System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Hujan Yang Terasa Panas


__ADS_3

Mendengar ajakan Yun Sui membuat Cow Li tidak bisa menolaknya , bagaimanapun juga Yun Sui adalah calon ibu mertuanya , oleh karena itu Cow Li ingin menyenangkan hatinya.


' Apakah kamu tidak keberatan ? '. tanya Yun Sui sekali lagi.


' Untuk bibi yang akan menjadi calon ibu mertua , apapun akan aku lakukan asalkan bibi senang'. Cow Li tersenyum ringan.


Akhirnya mereka minum arak bersama sampai larut malam , ditemani dengan hujan lebat yang menambah kehangatan .


' Minum arak saat hujan lebat memang sangat nyaman , sudah lama aku tidak merasakan kebahagiaan seperti ini , suasana hatiku sedikit tenang '. ucap Yun Sui yang sudah mulai mabuk.


' Bibi merasa senang , kalau aku merasa tertekan , harus mengendalikan belut kasayangan yang terus meronta-ronta melawan , hadeeh..'. gumam Cow Li merasa tertekan.


' Bocah mesum , apakah menurutmu aku cantik ?' tanya Yun Sui sedikit menggoda.


' Bibi sangat cantik '. jawab Cow Li jujur.


' Apa yang membuatku terlihat cantik'. tanya Yun Sui lagi.


' Semuanya , selain bentuk dada yang besar , tubuh bibi sangat bagus , tidak kurus dan juga tidak gemuk , kulit putih bersih , wajah yang masih terlihat muda , bisa dipastikan pria yang melihat bibi pasti akan terpesona'. jawab Cow Li panjang lebar.

__ADS_1


' Apakah kau ingin memegangnya ?'. tanya Yun Sui sembari membusungkan dadanya.


' Ah sial , bibi sudah mulai kacau !, aku harus bisa mengendalikan diri, sabar Cow Li..ini adalah ujian..'. gumam Cow Li dalam hati , ia tidak ingin terpancing oleh setan betina didepannya.


' Bibi sepertinya sudah mabuk , bibi harus istirahat dulu '. Cow Li mengalihkan perhatian, dia tidak mau tergoda oleh setan bengkok didepannya , bagaimanapun juga dia adalah calon ibu mertuanya.


' Apakah kamu mengusirku bocah mesum ? bibi sudah lama tidak merasakan kehangatan dari seorang pria , sudah 20 tahun bibi merasakan kesepian , menjaga kesetiaan kepada orang yang sudah tiada adalah sebuah kekonyolan , bibi wanita normal , bibi juga butuh belaian seorang pria , terong bukan solusi yang tepat'. ucap Yun Sui mencurahkan semua uneg-unegnya , sembari mendekatkan wajahnya dan merangkul pundak Cow Li.


Yun Sui sudah hilang akal sehatnya , dia tidak perduli dengan kekasih puterinya , yang penting hasrat terpendamnya tersalurkan , disamping itu mungkin karena pengaruh arak setan.


Sebagai laki-laki normal yang lemah iman , Cow Li sudah tidak sanggup lagi bertarung dengan belut tampannya yang terus meronta-ronta , dia juga tidak ingin membuang-buang kesempatan yang mungkin hanya terjadi 100 tahun sekali .


' Jangan ! jadi MC kok gitu , jadi MC itu yang setia , jangan jadi penjahat kelamin !'. sahut Redar yang sok alim.


Plak ! BOOM !


' Lu kalau mau sok alim jangan disini , salah kamar anying ! '. pekik reader iblis sembari menendang pantat reader yang sok alim , yang membuat reader sok alim menangis dan pergi. Akhirnya Cow Li terpengaruh oleh reader iblis.


Tanpa ragu - ragu lagi , melihat ikan asin yang sudah berani menggodanya , Cow Li langsung me lu mat bibir ranum Matriak sekte Teratai Biru tersebut . Tidak mau kalah Yun Sui langsung membalas perlakuan laki-laki tampan si calon menantu kepadanya .

__ADS_1


' Hisap buah kenyalku , aku ingin merasakan sensasinya, sudah 20 tahun aku tidak merasakannya sayang?'. Yun Sui membuka kain berbentuk ketapel , terlihat buah kenyal yang menggantung cukup besar , ditengah - tengahnya ada gundukan kecil berwarna coklat tua , menambah keindahan jika dilihatnya.


' Baik bibi '. Cow Li langsung menghisapnya dan tangan satu me re mas buah yang satunya.


Auh..' Yun Sui men de sah , kenikmatan yang pernah hilang selama 20 tahun kini telah ia rasakan kembali.


' Bagaimana rasanya sayang ?'. tanya Yun Sui ingin tahu.


' Sangat lembut dan nyaman..'. Cow Li menjawabnya , kemudian tangannya turun kebawah , memasuki kain hitam yang menghalangi lembah surga milik Yun Sui.


' Lembah bibi sudah sangat basah , apa yang harus aku lakukan ?'. tanya Cow Li ingin saran.


' Sudah sewajarnya jika lembahku basah , kamu harus bertanggung jawab atasnya'. Yun Sui melebarkan pahanya dan melorotkan kain hitam yang menutupinya. Terlihat lembah basah yang cukup terawat , disana tidak ada rerumputan yang tumbuh lebat mengelilinginya , mungkin Matriak sekte Yun Sui rajin mencukurnya.


' Aku sudah tidak tahan , masukanlah belutmu , lembahku sudah cukup lama kesepian '. ucap Yun Sui memberi saran.


' Baiklah bibi ,dengan senang hati , apa yang bibi inginkan , aku akan mencoba membantunya dengan segenap hati'. jawab Cow Li sembari memasukan pusaka agungnya kedalam lembah surga milik Yun Sui . kemudian memulai aktivitas selayaknya pasangan suami istri dengan semangat dan hangat.


Malampun terus berlarut , suasana hujan lebat semakin memanas , dua setan betina dan setan laki-laki terus berpacu dalam melodi , suara decitan kursi dan meja mengiringi irama , membuat suasana hangat dan bersahaja.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2