System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Malam Berdarah


__ADS_3

Diatas penderitaan Cang Ming yang wajahnya babak belur , seperti habis ditendang gajah Ragunan , tercipta kebahagiaan dua sosok insan yang sedang dipadu asmara.


Siapa lagi kalau bukan Cow Li si pemuda madesu dan Dewi cantik Qing Yi.


Setelah mereka masing-masing melakukan aktivitas mandi , sekarang mereka berdua duduk diatas ranjang , suasana canggung terselip diantara mereka berdua.


' Apa kita akan tidur berdua disini ?'. tanya Qing Yi yang perasaannya sudah tidak menentu .


Karena baru pertama kali dia tidur dengan seorang pria. Tersirat diwajahnya menampakan kegelisahan yang mendalam.


' Menurutmu aku tidur dilantai begitu ?'. sahut Cow Li mengerutkan keningnya. Jelas dia tidak ingin tidur dilantai dan tidak ingin menyia-nyiakan keindahan didepannya.


Cow Li pria normal , bukan pria yang suka sesama pedang . Ada keindahan didepannya , tidak akan menyia-nyiakan kesempatan.


Bagaimanapun juga ,dia sudah sangat bosan dengan tangannya sendiri untuk memainkan sabun setiap hari.


' Tapi aku takut '. ucap Qing Yi tertunduk malu. Hatinya pun berdebar .


' Kenapa takut ?, aku tidak memakan dirimu .' jawab Cow Li acuh tak acuh .


' Aku takut , kamu melakukan apa yang telah kamu lakukan padaku tadi siang '. Wajah Qing Yi tertunduk malu.


' kenapa begitu ?'. Cow Li penasaran .


' Aku takut , karena ketika kamu meremas payudara ku ,rasanya enak dan tidak ingin terlepaskan '. sahut Qing Yi memalingkan wajahnya karena malu.


Mendengar penjelasan Qing Yi , Cow Li bingung mau nangis apa tertawa.


Gadis didepannya ini , memang lugu apa memang bodoh . Tapi bukan Cow Li namanya kalau tidak bisa mengambil hati wanita.


Walaupun pemalas begitu , dia juga sering membaca buku perihal karakter wanita.


Jadi dia tahu sedikit tentang cara memikat hati wanita , walaupun dia belum pernah mempraktekannya secara langsung . Apa salahnya kalau sedikit mencoba.


' Tenang saja , aku tidak akan melepaskan , jika dirimu sendiri yang ingin dilepaskan'. ucap Cow Li tersenyum lembut.


' Jadi , kamu tidak perlu takut'. lanjutnya.


' Benar begitu ?, apa kamu bisa berjanji ?'.' Qing Yi menoleh dengan wajah malu.

__ADS_1


' Aku janji '. Cow Li tersenyum penuh kemenangan.


' Apa kita boleh memulainya sekarang ?'. lanjut Cow Li sudah tidak sabar.


Qing Yi mengangguk . Tetapi terlihat ada rasa ragu diwajahnya , apakah dia akan menolaknya atau tidak .


Jika tidak menolak ragu , tetapi jika menolaknya ,ada rasa ingin diremas lagi. Sungguh membuat dirinya bimbang.


Tanpa pikir panjang Cow Li langsung ******* bibir ranum milik Qing Yi , yang membuat Qing Yi sedikit terkejut , tetapi setelah itu ia coba mengimbangi permainan Cow Li .


Kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan oleh Qing Yi , dalam hati bergumam '. hem sangat nikmat'.


Setelah bebarapa saat bertukar air saliva , tangan Cow Li mulai gentayangan masuk kedalam dada Qing Yi , berhenti saat menemukan gundukan kenyal sebesar kepalan tangan pria dewasa.


' Sangat nyaman..'


' ohh..'. Qing Yi mengerang , merasakan nikmat yang tiada tara.


Jika ada dua pilihan , pilih makan sate apa pilih diremas payudara nya ?.


Sudah dapat dipastikan , Qing Yi akan memilih yang kedua.


Cow Li terus meremas buah kenyal ditangannya , tanpa terasa Belut kesayangan yang sudah lama tertidur lesu, kini sudah bangun dengan semangat yang membara.


'Emm'. Qing Yi mengangguk pasrah.


Setelah terlepas semua benang yang melekat pada tubuh Qing Yi , kini terlihat dua gunung yang menjulang tinggi , dibawahnya ada lembah basah ditumpuhi pepohonan yang cukup lebat dan rindang.


' Sayang ?' sepertinya lembah kenikmatanmu sudah banyak ditumbuhi pepohonan yang sangat rindang'.


' Apakah kamu tidak pernah menebangnya?'. tanya Cow Li sambil sesekali mengusapnya, yang membuat Qing Yi sedikit menggelinjang.


' itu karena aku takut akan tumbuh semakin rindang bila ditebang '. jawab Qing Yi yang nafasnya sudah tidak teratur.


' Apakah kau tidak menyukainya ?'. lanjut Qing Yi bertanya.


'Apapun yang ada pada dirimu , itu semua aku suka '. jawab Cow Li membual.


' Sayang ?' apakah aku boleh menaruh Belut kesayanganku pada lembah surgamu ?'. tanya Cow Li lembut.

__ADS_1


' Apakah tidak mengapa ? jika belut kesayanganmu masuk kedalam lembah surgaku ?'. tanya Qing Yi balik.


' Coba saja , jika terjadi apa - apa , aku akan segera mengeluarkannya'. jawab Cow Li memastikan.


' Kalo begitu taruhlah dengan hati-hati '. ucap Qing Yi penuh kepasrahan.


' Ini akan terasa sakit , tetapi setelah itu akan terasa nikmat , tenang saja aku akan pelan pelan dan hati-hati'. ucap Cow Li menyemangati.


' Aduh sakit !'. jerit Qing Yi teredam , karena tidak ingin orang yang dikamar sebelahnya mendengarkan.


' Sayang harus pelan-pelan '. keluh Qing Yi.


' Mungkin kita harus meminta bantuan pelumas kusus untuk kesayangan'. ucap Cow Li memberi solusi.


' System , apa ada pelumas belut kesayangan ?'. tanya Cow Li pada system .


( DING )


( ADA , TAPI MAHAL ! )


( 100 TRILIYUN POIN SYSTEM )


' Mahal amat?! Cow Li mengerutkan kening.


( KALO TIDAK MAU , PAKAI LUDAH SAJA ATAU MINYAK GORENG )


' Aaiss..sepertinya kamu sedang merajuk , ada apa denganmu? aku tanya baik - baik , jawabnya ketus'. ucap Cow Li heran.


System tidak menjawab .


' Sayang kenapa kamu diam saja ?'. tanya Qing Yi penasaran.


' eh tidak apa , ayo kita lanjutkan'. jawab Cow Li sembari menata belut kesayangannya didepan lembah surga milik Qing Yi.


' Kamu harus bertahan dari rasa sakit yang sebentar ini , aku jamin setelahnya kamu akan merasa kenikmatan yang kau sendiri tidak akan bisa membayangkan'. ucap Cow Li memberi kepastian.


' hmm'. Qing Yi mengangguk pasrah .


Setelah belut kesayangan sepenuhnya masuk kedalam lembah surga milik Qing Yi , Cow Li sedikit menarik keluar , lalu membenamkan kembali secara perlahan.

__ADS_1


Terus melakukan hal yang sama , sampai pada akhirnya , rasa sakit pada lembah Qing Yi secara perlahan menghilang , digantikan dengan kenikmatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.


Dua insan yang sedang dimabukan oleh cinta , kini sedang melakukan apa yang disebut nista dan dosa.


__ADS_2