
Mendengar ajakan Yun Sui membuat Cow Li tidak bisa menolaknya , bagaimanapun juga Yun Sui adalah calon ibu mertuanya , oleh karena itu Cow Li ingin menyenangkan hatinya.
' Apakah kamu tidak keberatan ? '. tanya Yun Sui sekali lagi.
' Untuk bibi yang akan menjadi calon ibu mertua , apapun akan aku lakukan asalkan bibi senang'. Cow Li tersenyum ringan.
Akhirnya mereka minum arak bersama sampai larut malam , ditemani dengan hujan lebat yang menambah kehangatan .
' Minum arak saat hujan lebat memang sangat nyaman , sudah lama aku tidak merasakan kebahagiaan seperti ini , suasana hatiku sedikit tenang '. ucap Yun Sui yang sudah mulai mabuk.
' Bibi merasa senang , kalau aku merasa tertekan , harus mengendalikan belut kasayangan yang terus meronta-ronta melawan , hadeeh..'. gumam Cow Li merasa tertekan.
' Bocah mesum , apakah menurutmu aku cantik ?' tanya Yun Sui sedikit menggoda.
' Bibi sangat cantik '. jawab Cow Li jujur.
' Apa yang membuatku terlihat cantik'. tanya Yun Sui lagi.
' Semuanya , selain bentuk dada yang besar , tubuh bibi sangat bagus , tidak kurus dan juga tidak gemuk , kulit putih bersih , wajah yang masih terlihat muda , bisa dipastikan pria yang melihat bibi pasti akan terpesona'. jawab Cow Li panjang lebar.
__ADS_1
' Apakah kau ingin memegangnya ?'. tanya Yun Sui sembari membusungkan dadanya.
' Ah sial , bibi sudah mulai kacau !, aku harus bisa mengendalikan diri, sabar Cow Li..ini adalah ujian..'. gumam Cow Li dalam hati , ia tidak ingin terpancing oleh setan betina didepannya.
' Bibi sepertinya sudah mabuk , bibi harus istirahat dulu '. Cow Li mengalihkan perhatian, dia tidak mau tergoda oleh setan bengkok didepannya , bagaimanapun juga dia adalah calon ibu mertuanya.
' Apakah kamu mengusirku bocah mesum ? bibi sudah lama tidak merasakan kehangatan dari seorang pria , sudah 20 tahun bibi merasakan kesepian , menjaga kesetiaan kepada orang yang sudah tiada adalah sebuah kekonyolan , bibi wanita normal , bibi juga butuh belaian seorang pria , terong bukan solusi yang tepat'. ucap Yun Sui mencurahkan semua uneg-unegnya , sembari mendekatkan wajahnya dan merangkul pundak Cow Li.
Yun Sui sudah hilang akal sehatnya , dia tidak perduli dengan kekasih puterinya , yang penting hasrat terpendamnya tersalurkan , disamping itu mungkin karena pengaruh arak setan.
Sebagai laki-laki normal yang lemah iman , Cow Li sudah tidak sanggup lagi bertarung dengan belut tampannya yang terus meronta-ronta , dia juga tidak ingin membuang-buang kesempatan yang mungkin hanya terjadi 100 tahun sekali .
' Jangan ! jadi MC kok gitu , jadi MC itu yang setia , jangan jadi penjahat kelamin !'. sahut Redar yang sok alim.
Plak ! BOOM !
' Lu kalau mau sok alim jangan disini , salah kamar anying ! '. pekik reader iblis sembari menendang pantat reader yang sok alim , yang membuat reader sok alim menangis dan pergi. Akhirnya Cow Li terpengaruh oleh reader iblis.
Tanpa ragu - ragu lagi , melihat ikan asin yang sudah berani menggodanya , Cow Li langsung me lu mat bibir ranum Matriak sekte Teratai Biru tersebut . Tidak mau kalah Yun Sui langsung membalas perlakuan laki-laki tampan si calon menantu kepadanya .
__ADS_1
' Hisap buah kenyalku , aku ingin merasakan sensasinya, sudah 20 tahun aku tidak merasakannya sayang?'. Yun Sui membuka kain berbentuk ketapel , terlihat buah kenyal yang menggantung cukup besar , ditengah - tengahnya ada gundukan kecil berwarna coklat tua , menambah keindahan jika dilihatnya.
' Baik bibi '. Cow Li langsung menghisapnya dan tangan satu me re mas buah yang satunya.
Auh..' Yun Sui men de sah , kenikmatan yang pernah hilang selama 20 tahun kini telah ia rasakan kembali.
' Bagaimana rasanya sayang ?'. tanya Yun Sui ingin tahu.
' Sangat lembut dan nyaman..'. Cow Li menjawabnya , kemudian tangannya turun kebawah , memasuki kain hitam yang menghalangi lembah surga milik Yun Sui.
' Lembah bibi sudah sangat basah , apa yang harus aku lakukan ?'. tanya Cow Li ingin saran.
' Sudah sewajarnya jika lembahku basah , kamu harus bertanggung jawab atasnya'. Yun Sui melebarkan pahanya dan melorotkan kain hitam yang menutupinya. Terlihat lembah basah yang cukup terawat , disana tidak ada rerumputan yang tumbuh lebat mengelilinginya , mungkin Matriak sekte Yun Sui rajin mencukurnya.
' Aku sudah tidak tahan , masukanlah belutmu , lembahku sudah cukup lama kesepian '. ucap Yun Sui memberi saran.
' Baiklah bibi ,dengan senang hati , apa yang bibi inginkan , aku akan mencoba membantunya dengan segenap hati'. jawab Cow Li sembari memasukan pusaka agungnya kedalam lembah surga milik Yun Sui . kemudian memulai aktivitas selayaknya pasangan suami istri dengan semangat dan hangat.
Malampun terus berlarut , suasana hujan lebat semakin memanas , dua setan betina dan setan laki-laki terus berpacu dalam melodi , suara decitan kursi dan meja mengiringi irama , membuat suasana hangat dan bersahaja.
__ADS_1
Bersambung.....