
' Hehe .. nona cantik , jika kamu sedang bertarung janganlah melamun , itu akan sangat fatal '
' Untung kamu bertarung dengan pria baik , jika tidak kamu akan mati '. ucap Cow Li tersenyum menjelaskan , tetapi tangan kanannya terus memegang payudara Diana Wu dengan erat, seperti anak kecil.yang tidak mau kehilangan mainan balon kesukaannya.
' Dasar mesum ! apa yang kamu lakukan ! cepat lepaskan ! jika tidak ,akan aku bunuh kau !'. sahut Diana Wu memperlihatkan gigi putihnya tertekan .
Tetapi sekuat tenaga dia melepaskan tubuhnya dari pelukan dekapan Cow Li , itu hanya sia sia saja.
Diana Wu ingin menangis sejadi -jadinya , baru kali ini dia mempunyai lawan yang kuat dan mesum seperti Cow Li.
Mendengar ancaman dari Diana Wu, tentu tidak akan membuat Cow Li takut sama sekali , malahan dia semakin mempererat remasannya.
' Hehehe , mana ada seorang mangsa mengancam pemangsanya '. kekeh Cow Li tidak perduli.
Dia tidak ingin melepaskan keindahan yang ada didekapannya , karena baru kali ini dia benar-benar menemukan keindahan yang begitu cantik , mungkin hanya Angelin yang bisa menyainginya .
Diana Wu benar benar seperti bidadari dari khayangan , wajahnya cantik , kulitnya putih dan lembut , halus tidak ada goresan luka sedikitpun . Nafasnya harum dan keringatnya bau wangi aroma terapi.
' Cepat lepaskan aku mesum !'. teriak Diana Wu yang sudah ingin menangis .
' Aku sudah berusaha melepaskannya , tetapi aku tidak bisa '.
'Mungkin karena teknik perekat ciptaanku belum sempurna , jadi aku tidak bisa mengendalikannya '.
' Semakin aku berusaha untuk melepas , tanganku akan semakin meremas nya.'. Cow Li menjelaskan dengan menghela nafas berat menggelengkan kepala, pura pura sedih tak berdaya.
Diana Wu yang mendengarkan penjelasan dari Cow Li , seketika ia meneteskan air mata , ia tahu jika pria tampan dan mesum yang menyekapnya hanya berbohong saja .
Mana ada teknik perekat , itu pasti hanya akal akalan dari Cow Li saja.
__ADS_1
Diana Wu bukan anak kecil yang mudah dibohongi oleh kata kata.Cow Li.
' Cepat lepaskan aku !'. Diana Wu semakin frustasi.
Tetapi ketika Cow Li ingin berucap , tiba-tiba ada serangan mendadak yang sangat kuat mengarah kepada mereka .
Wush !
Slap !
Bush !
Cow Li dengan sigap mengeluarkan teknik pelahap dan teknik ruang waktu secara bersamaan .
' Sial ! siapa yang menyerang secara tiba-tiba'. gumam Cow Li kesal.
' Apakah dia orangmu '. Cow Li menoleh serius kearah Diana Wu.
Walaupun Cow Li berhasil melahap serangan yang kuat tersebut ,tetapi bocoran energi dari serangan itu masih memberi dampak kepada Cow Li dan Diana Wu. sehingga Cow Li mendapat luka dalam yang cukup serius.
Huek !
Cow Li mengeluarkan seteguk darah , kemudian menatap dua sosok pria berjubah hitam yang berdiri tepat didepannya , dengan tatapan datar .
' Siapa kalian ! '. tanya Cow Li waspada , ia tahu dua pria tersebut sangat kuat .
Diana Wu yang ada disebelahnya juga merasa ketakutan, melihat dua pria berbaju hitam itu, ia juga tahu jika mereka sangat kuat.
' Kau tidak perlu tahu , cepat serahkan wanita itu kepada kami '. jawab salah satu pria berjubah hitam tersebut.
__ADS_1
' Aku tidak mengenal kalian , kenapa kalian ingin membawaku '. ucap Diana Wu dingin .
' Kau adalah cucu dari musuh kami , oleh karena itu kamu harus mati '. jawab salah satu pria berjubah hitam , kemudian segera mengeluarkan serangan energi Qi yang sangat kuat dari telapak tangannya.
Wush !
Slap !
Bush !
Melihat serangan energi yang cukup kuat , Cow Li langsung mengeluarkan teknik pelahap , dan kabur dengan teknik ruang waktu membawa Diana Wu .
' Sial ! umpat salah satu pria berjubah hitam yang melihat Cow Li kabur dari mereka membawa target yang mereka cari , yaitu Diana Wu.
' Apakah kita akan mengejarnya , atau kita kembali ke Klan ?'. ' ucap pria berjubah hitam kepada temannya.
' Kita coba untuk tetap mencari target kita sampai ketemu'. jawab teman pria berjubah hitam dengan datar'.
' Dan aku masih penarasan dengan pria muda yang bersamanya, aku yakin dia bukan anggota keluarga Wu '. imbuh pria berjubah hitam tersebut.
' aku juga begitu '. jawab teman pria berbaju hitam yang juga merasa penasaran dengan Cow Li.
' Siapapun dia , kita tidak perduli , jika dia menghalangi kita , maka bunuh saja '. sahut pria berjubah hitam temannya.
' Aku kita cari mereka '. ucap pria berjubah hitam melirik temannya .
' Baik '. jawab teman pria berjubah hitam mengangguk , kemudian mereka berdua menghilang dari tempat itu .
Wush !
__ADS_1
Bersambung...