
Di ruang kamar rumah sakit.
Lian membangunkan pak Tarjo dengan menyuntikan energinya ke tubuh pak Tarjo. Seketika pak Tarjo langsung tersadar dari pingsannya.
' Sudah bangun pak ?hehe'. tanya Lian terkekeh melihat pak Tarjo seperti orang linglung.
' Kekuatan apa tadi yang kamu gunakan Lian , sangat mengerikan , sehingga aku susah untuk bernafas'. tanya balik pak Tarjo penasaran.
' Sudah pak jangan bertanya , aku saja tidak tahu hehe'. jawab Lian tidak mau menjawab pertanyaan pak Tarjo , dijawabpun belum tentu pak Tarjo paham.
' Aku akan membayar biaya rumah sakit tetapi tidak punya uang hehe'. Lian menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
' Kamu tidak usah khawatir Lian , aku sudah membayarnya tadi'. jawab pak Tarjo memberitahu
' Waduh, terima kasih banyak pak , kebaikan pak Tarjo tidak akan aku lupakan'. sahut Lian penuh rasa terima kasih.
' Tidak perlu sungkan , kamu juga sering membantuku '.sahut pak Tarjo.
Ceklek .
Suara pintu kamar rumah sakit terbuka.
Masuk sosok seorang wanita berpakaian dengan jas putih , rambut disanggul , kakinya yang jenjang terlihat putih seperti salju, kulitnya halus seperti batu giok , hidungnya mancung serasi , matanya yang indah memakai kacamata , menampakan pribadi yang tenang terlihat dewasa.
Kecantikannya tidak bisa dibandingkan dengan siapapun , benar-benar seperti keindahan yang turun dari surga.
Lian yang melihatnya langsung tertegun dan terpesona , bila dibandingkan dengan isteri lacurnya , Tasya jelas kalah sangat jauh dengan wanita didepannya.
Jika di ibarartkan , Tasya seperti monyet , wanita tersebut seperti bidadari.
Wanita tersebut menghampiri Lian dan pak Tarjo yang sedang mengobrol.
__ADS_1
' Bagaimana keadaanmu , apa sudah membaik? ' ucap sosok wanita cantik tersenyum bertanya kepada Lian , yang menyadarkan ketertegunan Lian.
' A aku baik - baik saja...'. jawab Lian , sebelum melanjutkan ucapannya , pak Tarno langsung menyahutnya.
' Dia itu dokter Angelin yang merawatmu ketika sedang koma '. sahut pak Tarjo.
' Tidak perlu sungkan ,panggil saja aku Angelin' sahut Angelin tersenyum hangat.
' Selain cantik , wanita ini juga sangat sopan dan tidak sombong'. gumam Lian dalam hati , ia sangat terpesona kepada sosok wanita yang seperti bidadari didepannya.
' Bagaimana keadaanmu , kenapa malah kamu diam ?'. tanya Angel yang membangunkan lamunan Lian.
' Eh maaf dok , keadaanku baik-baik saja'. Lian menggaruk kepalanya yang tidak gatal , merasa malu.
' Boleh aku periksa sebentar?. tanya Angel tersenyum lembut.
' Boleh dok '. sahut Lian tersenyum malu.
Setelah mendapat persetujuan dari Lian , dokter Angelin langsung memeriksa denyut nadi Lian .
' Aneh , semua luka telah sembuh tanpa meninggalkan bekas , dan denyut nadi sangat normal , apa aku tidak salah lihat ? padahal dia kemarin mengalami koma'. gumam Angel keheranan dalam hati.
' Kenapa diam dok ?'. tanya Lian membangunkan lamunan Angel.
' Eh , tidak apa-apa , karena kondisimu sudah membaik , kamu boleh pulang hari ini '. jawab Angel memberitahu.
Pulang ?
' Nanti dulu..pendekar Lembah Surga belum mendapatkan nomer telpon dari bidadari , masa pulang ?'. gumam Lian dalam hati.
' Siapa tahu di pantat dokter Angel ada tato diamondnya , sambil menyelam minum susu , hehe'. lanjut Lian terkekeh dalam hati.
__ADS_1
' Dokter , apa aku masih boleh menghubungi dokter , sapa tahu nanti aku sakit lagi bisa langsung menghubungi dokter , hehe'. ucap Lian basa - basi.
' Ada pepatah mengatakan ' Jika sakit berlajut hubungi dokter , hehe'. lanjut Lian terkekeh.
' Bagaimana apakah aku boleh menghubungimu ?'. tanya Lian sekali lagi.
' Boleh kok '. jawab Angel tersenyum.
' Bagaimana cara menghubungi dokter ? pakai Kentongan ?, aku kan tidak punya nomer telpon dokter , hehe'. sahut Lian memberi kode.
' haha , iya aku lupa , ini nomerku '. jawab Angel tertawa , kemudian mengambil telpon selulernya memberikan nomer telponnya pada Lian .
' Terima kasih dok ,hehe '. Lian tersenyum senang karena mendapat nomer telpon dari dokter cantik Angel.
' Kenapa menantu pak Wartono menjadi berubah drastis , dulu dia sangat pendiam , sopan dan tidak banyak tingkah , tetapi sekarang sangat berbeda, setelah bangun dari koma nya '
' Lian yang sekarang seperti Badak yang terbangun dari tidurnya '. gumam pak Tarjo yang heran melihat tingkah laku Lian .
Setelah mendapat nomer telpon dari Angel ,dab basa basi pada Angel. akhirnya Lian memutuskan untuk pulang bersama pak Tarjo .
' Dokter cantik , aku pamit pulang , jika dokter butuh bantuan , jangan sungkan untuk menghubungiku '. ucap Lian pamit pulang.
' Iya , terima kasih Lian, tapi janji jika aku butuh bantuan kamu akan bersedia membatuku '. jawab Angel wajahnya sedikit memerah karena ia terus digoda oleh laki laki tidak tahu diri didepannya .
Tetapi entah kenapa , ketika Lian memujinya , ia sangat senang , walaupun ia sering dipuji laki-laki , tetapi ketika Lian yang memujinya , seketika hatinya menjadi hangat dan ada perasaan aneh dalam hatinya.
Apakah Angel sudah terperangkap oleh pujian dari sang Pendekar Lembah Surga ?
Apakah Angel sudah mulai jatuh cinta ?
Hanya Angel yang tahu jawabannya..
__ADS_1
' Tenang saja dokter cantik , Pendekar Lembah Surga berjanji akan berusaha untuk membantu apapun itu , selagi masih dibatas kemampuanku , hehe'.
Bersambung...