
Alam Fana , Jakarta 23 Juni 2022 , Indonesia.
Cow Li dikirim oleh system secara paksa saat sedang ingin melakukan pelepasan bersama She Sui kekasihnya , system mengirimkan Cow Li secara paksa ke Alam Fana bukan berarti waktunya sudah habis di Alam Kultiva, System hanya sedikit ingin memberi pelajaran saja , karena sesungguhnya system juga cemburu melihat Cow Li melakukan pelepasan dengan wanita lain , karena dirinya yang tak lain adalah istri ke 3 Cow Li dimasa lalunya. Jadi ya wajar jika system cemburu.
System juga sudah menyegel ingatan Cow Li saat di Alam Fana , dan juga menyegel kekuatan Dewa nya , jadi sekarang Cow Li sudah seperti manusia biasa , ingatannya kembali seperti dulu sebelum Cow Li dikirim ke Alam Kultiva.
( Maaf suami , saat di Alam Fana , aku tidak akan lagi membantumu , apapun yang terjadi biarkan dirimu sendiri yang berjuang menghadapi Samsara Kehidupanmu, karena itu jalan menuju ke Alam Suci )
( Aku hanya bisa memantaumu saja, karena jika aku ikut campur , sama saja menggagalkan Hukuman Kehidupan Samsaramu)
Gumam System atau Liu Zhu nama istri ketiga Cow Li.
Di Suatu tempat , tepatnya di Sungai Ciliwung
Byuuuur !
Aduh !
' Kenapa aku tiba-tiba disini ?' siapa yang membuangku ! ' gumam Cow Li bingung , perasaan dia sedang tidur dikamar saat masuk angin , kenapa tiba-tiba sudah berada di sungai yang ia tidak tahu ada dimana.
__ADS_1
' Woy ! siapa yang mengganggu meditasiku! ' Raung pria paruh baya marah , karena ada orang yang mengganggunya sedang meditasi.
Pria paruh baya langsung berdiri , kemudian menoleh kebelakang tepatnya berada dibawah tempat ia sedang bermeditasi.
' Kalau mau berenang jangan disini ! ini tempat sakral !'. pekik Wartono nama pria paruh baya yang melihat Cow Li sedang berenang dibawah tempat ia meditasi.
' Berenang kepalamu ! , aku tidak sengaja tercebur disini !'. sahut Cow Li kesal .
' Bapak juga , kenapa berak di pinggir kali ! ' imbuh Cow Li semakin kesal karena ada benda kuning tepat bersarang diatas kepalanya.
' Woy ! itu bagian dari adat istiadat warga sini ! , sudah ribuan tahun adat istiadat itu sudah kami lestarikan !'. Wartono tidak mau kalah.
' Mana ada berak dipinggir kali bagian adat istiadat , gemblung apa yah '. gumam Cow Li kesal sembari naik keatas kepinggir kali.
' Namaku Wartono ! kalau ngomong sama orang tua itu yang sopan '. sahut Wartono kesal karena acara meditasinya terganggu oleh Cow Li.
' Iya pak Wartono yang terhormat , ini aku berada dimana , soalnya aku baru berada disini '. ucap Cow Li sedikit sopan.
' Bwahahaha , ini sungai Ciliwung ! sungai yang terkenal di Dunia , masa kamu tidak tahu ! kamu orang mana sih !'. tawa Wartono heran .
' Aku orang Jogja pak '. jawab Cow Li singkat.
__ADS_1
' Bwahaha bocoh jogjo toh..nomomu sopo..!' tanya Wartono meledek, karena orang jogja menyebut kata A diucapkan jadi O , padahal tidak semuanya begitu . Tetapi pikir Wartono begitu.
' Aku Lian , lengkapnya Co Lian !'. jawab Cow Li singkat sembari mengerutkan kening , karena melihat pria aneh didepannya.
' Kenapa kamu nyebur dikali tadi , apa ingin bunuh diri ?'. ucap Wartono bertanya sekenanya .
' Aku juga tidak tahu , perasaan aku sedang tidur dirumah , kenapa tiba-tiba berada disini '. Cow Li menjelaskan . ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi , berusaha untuk mengingatnya pun merasa buntu.
'Hahaha jangan - jangan kamu dibuang oleh orang tuamu '. sahut Wartono tertawa .
' Mungkin ' jawab Cow Li tersenyum masam.
' Pak apa boleh aku menumpang mandi , ini berak bapak bersarang di kepalaku , sangat bau sekali'. lanjut Cow Li ijin menumpang mandi, karena merasa badannya sangat bau karena ada berak bersarang di kepalanya.
' Jangan menuduh sembarangan ! aku tadi belum sempat keluar , sudah diganggu kamu !'. Sahut Wartono kesal.
' ini jadi mampet gara-gara kamu ! , ya udah ayo ikut kerumahku !'. lanjut Wartono mengajak kerumahnya.
' Aku juga pinjam baju untuk ganti ya pak , aku tidak punya baju pengganti '. ucap Cow Li memelas.
' Hadeeh ..dikasih hati minta brutu ! ya udah kebetulan bapak punya stok pakaian yang tidak dipakai , tenang saja , ga usah bayar , aku tahu kamu tidak punya duit ' sahut Wartono sembari membimbing Cow Li menuju kerumahnya.
__ADS_1
' hehe kok tahu '. jawab Cow Li malu .
' Ya tahu lah , tampangmu saja kelihatan madesu ! , ahaha '. tawa Wartono meledek .