
Darah terus mengalir dari kepala Lian , karena pecahan kata bekas piring telah menancap tepat di kepala belakang Cow Lian.
Sementara Alex terus menginjaknya , sehingga Cow Lian tidak sadarkan diri.
' Mamah ! kenapa mamah memukul ayah !'. Pekik Lita menangis sembari mendorong Alex yang sedang menginjak kepala Lian. Setelah Alex terdorong , kemudian Lita sambil menangis memeluk Lian yang sedang tergeletak di lantai tak sadarkan diri.
' Ayah bangun ayah !'. tangis Lita histeris.
' Lita ayo ikut mamah pergi , dia bukan ayahmu ! ' Tasya menarik tangan kecil Lita yang sedang memeluk Lian dengan paksa.
' Tidak mah , Lita ingin sama ayah ! '. seru Lita menangis di gendongan Tasya.
Plak !
Bug !
Alex memukul tengkuk Lita hingga tak sadarkan diri ,kemudian berkata ' Ayo sebaiknya kita cepat pergi dari sini sebelum tetangga mengetahuinya'.
' Bawa sertifikat rumah dan surat-surat lainnya'. lanjut Alex memberitahu.
Tasya mengangguk setuju , kemudian mereka berdua mencari surat-surat penting yang mereka butuhkan , setelah menemukannya , Alex dan Tasya memanggil taksi pergi membawa Lita dan pak Wartono yang sedang terkena struke itu. Mereka pergi ke apartemen untuk menginap sementara.
Tujuan mereka membawa surat-surat penting adalah mereka ingin menjual rumah beserta tanahnya dan membuang Lian begitu saja.
__ADS_1
Sungguh Tasya dan selingkuhannya memang punya ide yang sangat cemerlang.
Di sisi lain.
Lian yang tak sadarkan diri kini jiwanya seperti terseret kedalam lorong yang sangat gelap , dan berhenti disuatu tempat seperti didalam penjara yang sangat besar .
' Dimana aku ini ?, tempat apa ini ? apakah aku sudah mati ? ' Lian berjalan kesana kemari kebingungan.
Lian terus berjalan tanpa arah karena keadaan yang gelap gulita seperti tidak pernah ada ujungnya.
Entah beberapa lama Lian berjalan , akhirnya ia menemukan sebuah tempat seperti penjara , didalam jeruji besi telah berdiri sosok hitam dengan tangan dan kaki terikat rantai yang sangat kuat. Sosok hitam tersebut berdiri membelakangi Lian.
' Hahahaha akhirnya kau datang juga Cow Lian ?'. tawa sosok hitam tersebut.
' Si siapa kau !'. ucap Lian ketakutan, pasalnya ada orang mengetahui namanya tetapi ia tidak pernah bertemu sebelumnya.
Setelah sosok hitam tersebut menoleh ke arah Lian , seketika Lian sangat terkejut karena wajahnya sangat mirip dengannya , hanya berbeda warna kulit , mata dan gigi .
Sosok hitam yang menyerupai Lian mempunyai warna kulit yang hitam pekat , matanya merah dan pupilnya seperti pupil Naga, giginya bertaring , dan ada tato Mahkota berwarna merah di dahinya.
' Kau , kau bukan aku '. ucap Lian bergetar ketakutan ,tanpa sadar ia melangkah mundur.
' haha Bodoh ! aku adalah dirimu ! aku adalah wujud aslimu !'. tawa sosok hitam tersebut menatap tajam Lian.
__ADS_1
' Aku adalah kamu ! , dan kamu adalah aku ! , kita adalah satu , kita adalah Lin Long ! orang yang pernah membuat dunia takut jika mendengar nama kita !'
' kita adalah Lin Long raja seluruh Dewa !,kita adalah Lin Long raja Alam Semesta ! hahaha'. Tawa sosok hitam tersebut menggelegar, yang membuat Lian terduduk lemas di lantai dengan tubuh bergetar.
' Lin Long , buka segel itu jika kamu ingin menjadi kuat seperti dulu , kau harus bersatu denganku Lin Long, jika kau ingin mengusai dunia !'. ucap sosok hitam tersebut sembari menunjuk kunci yang mirip lempengan batu yang menempel pada pintu jeruji besi yang mengurung sosok hitam tersebut.
' Menjalani Kehidupan Samsara adalah omong kosong dari mereka yang sok suci , itu hanya karena mereka ingin mengekangmu saja '. lanjut sosok hitam itu serius menatap Lian yang masih terduduk lemas di lantai.
' Aku tidak mengerti apa yang kamu ucapkan '. Lian semakin bingung .
' Haha jika kau ingin kembali ingatanmu sepenuhnya , cepat buka segel itu , karena hanya kau yang bisa membukanya, cepat buka Lin Long ?'. sahut sosok hitam tersebut memberitahu.
' Apa kau tidak ingin balas dendam Lin Long ? kapada orang - orang yang telah menyakitimu , kepada orang-orang yang telah memisahkan kau dari keluargamu ? , cepat buka segel itu dan kita akan mengguncangkan dunia seperti dulu lagi ! haha'. imbuh sosok hitam tersebut yang terus mempengaruhi pikiran Lian.
Lian termenung sejenak , apa yang dikatakan sosok hitam tersebut ada benarnya , pasalnya selama ini Lian telah disakiti banyak orang , di kucilkan, diremehkan dan paling parah dihianati oleh istri yang sangat dia sayangi.
Dia sudah berusaha keras untuk menjadi yang terbaik , yang pada akhirnya penghianatanlah yang ia dapatkan .
Setelah memikirkan itu semua , wajah Lian menjadi berubah , ada dendam dan kebencian yang mendalam tersirat pada wajahnya .
Tanpa ia sadari tanda naga berwarna merah dibelakang telinganya sedikit demi sedikit berubah menjadi hitam .
Itu tandanya sosok hitam yang adalah Lian sendiri atau wujud asli Lian telah berhasil mempengaruhi pikirannya.
__ADS_1
' Lupakan hukuman Samsara , tinggalkan aturan konyol dari orang-orang yang sok suci itu , jika kita telah bersatu kembali , kita akan mengguncang Dunia lagi ! haha'. sosok hitam tersebut tertawa lantang .
Bersambung....