
Karin berfikir jika cinta sejati harus tetap diperjuangkan , ia benar-benar akan memperjuangkan cintanya kepada Jhony , walaupun harus menikah dengan Lian itu tidak akan menggoyahkan tekadnya.
Tetapi entah mengapa ,setiap ada wanita yang memandang pria tampan disebelahnya dengan penuh kekaguman , perasaan Karin menjadi kesal dan Perasaannya menjadi rumit .
Lian yang disebelahnya juga terlihat acuh tak acuh , ia tak seperti memperdulikan Karin sama sekali , tetapi malah seperti sedang tebar pesona kepada setiap wanita yang memandangnya.
Karin tidak tahu jika pria tampan yang ia anggap sampah disebelahnya adalah sang Pendekar Lembah Surga yang tak puas hanya dengan satu wanita.
' Vani , apa itu pria yang kamu maksud ? suami dari kakak sepupumu ? ' tanya Dora yang dari tadi melihat Lian penuh dengan kekaguman, Hati Dora juga menjadi rumit saat memandang wajah tampan Lian.
' Iya , bagaimana menurutmu ?'. jawab Vani tersipu malu.
' Benar-benar tampan , bahkan aku yakin tidak ada laki-laki yang menandingi ketampanannya'. sahut Dora penuh kekaguman.
Vani mengangguk setuju , kemudian tersenyum , Vani membayangkan jika malam nanti akan melakukan pelepasan kembali dengan Lian , karena Vani yakin jika Lian tidak akan mendapat jatah dari Karin karena telah melakukan perjanjian kontrak untuk tidak menyentuh Karin selama menkah 3 tahun.
' Van kenapa malah tersenyum-senyum sendiri ? '. tanya Dora yang melihat sahabatnya melamun dan tersenyum sendiri.
' Ah tidak mengapa Dora, ayo kita sapa mereka '. jawab Vani tersenyum singkat kemudian menggandeng tangan Dora menghampiri Lian dan Karin .
' Hay kak Karin , selamat ya '. sapa Vani kemudian memeluk Karin. Begitu juga dengan Dora .
' Hay kak Lian , selamat ya '. sapa Vani kemudian memeluk Lian , dan berbisik '.
' Jangan lupa nanti malam aku tunggu dibelakang rumah '.
__ADS_1
Lian hanya mengangguk santai dan tersenyum memandang dokter panas didepannya.
Setelah Vani menyapa , kemudian giliran Dora yang menyapa Lian.
' Hay , kak Lian , aku Dora sahabatnya Vani dan teman Karin , selamat ya '. sapa Dora kemudian memeluk Lian .
Blush !
Dora mencium aroma wangi tubuh Lian , seketika hasrat terpendamnya langsung bangkit .
' Apa - apaan ini , kenapa aku merasa nyaman memeluknya , rasanya ingin terus berada dipelukannya .'
' Oh Dora...apa yang kamu pikirkan ! '. Gumam Dora dalam hati .
' Dora , peluknya jangan lama - lama , apa kamu gak malu sama kak Karin '. ucap Vani kesal membangunkan lamunan Dora yang masih memeluk Lian.
Karin yang melihatnya hatinya langsung menjadi kesal , tetapi dia berusaha untuk bersikap tak perduli.
Penampilan Dora memang tidak kalah dengan Vani dan Karin . Bisa dikatakan kecantikan mereka setara satu sama lainya , hanya saja dari ketiganya , Payudara Dora lah yang paling besar .
Dora yang sudah terkena wangi keringat Lian yang mengandung racun afrodisiak , kini pikirannya menjadi kacau , ia berfikir bagaimana caranya bisa dekat dengan Lian . Dora tidak perduli lagi dengan Vani dan Karin.
' Bagaimana caranya , Lian harus menjadi miliku , tidak mengapa kesucianku direnggut olehnya , daripada oleh pacarku si Pentol Korek itu '. gumam Dora dalam hati penuh tekad , dan seketika memasang wajah jijik ketika ia mengingat pacarnya yang bernama Dr Tarno pacarnya yang arogan dan egois itu.
' Hay kalian berkumpul disini ?' sapa Rena yang tiba-tiba datang menghampiri mereka berempat. Kemudian menoleh kearah Lian , dan mengucapkan selamat sembari memeluknyan.
__ADS_1
' Selamat ya Lian '. Rena mengucapkan selamat kepada Lian sembari memeluknya.
'Jangan lupa , nanti malam aku tunggu dikamar belakang '. lanjut Rena berbisik.
Lian yang mendengarnya , hanya tersenyum dan mengangguk santai.
' Memang tidak salah jika aku dijuluki Pendekar Lembah Surga xixi..'. kekeh Cow Li dalam hati ,.ia merasa senang jika surga selalu berpihak kepadanya , karena itu impian semua laki-laki normal.
Kini mereka saling mengobrol satu sama lainnya , hanya Cow Li dan Karin yang masih bersikap acuh tak acuh , seperti tak perduli sama lainnya.
Dibalik ramainya para undangan , ada dua orang yang menatap Cow Li dengan tatapan penuh dendam dan kebencian , dia adalah Seno dan ayahnya Broto.
Mereka berdua juga kenal dengan kakek Wibowo , karena kakek Wibowo kenalan Broto dalam dunia bisnis, oleh karena itu , mereka berdua diundang oleh kakek Wibowo.
' Ayah itu dia bocah yang menghajarku , ayah harus membalaskan dendam untuku , karena dia telah merebut Vani dariku.' ucap Seno menatap Cow Li dengan penuh kebencian.
Seno tadinya cukup terkejut kenapa kekasih Vani malah menikah dengan kakak sepupunya , apakah Vani hanya membohonginya atau memang benar Vani punya hubungan dengan suami kakak sepupunya ?
Tetapi pertanyaan itu Seno kesampingkan , yang jelas ia harus tetap membalas dendam kepada Lian yang telah mempermalukannya didepan umum.
' Tenang Nak , ayah pasti akan membalaskan dendam untukmu '. sahut Broto menatap Lian penuh dengan kebencian , karena Lian telah membuat anaknya dipermalukan didepan umum , sebagai keluarga beladiri itu termasuk penghinaan , dan menginjak-injak harga diri keluarga beladiri nya.
' Kita tunggu saja waktu yang tepat'.
Bersambung...
__ADS_1
'