System Dewa Pemalas

System Dewa Pemalas
Pergerakan Kelompok Bayangan


__ADS_3

Di sebuah kedai kecil yang jauh dari kota Jiang , lima orang sedang duduk santai menikmati teh dan beberapa cemilan , mereka mengobrol santai seperti biasa tanpa mencurigakan pengunjung lain.


Pung !


Suara benda di saku baju salah satu kelima orang tersebut , dia adalah pemimpin kelompok lima orang tersebut.


' Hm ?, ada apa pemimpin ?. tanya salah satu bawahannya dan dianggukan yang lainnya penasaran.


' Sepertinya kita harus secepatnya bergerak , tuan Xio Tan sudah memberi tanda pergerakan '. jawab pemimpin datar , sembari melihat plakat gambar kepala Badak.


' Apakah malam ini kita akan bergerak ?'. tanya salah satu bawahan yang lain.


' iya , malam ini kita akan bergerak '. jawab pemimpin , kemudian ia melirik mereka semua dan sedikit menganggukan kepala, dan salah satu diantara mereka langsung membayar pesanan, setelah itu kelima orang tersebut pergi kearah hutan terdekat.


Wush ! wush ! wush !


Hanya beberapa saat mereka sudah sampai dihutan , kemudian mereka mengganti pakainnya dengan warna hitam .


' Pemimpin , apakah kita langsung kerumah target ?'. tanya salah satu bawahannya.


' Iya , tetapi kita tidak boleh membunuh target , kita lumpuhkan dan bawa mereka kehadapan tuan Xio Tan'. pemimpin menjelaskan.


' Siap'. jawab mereka serempak. Kemudian mereka semua melesat ke arah rumah matriak Yun Sui.


Mereka berlima adalah kelompok bayangan yang ditugaskan oleh Xio Tan untuk membawa Yun Sui dan She Sui kehadapan Xio Tan , tanpa harus membunuhnya. Tujuan Xio Tan tidak membunuh Yun Sui adalah kalian pasti tahu sendiri. hehe


 ------------


Di kediaman matriak Yun Sui.


Kini Cow Li , She Sui dan Yun Sui sedang makan malam bersama ,tetapi diam-diaman saja, tidak ada bahan pembicaraan karena mereka masing-masing masih merasa canggung.


' Bibi sepertinya sengaja menggodaku , kenapa dia memakai pakaian tipis seperti itu ? '. gumam Cow Li yang sesekali melirik kearah Matriak Yun Sui , yang saat ini memakai pakaian yang tipis berwarna putih polos , terlihat jelas warna BH warna hitam , kalau jaman dulu namanya Kemben , dan juga terlihat jelas warna ****** ******** yang warna hitam juga , yang membuat belut tampan Cow Li bangun dari tidurnya.

__ADS_1


' Ayo , ibu dan anak sikat saja '. bisik Reader iblis.


' Jangan begitu , sebagai MC harus setia sama satu wanita .' bisik Reader yang sok alim .


Reader iblis dan Reader sok alim sekarang sedang membisikan kata-kata buruk dan baik kepada pikiran Cow Li .


' Ehem , kenapa ibu memakai pakaian seperti itu '. ucap She Sui cemberut , karena ia tahu Cow Li sering melirik kearah buah dada besar ibunya itu.


' Ibu sedang merasa panas Sui'er '. kilah Yun Sui beralasan .


' Bukanya malam ini sedang gerimis , kenapa ibu merasa panas '. sahut She Sui semakin cemberut.


' Tidak tahu kenapa meskipun gerimis , suasananya terasa panas., iya kan nak Cow Li ?'. jawab Yun Sui meminta pembelaan dari Cow Li.


' I iya bibi benar Sui'er , aku juga merasa panas , hehe'. jawab Cow Li gugup, padahal dalam hati ia tidak merasa panas , yang panas adalah belut tampannya.


' Huft '. She Sui semakin kesal karena Cow Li membela ibunya, tidak tahu mengapa , She Sui merasa tersaingi oleh ibunya sendiri.


' Apakah kalian merasakan sesuatu ?'. tiba-tiba Cow Li bertanya kepada mereka , yang membuat mereka bingung dan menghentikan perdebatan mereka.


' tidak apa-apa mungkin ini perasaanku saja hehe'. Kilah Cow Li tidak menjawab pertanyaan mereka , karena takut mereka akan khawatir. Jika Cow Li sebenarnya merasakan ada beberapa orang punya niat jahat yang sedang menghampiri mereka.


' She Sui , bibi , aku minta ijin keluar , aku ada urusan sebentar'. lanjut Cow Li .


' Mau kemana ?' jawab She Sui penasaran .


' Tidak kemana-mana , tunggu disini sebentar saja , hehe'. sahut Cow Li tanpa menunggu jawaban She Sui ia langsung melesat keluar.


Yun Sui dan She Sui saling menatap bingung, tetapi mereka hanya diam , kemudian mereka melanjutkan makan kembali.


Disisi lain.


Wush !

__ADS_1


Tap ! tap !


Kelima orang pembunuh bayaran kelompok Bayangan sudah sampai di kediaman Matriak Yun Sui , mereka kini sedang mengintai diatas atap bangunan.


' ingat. jangan bunuh mereka , kita hanya ditugaskan untuk membawanya saja'. pemimpin kelompok bayangan memperingatkan.


' Baik pemimpin '. jawab mereka serempak.


' Sekarang mari kita bergerak '. ucap pemimpin memberi kode


' Siap ' ! sahut mereka serempak , tetapi ketika mereka ingin bergerak tubuh mereka tidak dapat digerakan.


' A ada apa ini , kenapa tubuhku tidak bisa digerakan !'. ucap pemimpin bingung.


' Aku juga pemimpin '. jawab salah satu bawahan .


' Aku juga'. jawab lainnya serempak bingung.


Wush !


Tiba-tiba Cow Li muncul dari kekosongan tepat berada didepan mereka, yang membuat mereka terkejut.


' Si siapa kamu !'. pemimpin kelompok bayangan terkejut melihat Cow Li yang tiba-tiba muncul dari kekosongan.


' Orang yang akan mati , apa pantas bertanya padaku ?'. jawab Cow Li datar.


' Ka kami adalah Kelompok Bayangan , jika kamu membunuh kami , kelompok kami tidak segan-segan memburumu , dan menghabisi semua keluargamu '.


Slash ! slash ! slash !


Pluk ! pluk ! pluk !


'Aku paling tidak suka diancam.' sahut Cow Li yang langsung memenggal kepala mereka, ketika mendengar ancaman dari mereka.

__ADS_1


'Bersambung...


__ADS_2