System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
K.S 11 Perubahan Tasya


__ADS_3

Setelah menghajar Lian ,Andi dan bawahannya meninggalkan Lian begitu saja tergeletak di pinggir jalan . Mereka tidak perduli dengan Lian sama sekali , yang penting sudah memberi peringatan kepadanya.


Beberapa Jam kemudian ,


Lian tersadar dari pingsannya , ia merasakan kepalanya yang sangat pusing , sembari memegang kepalanya ia terbangun dan mencoba untuk duduk .


' Dimana aku ini ?'. gumam Lian linglung.


' Ayah sudah bangun ?'. ucap Lita yang tiba-tiba datang membawa semangkuk bubur ditangannya.


' Lita ?' Lian melihat dimana suara anak kecil yang tiba-tiba menyapanya, dia adalah Lita putri kecilnya.


' Ayah , jangan bergerak dulu , ayah tadi dibawa tetangga yang menemukan ayah , katanya ayah pingsan dijalanan.'. Lita menghampiri Lian dan meletakan bubur di meja , kemudian membimbing Lian untuk duduk.


' Kenapa ayah bisa pingsan sih ?'. lanjut Lita bertanya penasaran.


' Ayah tidak kenapa-napa Lita , ayah tadi hanya terpelet dijalan '. sahut Lian berbohong , karena takut anaknya khawatir jika dia mengatakan sejujurnya.


' Apakah Lita boleh telpon mama, kalau ayah pingsan ?'. Lita menatap Lian .


' Tidak perlu , mamahmu sedang sibuk , mungkin sekarang sedang dipesawat , hari ini kan mamah pulang '. Lian tersenyum mengusap kepala Lita.


' Oh iya Lita lupa pah , mamah kan hari ini pulang, horee..mamah pulang..'. Lita kegirangan .


Lian yang melihat putri kecilnya terlihat sangat senang mendengar ibunya akan pulang , ia hanya menggelengkan kepala dan tersenyum bahagia.


Tetapi disaat Lian tersenyum melihat puterinya yang sedang bahagia , tiba-tiba telpon selulernya berbunyi , tanda ada pesan masuk.


Lian mengambil telpon selulernya dari saku celananya , kemudian membuka pesan singkat yang ternyata dari Tasya istrinya.


( Kayaknya aku tidak langsung pulang kerumah , karena akan menginap dirumah teman untuk sementara waktu, kasihan teman dirumah sendirian ) isi pesan singkat dari Tasya.


' Sayang , apa tidak bisa pulang dulu , pamit kepada Lita ? karena Lita tahunya kamu pulang hari ini '. balas Lian .

__ADS_1


( Tidak , kamu bilang pada Lita , hari ini aku lembur , bilang begitu apa kamu tidak bisa ! ) balas Tasya marah.


' Ya udah nanti aku bilang ke Lita , kamu hati-hati ya jangan telat makan , nanti sakit '. balas Lian perhatian.


( ya ) balas Tasya singkat.


Setelah melihat balasan dari Tasya , Lian menoleh kearah puterinya , lalu berkata' Maaf Lita tadi mamah SMS , bilang kalau mamah tidak jadi pulang sekarang , karena mamah masih sibuk.' kata Lian berbohong .


' Kok begitu pah ! Lita kangen mamah pah ! ' sahut Lita matanya memerah karena ingin menangis mendengar ibunya tidak jadi pulang rumah.


' Lita yang sabar ya , Mamah kan dokter..jadi mamah sangat sibuk..Lita tidak boleh egois..Lita kan anak baik'. Lian mencoba menenangkan Lita.


' Tapi pah ! mamah sekarang tidak pernah telpon Lita , mamah kalau ditelpon juga tidak pernah angkat , Lita kan kangen pah ! '. tangis Lita pecah.


Lian yang melihat putri kecilnya menangis, ia segera memeluknya dan berucap ' Lita yang sabar , mamah nanti juga pulang kok , bawa oleh oleh banyak buat Lita , Lita jangan nangis ya ? '.


Lita tak menjawabnya , ia hanya mengangguk , dan beberapa saat kemudian Lita tertidur didalam pelukan Lian.


' Papa juga merasa ibumu telah berubah Lita '. gumam Lian dalam hati , sembari memeluk putri kecilnya yang sedang tidur dipelukannya.


Tasya yang bilang jika ia tidak pulang kerumah , karena ingin menginap dirumah teman , ternyata dia sebenarnya menginap di Hotel bersama Alex.


Tasya dan Alex menyewa kamar hotel selama 1 munggu, Tentu yang membayar sewa hotel adalah Tasya dari jerih payah Lian dan hutang sampai-sampai Lian dihajar oleh Rentenir.


Demi kebahagiaan cinta pertamanya , Tasya tidak mau tahu tentang perasaan Lian jika ia mengetahuinya. Yang penting Alex senang , apapun akan Tasya lakukan .


Sungguh sifat seorang wanita yang terpuji.


Kini mereka berdua sedang tiduran sambil telanjang , karena kecapaian baru melakukan pelepasan.


' Sayang , aku ingin ngomong sesuatu '. ucap Tasya ragu , ia kini sedang tiduran dan kepalanya bersandar di dada Alex . dan tangannya mengusap-usap perut Alex yang buncit.


' Ngomong apa '. sahut Alex santai sembari menghisap rokok ditangannya.

__ADS_1


' Aku akan jujur jika aku sudah bersuami '. jawab Tasya jujur.


Plak !


Alex menampar wajah Tasya , kemudian mendorongnya keras sehingga Tasya jatuh ke lantai dari tempat tidurnya.


Alex bangkit dari tidurnya kemudian kakinya menginjak kepala Tasya dan berbicara '. Lacur ! kenapa kau tidak pernah memberitahuku ! '.


Alex emosi , setelah menginjak kepala Tasya kemudian menendang perutnya.


Bug !


Ugh !


Tasya yang ditendang perutnya , langsung meringis kesakitan dan berucap '. Tolong sayang , jangan memukulku lagi , semua itu karena aku terpaksa'.


' Kalau begitu ceraikan suamimu ! '. sahut Alex marah .


' Baik sayang , aku akan menceraikannya'. ucap Tasya berusaha bangkit dari lantai.


' Aku juga ingin melihat seperti apa suamimu '. jawab Alex dingin.


' Baik , kalau begitu nanti kamu ikut aku pulang kerumahku '. ucap Tasya memeluk pria gendut didepannya.


Bersambung...


--------------------0000--------------------


Maaf reader S.D.P... jangan pada marah dulu, Author kan sudah menjelaskan, bahwa MC sedang menjalani hukuman kesengsaraan , agar alurnya tidak acak , maka Author menyuguhkan alur yang halus untuk kalian , supaya kalian memahami isi cerita Novel ini .


Mungkin sangat menjengkelkan jika MC menjadi terlalu naif dan lemah , tetapi itu bagian dari perjalanan kehidupan MC.


Padahal Author juga sudah menjelaskan jauh-jauh hari di bab-bab sebelumnya , Suatu saat MC akan mengalami KESENGSARAAN HIDUP untuk bisa pergi ke Alam Suci tempat asalnya dulu..itu jika si MC lulus ujian Kesengsaraan Hidup , apakah MC lulus ujian Kesengsaraan ? simak saja terus cerita yang tak terduga dalam Novel ini...

__ADS_1


Selamat membaca .


__ADS_2