
Mendengar ucapan para murid sekte Teratai Biru yang mengkhawatirkannya , Cow Li tidak perduli , justru keluarga Xio yang harus khawatir , tetapi selagi itu masih masalah kecil dia tidak akan bertindak berlebihan , memberi sedikit bimbingan itu lebih dari cukup , kecuali keluarga Xio berniat untuk membunuhnya itu sudah perkara lain.
' Tetapi tuan muda harus tetap berhati-hati dengan keluarga Xio , mereka tidak akan melepas tuan begitu saja'. ucap pemuda berbadan pendek memperingatkan.
' Justru keluarga Xio lah yang harus berhati-hati.' jawab Cow Li tersenyum ringan.
Diam !
Semua terdiam mendengar jawaban Cow Li , baru kali ini mereka melihat ada orang yang berani berurusan dengan keluarga Xio , hanya keluarga Gu yang berani dulu , tetapi sekarang keluarga Gu telah musnah , dan mereka juga tidak tahu siapa yang memusnahkannya , tetapi banyak berspekulasi bahwa keluarga Xio lah yang memusnahkan keluarga Gu , karena mereka sudah dari dulu sering berkonflik.
Walaupun spekulasi mereka benar atau salah , mendekati kemungkinan keluarga Xiolah yang memusnahkan keluarga Gu. Tetapi pemuda yang ada didepan mereka , memang siapa dia ?, kualifikasi apa yang membuat dirinya sangat percaya diri ? tanda tanya mereka.
Disaat mereka masih dalam pikiran masing-masing , tiba-tiba terdengar suara yang membangunkan keterkejutan mereka sejenak .
' Siapa yang berani mencari masalah di sekteku !'. ucap sosok wanita cantik berumur sekitar 40 tahunan, auranya anggun dan berkarisma.
' Uwu uwu..'. sahut Xio Wan yang mulutnya bengkak susah untuk berbicara , sembari mununjuk kearah Cow Li.
Wanita cantik itu mengerutkan kening kemudian melihat kearah Cow Li yang berdiri tak jauh dari Xio Wan, dan seketika terkejut melihat wajah Cow Li , yang ternyata pemuda yang mempermalukan puterinya dipertandingan beladiri waktu lalu.
' Kau ! apa yang kau lakukan disini !'. bentak Wanita dewasa cantik itu marah .
' hehe bibi , jangan membentak begitu , aku kesini untuk mencari kekasihku '. jawab Cow Li sembari menggaruk - garuk kepalanya yang tidak gatal.
' Jangan panggil aku bibi ! memang aku menikah dengan pamanmu !'. dengus Yun Sui nama wanita dewasa cantik tersebut.
' Siapa kekasihmu !'. lanjut Yun Sui bertanya.
__ADS_1
' She Sui, bi..eh nyonya hehe'. jawab Cow Li malu - malu.
' Apa ! '. sahut Yun Sui terkejut .
Tidak hanya Yun Sui semua orang juga terkejut mendengarnya , pasalnya She Sui adalah gadis yang dingin , dan tidak pernah dekat dengan laki-laki manapun , Xuo Wan yang bertahun-tahun mendekatinya saja ditolak , apalagi melihat pemuda yang tidak jelas asal usulnya itu , sangat mustahil, maka dari itu mendengar perkataan Cow Li jelas membuat mereka terkejut , dan tidak percaya.
' Apa kamu layak untuk She Sui !'. lanut Yun Sui kemudian melesat menyerang Cow Li .
Wush !
Slap ! slap ! wush ! wush !
' Kenapa wanita ini malah menyerangku ?'. gumam Cow Li heran , sembari menghindari serangan-serangan dari Yun Sui.
' Jangan menghindar bocah ! '. pekik Yun Sui kesal karena serangannya tidak ada yang mampu mengenai Cow Li.
' Teknik Seribu Panas Es '.
' Sial ! wanita ini benar-benar ingin membunuhku !'. gumam Cow Li tertekan.
Wush ! wush ! wush !
Ratusan Panah berbentuk es tiba-tiba muncul diatas langit , melesat kesaru titik yaitu kearah Cow Li.
Cow Li melihat itu tidak tinggal diam , ia langsung mengeluarkan teknik penciptaanya.
' Teknik ruang waktu '. Cow Li melakukan perpindaham instan.
__ADS_1
Wush !
BOOM ! BOOOM !
Serangan panah Es dari Yun Sui menyebabkan ledakan yang sangat kuat , yang membuat orang - orang yang melihatnya berhamburan lari menjauh , karena takut terkena dampaknya. Bangunan - bangunan sekitar pun terlihat banyak yang retak.
' Wah serangan matriak sekte tidak main - main , aku yakin pemuda itu pasti sudah mati'. ucap salah satu murid sekte Teratai Biru.
' Iya , ada apa dengan pemuda itu sehingga membuat Matriak sekte sangat marah'. ucap salah satu temannya.
' Oh aku baru ingat, bukannya pemuda itu yang dulu mempermalukan nona She Sui diacara turnamen ?'. sahut temannya yang lain.
' Iya aku juga ingat !'.jawab mereka serempak.
' Padahal pemuda itu sangat berbakat , tapi sayangnya harus mati begitu saja' sesal salah satu murid yang lainnya juga.
Bisik-bisik dari para murid sekte Teratai Biru riuh seperti badai , ada yang menyesalkan , ada yang senang ,dan ada yang tidak perduli.
Tetapi ketika kabut es dampak dari serangan Yun Sui menghilang , mereka semua terkejut , ternyata pemuda itu sudah tidak ada ditempatnya, melainkan berada dibelakang Yun Sui sembari memegang pantat Yun Sui yang montok itu.
' Apa !
Mereka semua tertegun ,melihat Cow Li yang sudah dibelakang Matriak sekte, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat , seorang pemuda yang terlihat biasa biasa saja , mampu menghindari serangan kuat dari Matriak sekte mereka , seberapa kuat sebenarnya pemuda itu ? tanda tanya mereka.
' Bibi , pantat bibi masih terasa lembut dan kenyal , benar-benar sangat nyaman , hehe'. kekeh Cow Li sembari me re mas pantat Yun Sui Matriak sekte teratai Biru.
' Bocah Mesum ! '
__ADS_1