
Keringat Lian memang mengandung racun Afrodisiak yang membangkitkan giarah kusus untuk wanita.
Vani sudah hilang akal sehatnya , perlakuan Lian benar-benar membuat ia terbang melayang ke langit khayalan , terasa aman dan nyaman yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya .
Kenikmatan tiada tara yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.
Hawa panas tubuhnya seketika naik , menandakan Vani sudah dikuasai oleh hasratnya.
Vani tidak salah , karena ia adalah wanita normal pada umumnya.
Ah...!
Vani men de sah , tangan Lian terus mengusap lembut lembah surga miliknya . Tanpa terasa cairan bening keluar dengan sendirinya.
Itu menandakan jika ia siap dimasuki oleh belut agung milik sang pujaan hati.
Tangan Lian terus bergerilnya kesana kemari , kadang me re mas gunung kenyal , kadang me re mas paha dan pantat sintal milik Vani.
' Bagaimana rasanya Van ?'. Lian bertanya.
' Aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata ..'. Vani menjawab dengan bingung.
Lian membuka B.H hitam milik Vani , dan langsung menghisap gunung kenyal yang sudah mengeras dengan rakusnya , lidahnya memainkan gundukan kecil berwarna pink muda yang berada ditengah - tengah gunung kenyal milik wanita cantik didepannya.
' Lian sayang... aku sudah tidak tahan ...'. ucap Vani yang sudah berada dipuncaknya. Ia ingin melakukan hal yang lebih dari itu.
' Apakah aku boleh memasukannya ?'. Lian bertanya meminta saran.
' Sangat boleh..tetapi aku takut ..'jawab Vani sedikit panik.
' Takut kenapa ?'. Lian bertanya.
' Kata teman itu sangat menyakitkan..'. Vani menjawabnya.
__ADS_1
' Tenang saja , awalnya memang sakit , tapi lama-lama rasa sakit itu akan hilang dengan sendirinya'. Lian memberi pengertian.
' Ada pepatah mengatakan , berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian , bersakit-sakit dahulu , bersenang -senang kemudian '. Lian terus memberi bimbingan.
' Oh jadi begitu ? maka segerakanlah..'. ucap Vani penuh kemantapan.
Melihat lampu hijau dari Vani , Lian langsung melorotkan celananya , keluar belut tampan yang sangat besar , kira-kira seukuran lengan tangan laki-laki dewasa , itu yang membuat Vani langsung menciut nyalinya.
' Sangat besar Lian ? apakah benda sebesar itu bisa memasuki lubang gua yang mungil ini ?'. ucap Vani panik.
' Kamu jangan panik , elastisitas lembah surga milik seorang wanita tidak usah diragukan lagi , ia akan menyesuaikan sesuai apa yang telah memasukinya'. Lian lagi-lagi memberi pengertian.
' Baiklah kalau begitu , selesaikanlah kewajibanmu '. Vani sudah pasrah dengan apa yang terjadi nanti , yang terpenting sekarang adalah bagaimana ia bisa menyenangkan pria tampan pujaan hatinya.
' Nanti aku akan beri pelumas dulu , agar supaya nanti kamu tidak terlalu merasakan sakit'. Lian langsung mengeluarkan pelumas dari ruang systemnya dan mengoleskan kebadan belut agung miliknya.
Setelah selesai mengolesi seluruh badan belut agung dengan pelumas , Lian segera membimbingnya kedepan lubang gua mungil milik Vani.
Vani menuruti apa kata Lian , ia segera menarik jok kursinya kebelakang .
' Apakah begini sudah lebih baik ?'. tanya Vani ingin tahu.
' Sudah cukup , sekarang buka kakimu , agar supaya belut tampan ini dengan leluasa memasuki gua mungilmu '. Lian menyarankan.
' Baik '. Vani langsung merentangkan kedua kakinya, terlihat jelas lembah surga yang ditumbuhi rerumputan yang berwarna hitam rapi , sudah bisa dipastikan Vani rajin merawatnya.
Malihat lembah surga Vani yang siap diterjang kapan saja , Lian berubah pikiran , Ia ingin bermain main dulu dengan lidahnya disana.
' Aku akan sedikit bermain main dengan lembah surgamu , rasakan apa yang harus kamu rasakan..'. Lian memberi tahu.
'Mmm'. Vani hanya mengangguk pasrah.
Setelah mendapat persetujuan dari wanita cantik bak artis korea , Lian langsung segera menjulurkan lidahnya dan bermain-main disana.
__ADS_1
Bau khas lembah surga milik wanita Alam Fana dan Alam Kultiva memang sangat berbeda .
Bau khas lembah surga wanita Alam kultiva berbau wangi karena wajar mereka tidak pernah punya tamu bulanan dan mempunyai hormon yang berbeda.
Sedangkan bau khas lembah surga milik wanita Alam Fana , lebih mirip bau asam , mau itu artis wanita cantik , mau itu wanita tukang buruh cuci , baunya sama saja.
Jadi untuk para wanita janganlah kalian minder , semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Lian terus bermain main dan menghisap dengan lahapnya, Vani benar-benar dibuatnya terbang melayang keatas awan khayalan.
' Lian...aku sudah tidak kuat , lakukanlah secepatnya'. rengek Vani meminta secepatnya digagahi.
' Baik , kamu tahan sedikit rasa sakit ini'. jawab Lian langsung memposisikan belutnya didepan lubang gua mungil milik Vani.
Blessh..!
' Sa sakit Lian , pelan pelan..'. ucap Vani kesakitan.
' Baik aku akan pelan-pelan saja..'. jawab Lian mengerti.
Beberapa menit kemudian.
' Bagaimana sekarang rasanya Van?'. tanya Lian sembari menggerakan pinggulnya maju mundur pelan-pelan dan ada bercak darah disekitar kursi yang Vani duduki.
' Ini sangat nyaman , cepatkanlah gerakanmu Lian ..' sahut Vani tanpa malu lagi.
' Dengan senang hati..'
Suasana panas di parkiran Mall terus berlanjut , hingga hari menjelang siang mobil berhenti bergoyang .
Kini Vani dan Lian memutuskan untuk melanjutkan tujuannya , mencari perlengkapan untuk acara pernikahan, yang esok akan diadakan.
Bersambung..
__ADS_1