam masalah dunia luar.
' Ayah kenapa malah pergi , ayah takut pada pria takut pada kakek itu ?'. tanya Gu Chi pada ayahnya penasaran.
' Takut matamu ! apa kamu buta ! apa kamu tidak tahu siapa orang tadi !'. bentak Gu Ma kesal.
' Memang siapa , bukanya hanya dia hanya seorang kakek lemah '. jawab Gu Chi semakin heran.
' Lemah kepalamu ! , punya otak jangan ditaruh di pantat ! , dia itu tuan Shen ! yang leluhur kita saja tidak berani menyinggungnya .' bentak Gu Ma kesal.
' Bahkan 4 sekte besar di kota Jiang ini tidak berani menyinggungnya ,kamu mengerti !'. imbuh Gu Ma semakin kesal kepada anaknya yang otaknya ditaruh dipantat itu.
' i iya ayah aku mengerti '. Gu Chi mengangguk mengerti , padahal sebenarnya tidak mengerti.
' Lalu bagaimana dengan pemuda itu ayah , apa kita akan melepaskannya ?'. lanjut Gu Chi bertanya.
' Kita akan mencari kesempatan dilain waktu untuk berurusan dengannya '. jawab Gu Ma dingin.
' Ayo kita cepat pulang , gara-gara tadi ayah ketakutan , perutku rasanya jadi mules ingin berak '. lanjut Gu Ma mempercepat terbangnya.
Sementara ditempat Cow Li.
' Terima kasih kakek , telah menolong kami '. ucap Cow Li kepada tuan Shen sopan sembari menangkupkan tangannya.
' Haha, ini adalah tempatku , sebagai tuan rumah aku harus memberi kenyamanan pada pelangganku'. Tuan Shen tertawa.
__ADS_1
' Walaupun begitu , aku tetap berterima kasih kakek '. jawab Cow Li tersenyum sopan.
'ti..i iini..aura ini ?'. Sebelum menjawab ucapan Cow Li ,Tuan Shen kaget ketika merasakan aura samar-samar keluar dari tubuh Cow Li.
(' Ternyata penciumanmu tajam juga Shen Duan ?'. ) tiba-tiba System berbicara lewat telepati kepada tuan Shen .
' i i ini..tu tu tu tuan puteri ?'. Tuan Shen membelakan matanya terkejut saat mendengar ucapan dari System , tubuhnya bergetar dan keringat dingin langsung keluar dari tubuhnya , ada jejak ketakutan pada wajahnya.
Brugh !
Tuan Shen jatuh ke lantai dan berlutut.
Cow Li yang melihat tuan Shen berlutut menjadi kebingungan, lalu berkata '. ada apa denganmu kek ?'.
( Cepat berdiri bodoh ! , jangan membuat yang mulia curiga ! ) pekik System pada Shen Duan.
' Ba ba baik tuan putri .' sebelum menjawab pertanyaan Cow Li , Shen Duan langsung berdiri.
Dengan mengusap keringat dingin didahinya , Shen Duan menjawab '. Tidak tahu kenapa , tiba-tiba lutut kakek lemes sekali, seperti rambut habis dikeramas'.
Cow Li mengangguk , lalu berkata '. apa kakek masuk angin ?'.
Masuk angin ?
Dewa masa masuk angin ?
' hahaha , mungkin kakek masuk angin '. Shen Duan tertawa masam.
'Tuan muda , apa tujuan tuan muda di kota Jiang ini '. tanya Shen Duan mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
' Aku ingin mengikuti pertandingan seni beladiri kakek '. jawab Cow Li jujur.
Shen Duan mengangguk lalu berkata '. kalau begitu tuan muda terimalah ini '. Shen Duan mengeluarkan plat kayu dari sakunya.
' Jika tuan muda mendaftar besok , tuan muda serahkan plat itu , semoga bisa berguna untuk tuan muda '. lanjut Shen Duan menjelaskan.
' Kenapa harus dengan plat ini? '. tanya Cow Li penasaran .
' Apa tuan muda tidak tahu , untuk mendaftar turnamen beladiri , tuan muda harus punya dukungan dibelakang tuan muda , seperti sekte ,klan dan lainya'. Shen Duan menjelaskan.
Cow Li mengangguk mengerti lalu berkata'. terima kasih kakek Shen , berkat kakek aku bisa mengikuti turnamen '. Cow Li tersenyum bahagia.
' Itu hanya masalah kecil tuan muda'. jawab Shen Duan tersenyum.
' Jika tidak keberatan , tuan muda menginap saja disini '. lanjut Shen Duan menawarkan .
' Terima kasih kakek , jadi merepotkan kakek '. jawab Cow Li tersenyum sopan.
' Kalo begitu , biar pelayan kami yang mengurus tuan muda dan...'. ucap Shen Duan berhenti saat melihat kedua wanita yang tak sadarkan diri didekat Cow Li.
' Dia wanitaku , dan yang satu bibiku'. sahut Cow Li menjelaskan kebingungan Shen Duan.
' Owh..kalo begitu biar pelayan kami yang membawa mereka kekamar'. jawab Shen Duan Mengerti.
Kemudian Shen Duan memanggil pelayan wanita untuk membawa Qing Yi dan Fei Si ke kamar , setelah pelayan datang mereka langsung membawa keduanya, diikuti oleh Cow Li dibelakangnya .
' Ma maafkan hamba tuan puteri telah lancang , apakah benar dia yang mulia , atau keturunannya?'. tanya Shen Duan lewat telepati dengan hati hati.
( Dia keturunannya , dan yang mulia itu sendiri , karena dia pecahan jiwa yang mulia) jawab System menjelaskan.
__ADS_1
Shen Duan mengangguk mengerti , lalu berkata ' Ka kalau begitu ,Ma maafkan hamba ini tu tuan putri, hanya ini yang bisa hamba lakukan pada yang mulia '.
( Tidak masalah , yang penting kamu jangan membuat yang mulia curiga , karena dia belum mengingat siapa dirinya ) jawab System.