
She Sui sangat marah ketika kedua gunung kenyalnya di re mas oleh Cow Li , seumur hidupnya tidak ada laki-laki yang berani menyentuhnya, apalagi sampai memegang *********** , ini tidak bisa dibiarkan.
' Kubunuh kau mesium !'. raung She Sui marah, tetapi sebelum tangan She Sui memukul wajah Cow Li, tiba-tiba Cow Li sudah dibelakang She Sui dengan tangan masih memegang gunung kenyal She Sui.
' Apakah kamu pakai perekat , tangan ini tidak bisa lepas dari balon lembut ini '. Cow Li pura-pura tak berdaya.
Walaupun She Sui bergerak kesana kemari , Cow Li seakan-akan tidak bisa lepas dari tubuh She Sui , dengan tangan terus memegang gunung kenyal She Sui.
' Tolong lepaskan aku mesium !'. pekik She Sui meneteskan air mata , dia awalnya sangat percaya diri bisa mempermalukan Cow Li , sekarang malah dia yang dipermalukan.
' Tangan ini sungguh tidak bisa dilepaskan , mungkin karena merasa aman dan nyaman '. Cow Li pura-pura menghela nafas berat tak berdaya.
Semua orang juga merutuk tindakan Cow Li , hanya Cow Li saja orang yang tidak tahu diri , mempermainkan jenius sekte Teratai Biru yang dijuluki dewi kecantikan , dipermalukan didepan semua orang .
Itu sungguh tidak adil bagi para jomblo , karena mereka hanya bisa membayangkan She Sui saat main sabun , sedangkan Cow Li orang baru kenal sudah bisa memegang gunung kenyal She Sui.
' Wasit aku menyerah !'. teriak She Sui menangis , dia sudah tidak tahan lagi dipermalukan oleh pemuda yang tidak tahu diri itu.
' Kenapa kamu menyerah cantik ?, kamu jangan khawatir ,aku ini pria yang bertanggung jawab hehe..' kekeh Cow Li sembari mengecup telinga She Sui .
' Mulai sekarang kau adalah wanitaku '. lanjutnya.
' Tidak ! '. tolak She Sui yang langsung melesat pergi keluar arena ,dengan air mata yang mengalir dipipi terbang entah kemana.
Gu Chi yang sudah lama menaruh hati kepada She Sui , melihat wanitanya dipermainkan oleh Cow Li , menjadi sangat marah , bahkan para tetua Teratai Biru juga sangat geram.
Tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa , untuk mengacau di turnamen bakal panjang konsekuensinya. Lebih baik mereka menahan diri dan berencana akan memberi pelajaran pada Cow Li setelah turnamen selesai.
Akhirnya pertandingan dimenangkan oleh Cow Li , karena She Sui memilih menyerah .
Pertandingan terus berlanjut , seperti biasa Cow Li memenangkan mereka dengan sangat mudah , begitu juga dengan Go Ten , semua tidak berani melawan Go Ten , daripada mereka melawan Go Ten jenius dari semua jenius di kota Jiang , lebih baik menyerah saja.
__ADS_1
Wush !
Tap , tap..
De Ca turun arena .
' Pertandingan kini sudah mencapai bapak final , untuk merebut posisi teratas '. ucap De Ca mengumumkan.
' Untuk mempersingkat waktu , kita langsung saja panggil kedua peserta yang mengikuti babak final ! , kita panggil Cow Li perwakilan dari Bunga Lotus , dan si jenius kita ,juara bertahan berturut-turut , siapa lagi kalau bukan...Go..Ten...!'.
Wuuuu ..!
Go Ten ..ayo hajar pria mesum itu...!
Buat dia jadi kasim...!
Pukul muka tampannya ! agar kami tidak tersaingi...!
Semua penonton riuh mendukung Go Ten , walaupun Cow Li kuat tapi bagi mereka dia tetap bukan lawan Go Ten .
Begitu juga dengan Cow Li , mendengar namanya dipanggil dia langsung menuju ke arena ,seperti biasanya Cow Li berjalan dengan ngesot , karena untuk menjadi MC dia harus Cool , tidak boleh sombong apalagi memamerkan kekuatannya. Pikirnya.
Setelah mereka berdua sampai ditengah arena , kini wasit mempersilahkan mereka untuk mulai bertarung.
' Kalian sudah tahu aturan dalam turnamen ini , yang keluar arena dinyatakan kalah , dan tidak boleh membunuh '. ucap De Ca kepada mereka lalu pergi.
' Menyerahlah dan berlutut atau babak belur '. ucap Go Ten membusungkan dada dan mendongakan kepalanya sembari memejamkan matanya .
' Aku tidak ingin melawan semut sepertimu '. lanjut Go Ten dengan sikap yang masih sama , sangat tenang ,seperti tidak menganggap Cow Li sama sekali.
' Hadeh..bagaimana kalau aku bisa mengalahkanmu'. jawab Cow Li santai .
__ADS_1
' Haha jangan bermimpi disiang bolong '. tawa Go Ten meremehkan.
' Jika aku kalah darimu , aku berjanji akan pulang berjalan mundur '. lanjut Go Ten percaya diri.
' Aku beri kamu kesempatan 100 pukulan untuk melawanku duluan ,jika kamu 100 pukulan kamu tidak bisa mengalahkanku , kamu harus jilat kakiku dan panggil aku ayah '. imbuhnya meremehkan.
' Baik'. jawab Cow Li santai.
' Sekarang cepat pukul aku , sekuat tenagamu'. ucap Go Ten sambil memejamkan matanya.
Go Ten mempunyai kepercayaan diri yang sangat besar , melihat lawannya yang mempunyai badan jauh lebih kecil darinya , karena badan Go Ten sangat besar seperti Gorilla .
Selain dijuluki super jenius , Go Ten juga dijuluki Otot Kawat Balung Wesi . Maka tidak heran jika Go Ten menganggap Cow Li hanya seekor semut dimatanya.
' Baiklah , kita sepakat'. dengan santainya Cow Li menjawab , lalu melesat kearah Go Ten yang masih memejamkan matanya meremehkan.
' Sepak Kuda Menendang Gorilla !'.
Cow Li mengeluarkan teknik penciptaan.
Wush !
Pung !
BOOM !
Pukulan Cow Li tepat kearah mulut Go Ten dengan sangat kuat, yang membuat Go Ten terbang keluar arena.
'aduh !
Wush !
__ADS_1
Brugh !
Dalam satu pukulan Go Ten keluar arena menabrak dinding formasi, kemudian jatuh ke tanah dengan keras , dengan mulut monyong seperti Tapir.